Kian Memanas, Perseteruan FIFTY FIFTY Dengan Agensinya Memasuki Babak Baru, Kenapa Produsernya Juga Terseret?

Perseteruan antara FIFTY FIFTY, ATTRAKT, The Giver, Warmer Music Kora dan Ahn Seong Il kini memasuki babak baru
KPOPCHART.NET - Lingkar perseteruan FIFTY FIFTY dengan agensinya kini kian seru dan memanas.
Sebelumnya ATTRAKT yang merupakan agensi FIFTY FIFTY telah menuduh ada kekuatan eksternal yang berusaha mengambil grup mereka.
Kekuatan eksternal yang dituduh memengaruhi FIFTY FIFTY tersebut dituduhkan kepada agensi Warmer Music Korea.
Setelah beberapa hari, pertempuran kebenaran di antara mereka pun kiat rumit dan berkepanjangan.
ruBaca Juga: Rumor Kencan YoonA SNSD dan Junho 2PM Meledak Tiba-Tiba, Netizen Malah Sibuk Ngurusin Hal Ini!
Kini, nama produser lagu "Cupid" Ahn Seong Il juga turut diseret dalam pertempuran ini.
Hal itu terungkap setelah baru-baru ini ATTRAKT kembali melancarkan serangan mereka kepada lawannya.
Pada Senin (03/04) ATTRAKT diketahui telah merilis transkip yang mengklaim Ahn Seong Il dan Warmer Music Korea mendorong kontrak senilai 20 Miliar Won.
Kontrak yang dimaksud dituduhkan sebagai kontrak untuk merekrut FIFTY FIFTY tanpa sepengetahuan ATTRAKT.
Usaha perebutan FIFTY FIFTY dengan kontrak fantastis tersebut diketahui setelah CEO ATTRAKT melakukan panggilan telepon dengan Direktur Eksekutif Warner Music Korea, Yoon Mo.
Dalam transkip tersebut Yoon Mo mengatakan bahwa ada satu hal yang bisa mereka konfirmasi yakni pembenaran terkait kontrak yang disodorkan oleh Ahn Seong Il.
Transkip tersebut juga menampilkan reaksi dan tanggapan dari CEO ATTRKT yakni Jeong Hong Joon yang mengatakan bahwa ia belum pernah mendengar tentang itu.
CEO Jeong juga bertanya dengan apa yang dimaksud oleh boyout yang disebut-sebut oleh Direktur Yoon Mo.
Buyout sendiri merupakan istilah yang biasanya digunakan dalam olahraga profesional.
Buyout merupakan klausul yang memungkinkan negosiasi dan transfer saat klub luar menawarkan biaya transfer dalam jumlah tertentu atau lebih kepada pemain milik klub tersebut.
ATTRAKT kemudian bersikeras bahwa Ahn Seong Il secara sewenang-wenang melanjutkan proses jual beli FIFTY FIFTY tanpa persetujuan dari mereka.
Baca Juga: Kariernya Memuncak, Netizen Sepakat Kemampuan Akting Aktris Ini Telah Meningkat: Adegan Makan...
The Givers yang juga terseret perseteruan ini buka suara dan mengatakan bahwa Ahn Seong Il hanya menyampaikan proposal Warner Music Korea.
Mereka juga menyebutkan bahwa tidak pernah membahas masa depan anggota secara sewenang-wenang.
The Givers dalam penjelasannya juga mengatakan bahwa Warner Music Korea sebenarnya mengusulkan struktur kesepakatan label.
Usul tersebut untuk menarik dan diharapkan agar didiskusikan dengan pihak ATTRAKT.
Maka jika merujuk pada hal tersebut, kesepakatan label yang dimaksud adalah menempatkan ATTRAKT dan FIFTY FIFTY sebagai label di bawah Warner Music Korea.
Mereka juga mengklaim bahwa CEO ATTRAKT mengetahui hal tersebut namun menolak karena ia menginginkan ATTRAKT erdiri sendiri.
ATTRAKT juga diketahui melaporkan Ahn Seong Il dan lainnya ke Polisi karena menganggap Ahn telah mengalihkan hak cipta "Cupid" kepada The Givers tanpa persetujuan agensi.
The Givers sendiri mengatakan bahwa pengalihan tersebut tidak bertentangan dengan hukum karena dilakukan sesuai dengan prosedur.
Sementara itu, anggota FIFTY FIFTY juga telah mengajukan permohonan perintah sementara untuk menangguhkan kontrak eksklusif mereka dengan ATTRAKT kepada pengadilan.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.