← Kembali ke Blog
HYBEADORMin Hee Jin

HYBE Menyetor Milyaran Rupiah ke Pengadilan Setelah Kalah dalam Kasus Perdata Melawan Min Hee Jin. Untuk Apa?

Wisye Ananda Patma Ariani · February 27, 2026
HYBE Menyetor Milyaran Rupiah ke Pengadilan Setelah Kalah dalam Kasus Perdata Melawan Min Hee Jin. Untuk Apa?

HYBE dilaporkan telah menyetor deposit senilai miliaran rupiah ke pengadilan setelah kalah dalam melawan Min Hee Jin. Untuk Apa?


KPOPCHART.NET - Dilansir dari media online JoongAng Daily, HYBE dikabarkan telah menyetorkan 29,25 miliar Won (setara 345 miliar Rupiah) kepada pengadilan Seoul. 

Langkah ini dilakukan untuk mengamankan pelaksanaan putusan setelah kalah dalam kasus perdata senilai 25,5 miliar Won (setara 300 miliar Rupiah) melawan mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, yang kini menjadi pendiri OOAK Records. 

HYBE melakukan deposito pada hari yang sama ketika Min Hee Jin mengusulkan agar HYBE membatalkan semua gugatan yang sedang berlangsung. 

Baca Juga: Telah Bercerai, Mantan Anggota UKISS Ini Membantah Klaim Perselingkuhan dan Masalah Nafkah Anak

Min Hee Jin meminta membatalkan semua gugatan yang melibatkan dirinya dan girl group NewJeans. Sebagai imbalannya, dia akan melepaskan gugatan perdata senilai 25,6 miliar Won. 

Pada tanggal 12 Februari, divisi perdata Pengadilan Distrik Pusat Seoul memihak Min Hee Jin atas HYBE dalam gugatan terkait perjanjian pemegang saham. 

Secara efektif, pihak pengadilan memerintahkan perusahaan untuk membayar Min Hee Jin antara 25,5 miliar Won atau 25,6 miliar Won dari hasil opsi jual saham. 

Baca Juga: Jelang Drama Baru Bersama Lee Jae Wook, Aktris Shin Ye Eun Sapa Penggemar Global Melalui Weverse!

Langkah selanjutnya, HYBE kemudian mengajukan banding terhadap keputusan tersebut di tanggal 19 Februari dan meminta penangguhan pelaksanaan untuk menunda pembayaran hingga putusan telah final. 

Pengadilan biasanya akan mengabulkan penangguhan tersebut dengan syarat pihak yang kalah memberikan deposit. 

Untuk menangguhkannya, HYBE memutuskan melakukan deposit senilai 29,25 miliar Won ke pihak pengadilan.

Baca Juga: Jelang Fan Meeting Jakarta, Hearts2Hearts Sukses Pecahkan Rekor Pribadi Lewat Single RUDE!

Perselisihan keduanya meletus pada April 2024, ketika HYBE menuduh CEO Min berusaha merebut kendali ADOR. 

Pada Juli 2024, HYBE menyatakan perjanjian pemegang sahamnya dengan Min Batal, dengan tuduhan bahwa adanya persengkongkolan untuk memisahkan NewJeans dari ADOR. 

Min Hee Jin membantah klaim tersebut, dengan alasan bahwa pengakhiran perjanjian dilakukan secara sepihak oleh HYBE adalah tidak sah. 

Baca Juga: Aktor Seo In Guk Puji Lawan Mainnya Jisoo BLACKPINK dalam Drama Boyfriend on Demand

CEO Min kemudian menggunakan opsi jualnya atas saham ADOR, karena kontrak tersebut tetap berlaku hingga saat itu, sekaligus menyatakan pembubaran kontrak tersebut pada November 2024. 

Sedangkan di sisi lain, HYBE berpendapat bahwa perjanjian pemegang saham secara efektif berakhir pada Juli 2024, sehingga Min Hee Jin tidak memiliki hak hukum untuk menggunakan opsi jual ketika ia mencoba melakukannya. 

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan