Berikan Pidato Menyentuh, Ahn Hyo Seop Tampil Sebagai Pemimpin dari Saja Boys di MAMA Awards 2025

Tampil memukau dengan pidatonya, Ahn Hyo Seop jadi Jinu pemimpin dari Saja Boysndalam gelaran ajang penghargaan MAMA Awards 2025.
KPOPCHART.NET - Ahn Hyo Seop tampil dalam ajang penghargaan MAMA Awards 2025.
Bukan sebagai Ahn Hyo Seop, namun ia tampil sebagai pemimpin dari Saja Boys, Jinu.
Pada (29/11), dalam pagelaran ajang penghargaan MAMA Awards 2025, Ahn Hyo Seop tampil memukau penonton.
Ia tak menyarangkan sebuah lagu, namun dirinya memberikan pidato yang menyentuh.
Baca Juga: Seolhyun Resmi Gabung Perusahaan Hadir: Satu Atap dengan Ahn Hyo Seop dan Shin Se Kyung!
Ia tampil sebagai bagian dari kolaborasi panggung khusus KPop Demon Hunters.
Dipandu oleh aktris Kim Hye Soo, Bab 2 dari MAMA Awards 2025 tersebut menampilkan Ahn Hyo Seop yang menjadi pusat perhatian sebagai Jinu.
Dengan mengenakan pakaian serba hitam, ia menyampaikan monolog yang kuat.
"Apakah kau ingat suara ini? Kau telah mengembalikan jiwaku. Energimu mengisi malam ini dengan cahaya yang tenang."
Ia melanjutkan, "Malam ini, kau memberiku cahaya. Kini kukembalikan cahaya itu kepada Anda. Semoga bintang-bintang yang kau cintai bersinar lebih terang untuk malam ini dan menuntunmu menuju hari esok yang lebih baik. Keberanian, harapan, dan jati diri. Ketika kita melihat dengan jelas, keberanian lahir,ketika kita bermimpi, harapan menyebar. Musik kami akan bersinar dan menyentuh matamu."
Baca Juga: Ahn Hyo Seop Sumbangkan 20 Juta Won Hadiah Penghargaan Artis Baru untuk Tujuan Sosial
“Malam ini, biarkan suaraku menyebar dengan lembut, untuk kota ini, dan untuk bintang-bintang,” akhirnya.
Setelah penampilan Ahn Hyo Seop, Pharita, Ahyeon, dan Rora dari BABYMONSTER naik ke panggung, bertransformasi menjadi Huntrix.
Trio ini membawakan lagu hit "Golden", yang memukau penonton.
Namun, penampilan Saja Boys yang ditunggu-tunggu, yang seharusnya menampilkan Wonbin (RIIZE), Shinyu (TWS), Park Gunwook, dan Han Yujin (ZB1), akhirnya dibatalkan.
Penyelenggara mengambil tema "malaikat maut" yang semula kurang tepat mengingat kejadian tragis di Pengadilan Wang Fuk Hong Kong di Tai Po pada 26 November.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.