'Tindakan Menyimpang Saya Tidak Merugikan Siapa pun' Yoo Ah In Menahan Tangis Setelah diperiksa Polisi 12 Jam

Yoo Ah In telah diperiksa selama 12 jam oleh pihak kepolisian, dengan resmi ia menundukkan kepalanya dan memohon maaf kepada publik.
KPOPCHART.NET - Pagi ini (27/03) Yoo Ah In memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa sebagai tersangka.
Yoo Ah In ditetapkan sebagai dugaan setelah terbukti menggunakan pengobatan-obatan terlarang.
Yoo Ah In mendatangi kantor polisi ditemani pengacara yang akan membantu dia dalam menangani kasus ini.
Ini adalah kemunculan pertama Yoo Ah In dihadapan publik setelah diperiksa pertama kali di Bandara Incheon sepulang dari Amerika.
Sebelumnya, Yoo Ah In adalah tipikal orang yang selalu bodo amat akan pemberitaan-pemberitaan negatif yang menimpa dirinya.
Yoo Ah In terkenal selalu lebih memilih untuk menutup mulut rapat-rapat dan enggan memberikan komentar apapun terkait kontroversi yang dia lakukan.
Namun, hari ini tampaknya berbeda. Yoo Ah In dengan resmi meminta maaf dan menundukan kepalanya dihadapan berbagai media.
Ia meminta maaf setelah diperiksa 12 jam oleh pihak kepolisian, Yoo Ah In keluar dengan wajah lesu dan kuyu.
Dihadapan kerumuman wartawan Yoo Ah In mengaku sangat menyesal telah menyebabkan kekecewaan besar bagi orang yang telah mencintai dengan tulus selama ini.
Saat disinggung mengenai pengunaan obat terlarang yang ia lakukan, seolah mengakui tuduhan tersebut, Yoo Ah In menjelaskan bahwa ia akan berusaha menjelaskan fakta-fakta yang bisa ia ungkapkan selama penyelidikan.
Yoo Ah In menambahkan, bahwa ia telah jatuh ke dalam jebakan rasionalisasi bahwa tindakannya yang menyimpang tidak merugikan siapapun.
Saat menjelaskan hal tersebut, Yoo Ah In tampak tak kuasa menahan tangis. Wajahnya yang lesu, air mata tampak berlinang di matanya.
Yoo Ah In juga meminta maaf atas keterlambatannya dalam menyampaikan posisi resminya.
Polisi mengungkapkan bahwa hingga selesai penyelidikan belum diputuskan apakah akan menangkap Yoo Ah In atau tidak, namun dipastikan Yoo Ah In akan dipanggil kembali untuk penyelidikan lebih lanjut.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.