Punya Potensi Badai Topan, Menlu Retno Marsudi Siapkan Langkah Evakuasi Untuk Peserta Jambore Dunia di Korea!

Lokasi Jambore Pramuka Dunia di Korea ini punya potensi terjadi badai topan, Menlu Retno Marsudi dan KBRI Korea siapkan evakuasi
KPOPCHART.NET - Menlu Retno Marsudi memberikan update terbaru tentang peserta dari Indonesia yang mengikuti Jambore Dunia di Korea, yang dimana negara Gingseng itu punya potensi adanya badai topan.
Sebelumnya tim penyelenggara Jambore Pramuka Dunia juga mendapatkan kritikan karena tidak bagusnya manajemen, sanitasi, transportasi, infrastruktur, bahkan dugaan kejahatan seksual.
Menlu Retno Marsudi mengatakan bahwa pelaksanaan Jambore Pramuka Dunia di Korea Selatan kembali terganggu.
Tersiar kabar lokasi mereka saat ini akan diterpa angin topan, untuk itu Menlu Retno Marsudi langsung menghubungi KBRI Seoul.
"Jadi intinya memang ada prediksi bahwa typhoon Khanun akan mendekati area tersebut pada 9-10 Agustus.
Tadi pagi dua kali saya berkomunikasi dengan tim yang ada di Seoul dan anak-anak kita menurut rencana akan dipindahkan besok sekitar siang dan sore," kata Retno Marsudi di Istana Negara (7/8).
Retno Marsudi mengatakan, alih-alih dipulangkan, pemerintahan Indonesia melalui KBRI merencanakan adanya pemindahan sementara kontingen Indonesia ke tempat yang lebih safety.
"Belum, belum, besok baru akan dipindahkan waktu saya tanya mau dipindahkannya ke mana, mereka sedang berkomunikasi dan berkonsultasi dengan otoritas setempat di Korea Selatan,"
Retno Marsudi juga menjelaskan bahwa saat ini tim KBRI Korea Selatan sedang mengupayakan untuk memberikan penampungan kepada 1500 peserta Jambore.
KBRI Korea Selatan akan berusaha agar para kontingen dari Indonesia bisa terhindar dari badai topan tersebut.
"Jadi, kita doakan saja agar proses pemindahan itu berjalan dengan lancar dan anak-anak selamat."
Retno Marsudi sendiri belum tahu pasti dimana para kontingen Indonesia akan dipindahkan oleh KBRI Korea.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menegaskan, belum ada niatan pemerintah untuk menarik kembali para peserta kontingen Indonesia.
Pasalnya, berdasar laporan yang diterimanya, saat ini tidak ada hal yang membahayakan di Korea Selatan dan memaksa para kontingen Indonesia pulang.
"Dan sampai saat ini tidak ada yang disampaikan itu membahayakan dan kita harus apa, membawa pulang kembali," kata Jokowi di GBK Senayan, Jakarta (7/8).






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.