Fakta Seleksi Trainee SM Entertainment Terungkap di Yoo Quiz, Peluang Lolos Hanya Segini dari 150 Ribu Pendaftar!

SM akhirnya membongkar proses seleksi trainee mereka, peluang lolos hanya 0,00867 persen dari ratusan ribu pendaftar setiap tahun
KPOPCHART.NET - Dunia K-Pop kembali menghadirkan cerita menarik di balik layar industri yang selama ini jarang diketahui publik, terutama tentang bagaimana idol-idol besar sebenarnya dipilih sejak masa trainee.
Dalam episode terbaru program populer Yoo Quiz on the Block, seorang eksekutif dari SM Entertainment akhirnya membeberkan fakta mengejutkan mengenai proses seleksi trainee.
Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian para penggemar K-Pop yang selama ini penasaran dengan sistem perekrutan di salah satu agensi terbesar di Korea Selatan tersebut.
Direktur Artist Development Center SM, Yoon Heejun, hadir sebagai tamu dalam episode 333 acara tersebut.
Ia diketahui telah bekerja selama lebih dari dua dekade dalam industri ini dan berperan dalam melahirkan banyak idol terkenal.
Saat berbincang dengan pembawa acara Yoo Jaesuk, muncul pertanyaan yang selama ini sering dibicarakan para penggemar. Banyak orang percaya bahwa SM memiliki 'wajah khas' yang menjadi standar visual bagi para trainee yang mereka pilih.
Namun Yoon Heejun dengan tegas membantah anggapan tersebut dan menyebut bahwa perusahaan tidak memiliki pedoman khusus terkait penampilan.
Menurutnya, rumor bahwa SM hanya memilih trainee berdasarkan visual adalah kesalahpahaman yang sudah terlalu lama beredar.
Ia bahkan mengungkapkan bahwa rumor tersebut sempat membuat sebagian orang ragu untuk mendaftar sebagai trainee di agensi tersebut.
Padahal menurutnya, proses seleksi yang dilakukan SM jauh lebih kompleks daripada sekadar menilai penampilan.
Fakta lain yang membuat banyak orang terkejut adalah jumlah pendaftar trainee setiap tahunnya. Yoon Heejun menjelaskan bahwa dalam satu tahun, sekitar 150.000 orang mencoba peruntungan mereka untuk bergabung dengan SM Entertainment.
Dari ratusan ribu pendaftar tersebut, hanya sekitar 2.000 orang yang berhasil lolos tahap pertama melalui penilaian video. Proses seleksi kemudian menjadi jauh lebih ketat di tahap-tahap berikutnya.
Pada tahap kedua, jumlah peserta yang tersisa hanya sekitar 500 orang, dari angka tersebut pada akhirnya hanya sekitar 10 orang yang benar-benar diterima sebagai trainee SM.
Jika dihitung secara statistik, peluang untuk berhasil lolos seleksi trainee di SM hanya sekitar 0,00867%.
Angka ini menunjukkan betapa sulitnya proses yang harus dilalui oleh para calon idol sebelum akhirnya bisa memulai pelatihan resmi.
Lalu jika bukan visual, apa sebenarnya yang paling dicari oleh SM dalam calon trainee mereka? Yoon Hee-jun menjelaskan bahwa dua faktor paling penting adalah potensi perkembangan dan ketekunan yang luar biasa.
Menurutnya, kemampuan awal bukanlah segalanya karena banyak idol yang berkembang pesat setelah menjalani pelatihan. Yang lebih penting adalah apakah seseorang memiliki tekad kuat untuk terus belajar dan tidak mudah menyerah.
Sebagai contoh, ia menyebut Kai dari EXO sebagai salah satu idol dengan dedikasi latihan yang sangat ekstrem. Kai dikenal hampir tidak pernah meninggalkan ruang latihan karena terus mengulang gerakan yang sama sampai benar-benar sempurna.
Ia bahkan bercanda bahwa staf perusahaan sering kesulitan pulang kerja karena Kai masih berada di ruang latihan hingga larut malam.
Ketika diminta berhenti berlatih, Kai sering mengatakan ingin mencoba sekali lagi, tetapi sekali lagi itu bisa berubah menjadi puluhan kali latihan tambahan.
Contoh lain datang dari Doyoung dari NCT yang juga dikenal memiliki etos kerja luar biasa. Bahkan setelah menyelesaikan masa wajib militernya, Doyoung langsung kembali ke ruang latihan vokal untuk berlatih karena merasa terlalu lama tidak bernyanyi.
Sementara itu, Won Bin dari RIIZE menjadi contoh bagaimana potensi bisa berkembang dengan sangat cepat. Ia awalnya direkrut hanya dari foto dan hampir tidak memiliki pengalaman menyanyi maupun menari sebelumnya.
Namun dalam waktu singkat, kemampuan Won Bin berkembang pesat hingga membuat banyak staf terkesan.
Perkembangannya yang cepat membuktikan bahwa kerja keras dan kemauan belajar sering kali jauh lebih penting dibandingkan bakat awal semata.
Cerita di balik layar ini kembali mengingatkan para penggemar bahwa perjalanan seorang idol tidak pernah mudah sejak awal.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.