Kepolisian Seoul Merencanakan Keselamatan dan Himbauan Fans untuk Tidak Menginap di Lokasi Konser BTS

Kepolisian Seoul telah memberi himbauan kepada fans untuk tidak menginap di sekitar lokasi konser BTS 21 Maret nanti, ini alasannya!
KPOPCHART.NET - Polisi sedang merancang langkah penanggulangan untuk berbagai situasi bahaya yang mungkin terjadi selama konser BTS di Lapangan Gwanghwamun.
Pada 21 Maret pukul 20.00 KST (18.00 WIB), BTS akan mengadakan BTS THE COMEBACK LIVE | ARIRANG dengan perkiraan 230.000 orang akan berkumpul di satu titik lokasi.
Mereka akan membawakan lagu-lagu baru, termasuk lagu utama, untuk pertama kalinya di Lapangan Gwanghwamun.
Selain itu, BTS akan menjadi penyanyi pertama kali yang menggelar konser solo di Lapangan Gwanghwamun.
Baca Juga: Tayang Tahun Ini, Choo Young Woo dan Kim So Hyun Siap Jadi Pasangan Romantis di Drama Love Doctor
Polisi telah memperkirakan bahwa jika kerumunan menyebar ke sekitar Gerbang Sungnyemun, jumlahnya bisa meningkat hingga 260.000, berdasarkan rasio dua orang per meter persegi.
Sudah disiapkan 13 tim kejahatan kekerasan dari sembilan kantor polisi untuk memperkuat respons terhadap potensi kejahatan dan serangan teroris di lokasi acara.
Kepolisian juga akan mengerahkan tim SWAT untuk melakukan tindakan pencegahan dan penindakan.
Baca Juga: Wi Ha Joon Selidiki Park Min Young, Drama Sirens Kiss Sukses Debut Kuat dengan Rating Segini!
Para penggemar yang berdatangan dari seluruh dunia, diperkirakan akan melakukan aksi duduk semalaman, tetapi tidak ada dasar hukum untuk membubarkan mereka secara paksa.
Badan Kepolisian Seoul juga telah membahas pedoman administratif dengan pemerintah, sebagai persiapan untuk potensi ‘aksi tidur massal’ di Lapangan Gwanghwamun dan trotoar di sekitarnya sehari sebelum konser.
Hal ini terjadi karena penggemar yang belum mendapatkan tiket, kemungkinan akan menunggu semalaman untuk mendapatkan tempat.
Menindaklanjuti ini merupakan hal cukup sulit, jika penggemar tetap berada di trotoar atau di dalam lapangan, namun bukan jalan raya, sulit untuk menerapkan Undang-Undang Lalu Lintas Jalan dengan Dakwaan Penghalangan Lalu Lintas Umum.
Namun, karena tujuan mereka hanyalah menunggu konser, mereka bukanlah perkumpulan ilegal dan tidak dibenarkan untuk dibubarkan.
Karena tidak dapat menggunakan kekerasan fisik, polisi hanya bisa membujuk penggemar di lokasi dengan mengatakan bahwa lokasi yang mereka tinggali bukanlah tempat untuk orang-orang tinggal.
Baca Juga: Rilis Still Cut Terbaru, Kim Hye Yoon dan Lee Jong Won Ungkap Rahasia Kutukan Waduk Salmokji!
Pemerintah akan meninjau secara seksama yang diajukan HYBE kepada pemerintah pada tanggal 3 dan menetapkan langkah-langkah tambahan.
Khususnya berfokus pada pencegahan kecelakaan keselamatan yang dapat terjadi karena kerumunan berkumpul.
Polisi berulang kali mendesak warga untuk menggunakan transportasi umum dan mengikuti aturan keselamatan, karena daerah Gwanghwamun diperkirakan akan sangat ramai pada hari konser.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.