← Kembali ke Blog
Chun Woo WonChun Doo HwanLee Sun Ja

Buat Akun Instagram Khusus Sebar Aib Keluarga, Cucu Mantan Presiden Korea Jadi Sorotan Masyarakat Korea

Rahmadia Martina · March 16, 2023
Buat Akun Instagram Khusus Sebar Aib Keluarga, Cucu Mantan Presiden Korea Jadi Sorotan Masyarakat Korea

Cucu Mantan Presiden Korea Beberkan Kebusukan Keluarganya, Mulai dari Hidup dengan Uang Haram Hingga Panggil Mendiang Sang Kakek "Pembantai"


KPOPCHART.NET- Kamis (16/3) Pada senin lalu, masyarakat Korea dikagetkan dengan sebuah akun di instagram dengan username @hope.with.jesus

Pada bio akun instagram tersebut memperkenalkan bahwa pemilik akun itu adalah Chun Woo Won, seorang cucu dari mantan presiden Korea, Chun Doo Hwan, seorang pemimpin yang terkenal dengan sikap diktatornya

Akun instagram tersebut mulai mengunggah beberapa video dan foto sejak selasa lalu, yang berisi perkenalan dirinya dan juga pengakuan mengenai hal-hal buruk yang keluarganya lakukan

Baca Juga: Wanita Tinggi Mantan Pengikut JMS Ini Ungkap Kejadian yang Menimpanya Usai In The Name of God Tayang

Selain itu, Chun Woo Won juga mengunggah foto-foto keluarganya, interior pribadi milik mendiang kakeknya, dan juga beberapa profile dari kenalan mereka yang terlibat

Semua unggahan tersebut pun menjadi viral di Korea Selatan, membuat masyarakat menerka-nerka mengapa Chun Woo Won melakukan ini

Di dalam salah satu video yang diunggah Chun Woo Won di instagram, ia berkata:

"Aku percaya kakekku adalah seorang pembantai. Dia bukan seorang seseorang yang melindungi negara tapi hanya seorang kriminal"

Baca Juga: Setelah JMS, Kini Aga Dongsan Ajukan Larangan Penayangan Untuk Serial In the Name of God A Holy Betrayal!

Diketahui bahwa mantan Presiden Chun merupakan presiden yang menjabat dari tahun 1980 hingga 1988 dan meninggal pada akhir tahun 2021

Mantan Presiden Chun Doo Hwan ini adalah seorang diktator militer yang dijatuhi hukuman mati karena perannya dalam Pembantaian Gwangju tahun 1980 yang mengakibatkan kematian setidaknya ratusan orang.

Pengadilan memerintahkan dia untuk membayar 220,5 miliar won ($169 juta) atas vonis suapnya, tetapi dia membiarkan 95,6 miliar won tidak dibayar.

Baca Juga: Serial In The Name of God A Holy Betrayal Kembali Seret Nama Besar, Aktor Ini Ngaku Jadi Pengikut JMS!

Dia dikritik karena mengatakan dia hanya memiliki 290.000 won, bahkan ketika dia sering terlihat bermain golf dengan para pembantunya.

Kemudian Chun Woo Won mengunggah sebuah foto dan juga video yang tampak seorang wanita tua, yang diasumsikan sebagai istri sang mantan presiden, Lee Sun Ja, sedang bermain golf.

Di postingan lain, sang cucu mengklaim ayahnya sedang bekerja untuk mendapat kewarganegaraan US, hal tersebut ayahnya lakukan untuk menghindari hukum dan agar bisa menggunakan 'uang haram' yang disembunyikan di Amerika Serikat

"Ayah dan ibu tiri saya menghabiskan 'uang haram', yang sumbernya tidak diketahui, untuk menjalani hidup mereka."

Baca Juga: Buntut Series In the Name of God: A Holy Betrayal, Gadis ini Ungkap Hampir Terjebak Sekte JMS!

Dia menambahkan bahwa ayahnya, Jae Yong, diduga "memalsukan dokumen untuk menyembunyikan kejahatannya di Korea Selatan untuk mendapatkan kewarganegaraan AS, dengan curang mengatakan bahwa dia adalah seorang Pastor Kristen."

"Tolong bantu agar dia tidak bisa datang ke AS untuk menggunakan 'uang haram' yang disembunyikan di suatu tempat dan berpura-pura baik dan melakukan tindakan jahat. aku mohon padamu. Saya juga seorang pendosa, dan saya akan membayar dosa-dosa saya."

Sembari membuka kelakuan bobrok sang ayah, Chun Woo Won juga menuduh pamannya, anak ketiga sang kakek, mengoperasikan kila anggur mahal di California, Lembah Napa, yang juga menggunakan 'uang haram'

Baca Juga: Selain In The Name of God, Berikut Sederet Film Dan Drama Bertemakan Kultus Religius Palsu. Bikin Geregetan!

"Kilang anggur adalah area bisnis yang tidak dapat dimasuki tanpa uang dalam jumlah yang sangat besar. Baunya seperti 'uang haram'," katanya.

Ayah Chun Woo Won, Chun Jae Yong, menanggapi perihal panas ini dengan mengatakan pada salah satu media lokal dan wawancara bahwa Woo Won sakit dan itu adalah kesalahannya karena dia tidak merawat putranya

Pernyataan sang ayah telah di'antisipasi' oleh Woo Won sendiri. Awalnya untuk membuktikan identitasnya, ia mengunggah surat izin mengemudi, kartu tanda penduduk, dan juga foto masa kecilnya bersama kakeknya.

Baca Juga: Cetak Kesuksesan Besar, In The Name of God A Holy Betrayal Akan Lanjutkan Kisah Ke Musim Kedua

Dia juga mengungkapkan dokumen yang menunjukkan anak dan cucu Chun menyerahkan warisan mereka, dan catatan perawatan medisnya yang menunjukkan bahwa dia sehat untuk bekerja, menambahkan bahwa keluarganya kemungkinan besar mengklaim bahwa dia sakit jiwa.

Dia mengatakan kini dia bekerja di departemen konsultasi strategis perusahaan konsultan EY di New York.

Chun Woo Won berkata ia sudah beberapa kali ingin mengakhiri hidupnya demi "keluar dari dosa dan rasa sakit"

Chun Woo Won memang pernah di diagnosa menderita ADHD serta depresi pada januari tahun lalu, ia sudah menerima perawatan dan di rumah sakitkan untuk waktu yang lama hingga ia dinyatakan sembuh.

Baca Juga: In The Name of God A Holy Betrayal Kembali Seret PD dan Penerjemah KBS yang Diduga Jadi Pengikut JMS

Woo Won melanjutkan untuk mengungkapkan nama, foto, dan profil akun Instagram kenalannya, menuduh bahwa mereka menggunakan narkoba atau melakukan kejahatan seks. Beberapa postingan kenalan tersebut kemudian dihapus

Chun Jae Yong mengatakan putranya sangat menderita depresi, dan baik-baik saja sampai minggu lalu. Woo Won telah "berubah tiba-tiba dari hari Senin" dan mulai memanggilnya "setan," kata Jae Yong.

Jae Yong juga meminta maaf kepada kenalan putranya yang disebutkan di Instagram.

Hingga saat ini, Chun Woo Won tetap mengunggah beberapa bukti yang dihapus oleh instagram dalam story instagramnya

Woo Won juga akan melakukan wawancara dengan berbagai stasiun televisi seperti MBC, SBS, dan YTN.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan