TERBUKTI! Fans aespa Lebih Banyak Daripada LE SSERAFIM Terlihat Dari Penjualan Album, Bosan Konsep Yunjin CS?

aespa membuktikan bahwa lari dari konsep awal tidak memperburuk keadaan dibanding LE SSERAFIM yang usung konsep sama setiap comeback
KPOPCHART.NET - aespa kini berhasil salip penjualan album LE SSERAFIM dan hal itu terbukti di awal bahwa banyak yang percaya bahwa aespa memiliki basis penggemar yang lebih besar.
aespa memulai debutnya pada tahun 2020, memiliki jumlah penggemar yang relatif lebih banyak dan loyalitas penggemar SM Entertainment juga signifikan.
Tak hanya itu, pengaruh member aespa seperti Karina mendukung keunggulan relatif grup tersebut, pada saat yang sama, terdapat keraguan mengenai konsep LE SSERAFIM, yang menunjukkan kebosanan akan konsep Yunjin CS.
Baca Juga: Chemistry Tidak Nyata Ahn Hyo Seop dan Lee Sung Kyung di Dr. Romantic 3 Dianggap Tidak Sia-sia
Terdapat beberapa keraguan karena LE SSERAFIM mempertahankan konsep "Idola Sehat" dan "Idola Percaya Diri" selama tiga kali comeback mereka dan menjadi sala satu penyebab penggemar bosan dengan konsep Yunjin CS terlihat sama setiap saat dan diperlukan terobosan baru.
Di sisi lain, aespa menunjukkan sisi berbeda dengan melepaskan diri dari pandangan dunia mereka sebelumnya, beralih dari girl crush menjadi lebih feminin karena mereka memasuki 3.0 era SM Entertainment.
Para prajurit yang menangkap penjahat Black Mamba di Kwangya telah berubah menjadi protagonis remaja.
Penggemar Kpop sangat senang dengan aspek baru aespa ini, dan penggemar mau tidak mau mengirimkan lebih banyak dukungan untuk gambar baru tersebut.
Baca Juga: Didominasi NewJeans, Netizen Korea Pastikan Tujuh Lagu yang Masuk TOP 10 Chart Tahunan Melon 2023
Namun, penjualan awal dan keragaman konsep bukanlah segalanya, karena popularitas dapat berubah sewaktu-waktu, sesuai dengan berbagai elemen.
Pada bulan Mei, sebuah "pertarungan girl group" terjadi di kancah Kpop, dengan perusahaan hiburan menampilkan perwakilan girl group mereka pada waktu yang hampir bersamaan.
Hasilnya, penampilan masing-masing grup yang bersaing dalam hal chart musik dan penjualan album juga menjadi topik yang menarik.
Pada 2 Mei banyak grup yang melakukan comeback secara bersamaan tak hanya LE SSERAFIM dan aespa tapi juga IVE yang rilis dua MV sekaligus.
LE SSERAFIM dan aespa terkenal dengan konsep yang sama yaitu girl crush dan memiliki vokal yang kuat, penampilan visual yang memukau dan musik yang berpusat pada cinta kepada diri sendiri.
Dalam konsep ini LE SSERAFIM masih menggunakan konsep yang sama sedangkan aespa menggunakan konsep yang berbeda menjauh dari tema sebelumnya dan mengadopsi citra remaja feminin.
Konsep yang diubah tidak serta merta menghasilkan hasil yang berbeda di antara keduanya, namun, LE SSERAFIM mengalami kekalahan di awal kompetisi.
Album LE SSERAFIM 'UNFORGIVEN' terjual 1.197.798 eksemplar dalam enam hari setelah dirilis, angka ini empat kali lebih tinggi dari penjualan album debut "Fearless".
Pada hari pertama LE SSERAFIM dapatkan rekor penjualan album pertama tertinggi untuk aktris wanita K-Pop, namun rekor tersebut di ambil alih oleh aespa.
aespa rilis mini album ketiga "MY WORLD" dan terjual 1.372.929 keping perhari pada pertama hari perilisan dan PO mencapai 1,8 juta eksemplar.
aespa menandakan masuknya mereka sebagai jutaan penjual sejak awal. Khususnya, ini adalah album kedua berturut-turut aespa yang terjual lebih dari 1 juta kopi setelah "Girls".






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.