The Baby Garden Secara Tiba-tiba Cabut Perintah Larangan Siaran Serial In the Name of God di Netflix, Kenapa?

Kelompok JMS atau Jeong Myeong Seok yakni The Baby Garden secara tiba-tiba cabut gugatan yang di layangan untuk Netflix
KPOPCHART.NET - Baru-baru ini kelompok JMS atau Jeong Myeong Seok yakni The Baby Garden masih belum usai.
Pada (16/05) YTN secara eksklusif melaporkan bahwa The Baby Garden mengajukan penarikan perintah larangan siaran kepada Pengadilan Pusat Seoul pada tanggal 15 Mei.
Sebelumnya pada tanggal 29 Maret, The Baby Garden telah mengajukan sebuah gugatan terhadap Netflix Amerika Serikat atau kantor pusat.
Baca Juga: Jadi Korban JMS, Netizen Paksa Kyoungyoon DKZ untuk Menghentikan Kegiatannya
Netflix Worldwide Entertainment LLC, dan Netflix Korea atas dugaan memberikan informasi palsu tentang kelompok JMS atau Jeong Myeong Seok.
Sebelumnya, The Baby Garden juga mengajukan gugatan pada produser In the Name of God termasuk MBC, PD Cho Sung Hyun dan Netflix Korea pada tanggal 8 Maret.
Namun mereka mencabut perintah terhadap netflix Korea karena karaguan atas gugatan yang diberikan.
"Keputusan akhir tentang aplikasi larangan siaran sedang menunggu di pengadilan. Hakim meragukan pentingnya gugatan, dan mempertanyakan kelayakan aplikasi larangan siaran yang diajukan terhadap MBC dan lainnya selama sidang yang diadakan 24 Maret," kata media.
Episode 5 dan 6 dari serial In the Name of God: A Holy Betrayal ini berfokus pada kisah Kim Ki Soon yakni pendiri The Baby Garden.
Sedangkan The Baby Garden adalah organisasi keagamaan kolaboratif tipe desa yang didirikan oleh Kim Ki Soon pada tahun 1982.
Baca Juga: JMS Tidak Bersalah? Sebuah Audio Diunggah untuk Membuktikannya! Apa Ini Hanya...
Serial In the Name of God sendiri mengungkapkan keburukan para penganut JMS dan The Baby Garden sebagai aset kolektif organisasi yang sesat.
Terungkap juga bahwa Kim Ki Soon mendirikan Synnara Records melalui sumbangan dari para penganutnya.
Meskipun masih belum ada penjelasan lebih mengenai pencabutan gugatan ini, beberapa penonton berharap serial In the Name of God: A Holy Betrayal masih dapat berlanjut.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.