Seorang Guru di Korea Putar Video Asusila Dengan Dalih Untuk Bangunkan Siswi SMA Selama Kelas Berlangsung

Pelecehan seksual kembali terjadi di SMA khusus perempuan di Korea, dimana seorang guru laki-laki putar video porno di kelas
KPOPCHART.NET - Seorang guru memutar video asusila selama pembelajaran di kelas dengan dalih membangunkan siswi SMA.
Rumor juga mengatakan bahwa guru SMA di Korea itu juga menggunakan ID cabul di media sosial.
Seorang guru laki-laki di sekolah menengah perempuan memutar video tidak pantas yang tidak terkait dengan kelas kepada siswa selama kelas berlangsung.
Melalui YTN melakporkan pada Rabu, 7 Mei 2023, bahwa seorang guru laki-laki memutar video mengejutkan di SMA perempuan di Seongbuk-gu.
Hal tersebut dia lakukan dengan dalih untuk membangunkan para siswa.
Saat itu, guru laki-laki ini memutar video YouTube sambil berkata, "Saya akan membangunkanmu."
Video itu memperlihatkan seorang pria menuangkan bumbu kimchi pedas ke celana dalam pria lain, dalam video tersebut, pria lain berteriak dan mengerutkan kening kesakitan.
Konon guru laki-laki itu menayangkan video itu di tiga kelas, setelah itu, laporan diajukan ke Kantor Pendidikan, dan dia dicopot dari jabatannya pada bulan berikutnya.
Baca Juga: Karakter The Good Bad Mother Ini Mampu Buat Penonton Tertawa Hanya Dengan Bernafas
Menurut survei yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan, lebih dari separuh siswa yang menonton video tersebut menjawab tidak senang.
Yang lebih mengejutkan lagi adalah ini bukan kali pertama seorang guru (anggap saja Mr X) tersebut bertindak tidak pantas.
Lima tahun lalu dia terlibat dalam kasus pelecehan seksual, dan dia juga telah diperingatkan kepala sekolah setelah melakukan body shaming kepada siswa dikelas.
"Kamu akan menjadi lebih cantik jika menurunkan berat badan."
Desas-desus pun beredar bahwa dia juga ditangkap oleh siswa saat bekerja menggunakan ID cabul di media sosial.
Baru-baru ini Mr. X dikirim ke kejaksaan atas tuduhan pelecehan seksual di bawah Undang-Undang Kesejahteraan Anak.
Pejabat sekolah pun mengatakan kepada media, "Tampaknya masalah tersebut terjadi karena Mr X tidak peka terhadap fakta bahwa dirinya menjadi sensitif secara seksual."
Menurut pejabat sekolah, komite disiplin perihal insiden ini, akan diadakan pada paruh kedua tahun ini.
Namun, jika sekolah mengikuti rekomendasi Dinas Pendidikan, kemungkinan besar Mr X cepat atau lambat akan kembali ke sekolah.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.