← Kembali ke Blog
HYBEBTSkonser

Kembalinya BTS Jadi Momentum Baru Penguatan Saham HYBE Corporation di Pasar Global

Khairiah · March 17, 2026
Kembalinya BTS Jadi Momentum Baru Penguatan Saham HYBE Corporation di Pasar Global

BTS diperkirakan akan menggelar sekitar 82 konser di 34 kota di seluruh dunia Dengan asumsi harga tiket rata-rata sekitar 250.000 Won


KPOPCHART.NET - Kabar mengenai kembalinya grup global BTS sebagai formasi lengkap kembali mengguncang industri hiburan Korea Selatan. 

Media Korea melaporkan bahwa comeback penuh BTS setelah hampir empat tahun hiatus menjadi sorotan besar pasar, terutama bagi perusahaan agensi mereka, HYBE.

Banyak analis menilai momen ini berpotensi menjadi titik balik bagi kinerja perusahaan yang sempat stagnan dalam beberapa tahun terakhir.

Sejak debutnya di bursa saham pada Oktober 2020, HYBE langsung menjadi salah satu perusahaan hiburan terbesar di Korea Selatan.

Harga saham awal perusahaan berada di angka 135.000 won dan sempat melonjak hingga sekitar 350.000 Won atau setara dengan 4 juta Rupiah pada hari perdagangan yang sama.

Baca Juga: Seoul Bersiap Menyambut ARMY Global dengan Program Khusus Bertema BTS!

Saat itu indeks KOSPI berada di angka 2.361,21. Namun meskipun KOSPI kini telah meningkat lebih dari dua kali lipat dalam lima tahun terakhir, harga saham HYBE masih bertahan di kisaran 350.000 won.

Beberapa faktor sempat menekan kinerja saham HYBE, termasuk konflik manajemen internal dan berbagai isu seputar proses penawaran saham perdana.

Situasi ini membuat pergerakan saham perusahaan berada dalam fase stagnan cukup lama. Meskipun demikian, optimisme pasar mulai kembali terlihat sejak akhir tahun lalu seiring meningkatnya ekspektasi terhadap comeback penuh BTS.

Antusiasme tersebut semakin meningkat menjelang konser comeback BTS yang dijadwalkan pada 21 Maret di kawasan Gwanghwamun Square di Seoul.

Acara ini diperkirakan akan menarik perhatian penggemar dari berbagai negara. Banyak pihak menilai konser tersebut dapat menjadi momentum penting untuk mengangkat kembali performa saham HYBE yang selama ini bergerak dalam kisaran terbatas.

Baca Juga: Jalan Ditutup hingga Ribuan Polisi Dikerahkan! Begini Skala Besar Pengamanan Konser Comeback BTS Mendatang

Data dari bursa menunjukkan bahwa sejak awal tahun, saham HYBE mengalami kenaikan dari sekitar 330.000 Won setara dengan 3,9 juta Rupiah menjadi 350.000 Won setara dengan 4,2 juta Rupiah, atau meningkat sekitar 6 persen.

Meskipun kenaikan ini masih lebih rendah dibandingkan pertumbuhan indeks KOSPI secara keseluruhan, tren positif tersebut menunjukkan bahwa pasar mulai merespons potensi aktivitas grup BTS secara kolektif.

Salah satu faktor yang paling diperhatikan investor adalah rencana tur dunia BTS setelah comeback. Grup ini diperkirakan akan menggelar sekitar 82 konser di 34 kota di seluruh dunia dengan total penonton mencapai sekitar 4,9 juta orang

Dengan asumsi harga tiket rata-rata sekitar 250.000 Won, pendapatan dari konser saja diperkirakan bisa mencapai sekitar 1,2 triliun Won.

Angka tersebut merupakan kontribusi yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan kinerja tahunan HYBE.

Pada tahun lalu, perusahaan mencatat pendapatan sekitar 2,64 triliun Won dengan laba operasional sekitar 49,9 Pergerakan saham HYBE memang sangat dipengaruhi oleh aktivitas BTS.

Ketika BTS merilis lagu hit seperti Butter pada 2021, saham HYBE ikut melonjak dan bahkan sempat mencapai rekor tertinggi sekitar 414.000 Won.

Namun ketika grup tersebut mengumumkan penghentian sementara aktivitas grup pada 2022, saham HYBE langsung mengalami penurunan tajam hingga menyentuh titik terendah sekitar 109.500 miliar Won.

Dengan tambahan pendapatan dari tur dunia, merchandise, serta berbagai konten terkait BTS, kontribusi terhadap pendapatan perusahaan diprediksi akan meningkat drastis.

Baca Juga: Efek Comeback BTS: Idol, Konser, hingga Program TV Kompak Kosongkan Jadwal

Lembaga riset keuangan juga memperkirakan bahwa kinerja HYBE tahun ini akan melonjak tajam. Pendapatan perusahaan diproyeksikan mencapai sekitar 3,48 triliun Won, sementara laba operasional diperkirakan melonjak hingga 4.745 miliar Won.

Artinya, pertumbuhan laba operasional bisa mencapai sekitar 851 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan