Jimin BTS Beberkan Reaksi Tak Terduga Ayahnya Ketika Pertama Kali Mendengar Album 'FACE'

Jimin BTS ungkapkan jika reaksinya ayahnya ketika pertama kali mendengar lagu-lagunya berhasil membuatnya bertanya-tanya.
KPOPCHART.NET - Jimin BTS baru-baru ini baru saja berbagi cerita dengan para penggemarnya melalui siaran langsung Weverse.
Tepat pada tanggal 4 April, Jimin BTS berhasil membuat sejarah baru dengan memuncaki tangga lagu Billboard Hot 100 dengan lagunya "Like Crazy".
Untuk merayakan pencapaiannya tersebut Jimin BTS melakukan siaran Weverse singkat sekitar pukul 3.30 pagi KST.
Baca Juga: Dipaksa Menjawab 'Ya', Begini Aksi Suga BTS yang Tidak Menyerah Meminta Jawaban Ini dari Jimin!
Melalui siaran langsung tersebut, Jimin BTS menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para penggemarnya dan juga kepada semua produser yang telah bekerja sama dengannya untuk menyelesaikan album debutnya.
Tidak lupa Jimin juga menyebutkan dan mengatakan jika ia juga mendapat telepon dari anggota BTS lainnya seperti RM dan J-Hope.
Dalam kesempatan itu Jimin BTS juga berbagi cerita jika ayahnya juga telah meneleponnya dan mengatakan jika beliau bangga dengan pencapaian yang diraihnya.
Namun Jimin menjelaskan jika sebahagia apapun ayahnya saat ini, reaksinya saat pertama kali mendengarkan albumnya tidak begitu menyenangkan.
Menurut Jimin BTS, ayahnya justru merasa sedih saat pertama kali mendengar albumnya.
Meskipun Jimin menjelaskan dengan cepat, anggota BTS lainnya, yaitu J-Hope yang menonton siarannya itu juga ikut penasaran dengan reaksi yang dimiliki ayah Jimin terhadap album debutnya itu.
Melalui kolom komentar J-Hope pun menanyakannya.
"Ketika saya pertama kali membuat album ini, saya memainkannya di rumah saya dan memberi tahu ayah saya, 'Ayah, ini album pertama saya.'
Tapi dia bilang itu membuatnya sedih dan dia menangis. Saya tidak tahu bahwa album itu akan menerima begitu banyak cinta," ungkap Jimin.
Meskipun Jimin tidak yakin dengan arti apa yang ayahnya pahami saat mendengarkan lagunya, tapi ayahnya mengatakan jika saat mendengarkan lagu-lagunya itu berhasil membuatnya sedih sebagai seorang ayah.
Tapi mengingat jika album tersebut membahas tentang beberapa luka dan emosi yang dimiliki Jimin BTS saat masa pandemi, tentu bisa dipahami jika ayahnya merasa sedih saat mendengarkannya.
Namun fakta jika Jimin BTS mampu mengubah emosi negatif yang dimilikinya menjadi sebuah karya seni yang luar biasa, mungkin menjadi satu pencapaian yang membanggakannya sebagai seorang ayah.
Bagaimana menurutmu?






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.