Siapakah yang Bersalah? Jo Byeong Gyu Diminta Taruhan Ratusan Miliar oleh Terduga Korban Bully di Sekolah!

Kasus bully Jo Byeong Gyu terangkat kembali usai terduga korban mengajukan taruhan 200 Miliar untuk buktikan investigasi benar.
KPOPCHART.NET - Bintang Uncanny Counter Jo Byeong Gyu sudah terseret kasus perundungan bertahun-tahun.
Usai populer dengan serial Uncanny Counter, kasus bully Jo Byeong Gyu kembali berlanjut.
Uncanny Counter musim kedua akan dirilis, A yang merupakan terduga pelapor menantang Jo Byeong Gyu dengan menaruhkan sejumlah uang.
A mengklaim sebagai korban Jo Byeong Gyu saat menjalani sekolah di Selandia baru dan mengunggah pernyataan baru pada 27 da 29 Juli 2023 kemarin.
Baca Juga: Aktor Jo Byeong Gyu Dikonfirmasi Bintangi Film Pertama Pasca Kontroversi Bullying
Pada 27 Juli 2023, A mengusulkan untuk bertaruh 10 miliar Won atau lebih dari 100 miliar Rupiah apabila hasil investigasi adalah benar bahwa Jo Byeong Gyu melakukan bully.
"Saya akan menanggapi dengan 10 miliar Won untuk verifikasi publik tentang 'Kebenaran Kekerasan di Sekolah'," tulis A yang dilansir dari Export News.
"Mencari kebenaran adalah prioritas utama, dan pihak yang menolak dengan alasan apapun setelah persetujuan bersama dianggap berbohong.
Lokasinya adalah sekolah tempat pelecehan itu terjadi, dan verifikasi dipercayakan kepada sekolah dan polisi setempat," usul A lagi.
Baca Juga: Aktor Jo Byeong Gyu Kembali Dapat Tawaran Drama Adaptasi Webtoon
Kemudian, A juga mengajukan penggunaan deteksi kebohongan dan sistem hipnotis saat Jo Byeong Gyu diinvestigasi oleh polisi Selandia Baru.
"Perwakilan agensi menjamin 10 miliar Won dan tanggung jawab hukum perdata dan pidana terpisah," lanjut A.
Sementara itu, HB Entertainment yang merupakan agensi dari Jo Byeong Gyu menuliskan pernyataannya bahwa penyelidikan akan berlanjut dan mereka memutuskan tidak menanggapi A.
"Jika penulis surat itu diselidiki oleh agensi investigasi, semuanya akan terungkap, jadi kami memutuskan untuk tidak menanggapi A," kata HB Entertainment.
Baca Juga: Aktor Jo Byeong Gyu Unggah dan Hapus Postingan Soal Rumor Pembullyan
Kemudian, dilansir dari Xport News Jo Byeong Gyu sampaikan keputusannya untuk diselidiki oleh kepolisian Korea Selatan.
"Saya menerima permintaan agensi. Saya akan diselidiki oleh kepolisian Korea," kata Jo Byeong Gyu.
Tak cukup dengan 10 Miliar Won, A memutuskan untuk menambah jumlah taruhan menjadi 20 Miliar Won atau 237,2 Miliar Rupiah pada agensi Jo Byeong Gyu, HB Entertainment.
"Saya mengusulkan untuk merevisi jumlah menjadi 20 Miliar, untuk semua isu kekerasan sekolah dan verifikasi," tulis A.
Baca Juga: Aktor Jo Byeong Gyu Unggah dan Hapus Postingan Soal Rumor Pembullyan
Kemudian A bahas sejumlah statement HB Entertainment yang dikeluarkan kepada media.
"Apakah anda mencoba untuk membungkam saya dalam artikel tentang biaya taruhan atas gugatan?" tulis A lagi.
A sendiri mengaku sebagai alumni dari sekolah yang sama dengan Jo Byeong Gyu di Selandia Baru dan juga mengaku sebagai korban.
Dalam media sosialnya, A menuliskan bahwa Jo Byeong Gyu telah melakukan kekerasan di sekolah atau mengindimidasinya pada 2021 lalu.
Baru mengeluarkan statement baru, HB Entertainment kepada Xport News kembali menegaskan bahwa investigasi akan terus berlanjut.
"Tidak ada pernyataan tambahan selain pernyataa sebelumnya.
Kami memilih tak menanggapi karena semuanya akan terungkap jika kepolisian melakukan menyelidikinya dan melakukan investigasi," terang HB Entertainment pada hari Minggu (30/07).
Sementara itu, Jo Byeong Gyu telah menerima tuduhan bully sejak 2018 dan penyebar informasi bahwa sang aktor kerap membuat lelucon cabuk tentang wanita dan membicarakan ganja.
Informan juga mengatakan bahwa Jo Byeong Gyu kerap menyuruhnya untuk membayarkan makanan dan karaoke saat di selandia baru.
Tak hanya itu, terduga korban juga mengaku pernah dipukuli Jo Byeong Gyu dengan payung saat hujan.
Usai diselidiki oleh kepolisian, penyebar informasi enggan datang ke Korea Selatan dan Jo Byeong Gyu disebutkan sudah menerima permintaan maaf, tetapi saat ini kasusnya terangkat kembali.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.