Kembali Berulah Song Min Ho Absen Tanpa Izin Saat Jalani Wajib Militer hingga Harus Hadir di Pengadilan

Song Min Ho kembali absen tanpa izin setelah didakwa karena telah melakukan tindakan kelalaian saat jalani wajib militernya
KPOPCHART.NET - Song Min Ho, salah satu anggota boy grup Korea Winner kembali membuat masalah dengan absen tanpa izin saat jalani tugas wajib militernya.
Sebelumnya Song Min Ho dituduh karena melakukan tindakan kelalaian dalam pelayanan saat jalani tugas wajib militernya dan akan jalani sidang pertamanya pada bulan Maret 2026.
Sidang pertama Song Min Ho yang akan dilaksanakan Maret memiliki dakwaan bahwa ia sering absen tanpa izin saat bekerja sebagai pekerja sosial selama wajib militernya.
Menurut seorang hakim dalam Divisi Kriminal ke-10 Pengadilan Distrik Barat Seoul, mengkonfirmasi bahwa tanggal sidang pertama Song Min Ho bersama manajer layanan sosialnya dilaksanakan pada 24 Maret 2026.
Song Min Ho dituduh sering lalai saat jalani tugas wajib militernya dengan absen tanpa izin saat sedang bekerja sebagai pelayanan sosial di sebuah fasilitas di Mapo gu, Seoul dari Maret 2023 hingga Desember 2025.
Manajer layanan sosial yang juga didakwa dengan tuduhan yang sama dengan Song Min Ho diketahui sudah mengetahui kelalaian Song Min Ho dan malah membantunya.
Kantor Polisi Mapo sudah menerima permintaan penyelidikan dari Administrasi Tenaga Kerja Militer terkait kasus Song Min Ho dan sudah mengirimkan laporan ke kejaksaan pada Mei 2025.
Kejaksaan Distrik Barat Seoul yang menerima kasus Song Min Ho sudah melakukan penyelidikan tambahan secara intensif, termasuk pengecekan telepon seluler dan pelacakan GPS.
Selama proses penyelidikan tersebut ditemukan beberapa kasus baru seperti ketidakhadiran Song Min Ho tanpa izin yang tidak tercatat dalam laporan sebelumnya.
Pihak Song Min Ho awalnya membantah tuduhan tersebut, tetapi dilaporkan bahwa Song Min Ho mengakui sebagian besar tuduhan kelalaian tersebut selama penyelidikan tambahan.
Sebelumnya pihak kejaksaan sudah mendakwa Song Min Ho tanpa penahanan pada 30 Desember 2025 dengan pernyataan bahwa mereka akan melakukan yang terbaik selama penyelidikan dan terdakwa mendapatkan hukuman yang semestinya.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.