SM Entertainment Tak Akan Tolerir Sasaeng Fans yang Mencoba Melanggar Privasi Jaehyun NCT

Setelah privasi Jaehyun NCT dilanggar oleh penggemar, SM Entertainment lakukan upaya semaksimal mungkin untuk temukan pelaku.
KPOPCHART.NET - Salah satu anggota NCT, Jaehyun diketahui telah menjadi korban pelanggaran privasi yang dilakukan seorang oknum penggemar.
Meskipun oknum penggemar Jaehyun NCT tersebut belum ditemukan, pihak agensi yaitu SM Entertainment telah melakukan upaya untuk mencarinya.
Setelah menemukan pelaku pelanggaran privasi terhadap Jaehyun NCT, SM Entertainment akan mengambil tindakan hukum.
SM Entertainment telah menegaskan bahwa mereka tidak akan mentolerir sasaeng fans yang melanggar privasi artisnya.
Perusahaan mengumumkan bahwa mereka akan mengambil tindakan hukum terhadap mereka yang bertanggung jawab atas perekaman dan pendistribusian video tidak resmi yang melanggar privasi artis.
Keputusan ini dibuat sebagai tanggapan atas insiden yang melibatkan oknum penggemar Jaehyun NCT, yang secara diam-diam merekam dan mengunggah video yang diambil di kamar hotelnya.
Baca Juga: Main Piano di Teaser MV 'Golden Age', Doyoung NCT Tuai Sorotan Netizen: Suara Surga...
Video tersebut diambil selama NCT melakukan kegiatan di AS baru-baru ini pada bulan Oktober 2022, dan oknum tersebut mengabadikan momen ketika para anggota menginap di hotel.
Selain itu, rekaman bagasi para anggota di lorong hotel juga ikut disebarkan ke publik. Situasi semakin memanas ketika oknum penggemar asing berhasil mencuri kunci kartu kamar hotel Jaehyun dan memasuki kamar yang sedang kosong.
Oknum penggemar tersebut kemudian mengunggah video ke akun media sosialnya, dan menyebabkan kemarahan di kalangan penggemar lainnya.
Alhasil, para penggemar Jaehyun NCT ramai-ramai melaporkan kejadian tersebut ke SM Entertainment.
SM Entertainment telah meyakinkan para penggemar bahwa mereka menangani masalah ini dengan serius dan akan mengidentifikasi orang-orang yang bertanggung jawab atas pelanggaran privasi ini.
Mereka sudah mulai mengumpulkan data mengenai individu yang pertama kali mengunggah video tersebut, serta siapa saja yang terlibat dalam pendistribusian ulang video tersebut.
Perusahaan berencana bekerja sama dengan lembaga investigasi untuk memastikan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh.
Label tersebut menyatakan, "Kami akan meminta lembaga investigasi untuk mengadakan penyelidikan menyeluruh dengan kerja sama dari firma hukum lokal dan asing serta operator situs web."






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.