KNetz Prihatin Konser KPop di Jambore Dunia, Sebut HYBE dan Kakao Tunduk Penguasa Setelah Kirim Souvenir

KNetz sampaikan rasa prihatin mereka karena HYBE dan Kakao seolah tunduk pada pemerintah meski mengaku suka rela, ini kata netizen
KPOPCHART.NET - Netizen Korea atau KNetz terus memantau jalannya konser K-Pop di acara Jambore Dunia yang akan digelar pada Jumat (11/08) sore KST terutama setelah HYBE dan Kakao juga terseret polemik ini.
HYBE dan Kakao menarik pehatian KNetz setelah keduanya sama-sama memberikan souvenir gratis untuk seluruh peserta Jambore Dunia.
Sebelumnya HYBE terlebih dahulu mengonfirmasi hal tersebut dan kemudian terbaru Kakao juga memastikan keterlibatannya dalam acara Jambore Dunia.
HYBE dilaporkan Dispatch bahwa mereka tidak bisa mengirimkan BTS untuk berpartisipasi dalam acara tersebut.
Akhirnya, HYBE diketahui mengirimkan photocard BTS sebagai souvenir untuk peserta Jambore Dunia.
Perusahaan besar ini bahkan diketahui menggelontorkan dana yang tidak sedikit untuk mengirimkan photocard BTS kepada peserta, menurut laporan mereka menghabiskan dana sekitar 800juta won.
Selain HYBE, kakao juga dikabarkan mengikuti langkah HYBE untuk membagikan souvenir kepada peserta Jambore Dunia secara cuma-cuma.
Kakao diketahui mengirimkan barang-barang karakter Kakao Friends, salah satu karakter perwakilan Korea (kurang lebih 30 item acak seperti grip talk, gantungan kunci, baterai tambahan).
Menurut panitia Jambore dan pemerintah, barang-barang karakter Kakao Friends dan kartu foto BTS masing-masing disiapkan secara sukarela oleh Kakao dan Hive untuk peserta jambore.
Namun KNet tampaknya tidak percaya bahwa dua perusahaan tersebut melakukannya secara sukarela, mereka curiga ada paksaan dari pemerintah dan panitia jambore untuk menyelamatkan muka mereka.
Terlebih pada Kamis (10/08) Diaspatch juga merilis bahwa beberapa agensi tidak bisa melawan pemintaan pemerintah dan pada akhirnya agensilah yang kalang kabut menghadapi situasi ini.
KNet kemudian menyampaikan keprihatian sekaligus merasa kasihan kepada dua perusahaan raksasa tersebut.
Bahkan mereka tidak ragu mengatakan bahwa keduanya telah tunduk pada "penguasa" dan begitu menyedihkan.
Berikut beberapa komentar netizen:
"Saya tidak akan pernah percaya kalau mereka melakukannya secara sukarela"
"Ini pertama kalinya aku merasa kasihan pada HYBE"
"Penekanan sukarela sangat lucu"
"Penipuan yang disebut sukarela"
"Wow... Penyanyi dipaksa wajib militer, perusahaan dipaksa menjarah"
"Dua perusahaan besar yang menyedihkan hahaha"
"Ada yang rela menghabiskan 800 juta hahahahaha"
"Kita hidup di Korea Utara sekarang," dan beragam komentar lainnya.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.