Taemin Memutus Kontrak dengan Big Planet Made Meskipun Kontrak Belum Berakhir. Isu Gaji Tak Dibayarkan?

Taemin dikonfirmasi telah memutus kontrak dengan Big Planet Made (BPM) di tengah konflik internal agensi. Apakah penyebabnya?
KPOPCHART.NET - Pada tanggal 24 Februari kemarin, Taemin telah dikonfirmasi memutus kontrak eksklusifnya dengan agensi bernaungnya saat ini, Big Planet Made Entertainment.
Meskipun ada sisa waktu dalam kontraknya, Taemin dengan tegas meminta pemutusan kontrak kepada CEO Cha Ga Won.
Kemitraan selama kurang lebih 1 tahun 10 bulan tersebut, berakhir tanpa ada perselisihan di kedua belah pihak.
Baca Juga: Fix Reuni? Kim So Hyun dan Song Kang Dapat Tawaran Menjadi Pasangan di Drama Romantis Terbaru
Meskipun masa kontrak masih berlaku, perusahaan tampaknya berada dalam situasi sulit karena pemutusan kontrak eksklusif atas permintaan Taemin sendiri.
Menurut sumber yang mengetahui situasi tersebut, CEO Cha Ga Won tidak memiliki pilihan selain menerima tuntutan anggota termuda SHINee tersebut.
Seperti yang pernah dilaporkan sebelumnya oleh media online The Fact, tidak hanya pembayaran yang belum terselesaikan terus berlanjut, namun juga terungkapnya bahwa sang CEO yang melakukan kelalaian.
CEO Cha melakukan kelalaian berat dalam proses penandatanganan kontrak dengan perusahaan luar tanpa persetujuan Taemin.
Baca Juga: IVE Tarik Dunia ke Pusaran BLACKHOLE: Langsung Trending Worldwide dan Dominasi Chart Global!
CEO Cha Ga Won mendirikan One Hundred bersama MC Mong pada Desember 2023, dan Big Planet Made Entertainment menjadi anak perusahaan.
Taemin menandatangani kontrak dengan Big Planet Made (BPM) Entertainment pada Maret 2024, dimana kedua perusahaan tersebut berada di bawah kepemimpinan CEO Cha Ga Won.
Sang CEO tidak hanya tidak membayar Taemin, namun juga beberapa artis lainnya seperti Lee Seung Gi dari BPM, The Boyz dari 100 Entertainment dan Baekhyun dari anak perusahaan INB100 dengan total uang penyelesaian sebesar beberapa miliar Won.
Baca Juga: Takut Dinilai Beda karena Jadi Diri Sendiri? Simak Lirik dan Terjemahan Lagu RUDE! Hearts2Hearts
Saat ini BPM Entertainment beserta anak perusahaannya berada dalam kondisi penggerogotan modal.
Tidak hanya ada saldo yang belum dibayar kepada artis dibawah naungan mereka, tetapi ada saldo yang belum dibayar kepada perusahaan mitra eksternal.
Perusahaan tampaknya telah mencapai titik dimana mereka tidak lagi mampu mendukung kelancaran aktivitas artis mereka.
Inilah yang membuat perhatian kini terfokus pada masa depan artis lainnya, setelah Taemin memutuskan untuk mengakhiri kontrak dan keluar.
Selain itu, vila milik CEO Cha, yang dimiliki bersama suaminya di Seoul, disita oleh Dinas pajak Nasional karena tunggakan pajak.
Ia juga digugat oleh perusahaan hiburan A, atas tuduhan penipuan berdasarkan Undang-Undang tentang Hukuman Berat untuk kejahatan ekonomi tertentu.
Akibatnya, vila milik CEO ditempatkan di bawah penyitaan sementara, dan membuat kondisinya menjadi hancur berantakan.
Mengenai pemutusan kontrak Taemin, BPM Entertainment mengatakan bahwa keputusan tersebut melalui kesepakatan dengan Taemin, dan akan tetap mendukung sang artis untuk aktivitas kedepannya.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.