← Back to Blog
QWERlightstickTHE BOYZ

Kontroversi Lightstick THE BOYZ vs QWER Semakin Panas, KEPA Turun Tangan Jadi Penengah Demi Masa Depan Merchandise KPop

Axel Felix Jeremia · September 29, 2025
Kontroversi Lightstick THE BOYZ vs QWER Semakin Panas, KEPA Turun Tangan Jadi Penengah Demi Masa Depan Merchandise KPop

KEPA turun tangan setelah kontroversi lightstick The Boyz vs QWER memanas, serukan mediasi dan reformasi merchandise K-Pop


KPOPCHART.NET - Kontroversi mengenai kemiripan desain lightstick antara boy group THE BOYZ dengan girl band QWER semakin memanas dan memicu perdebatan luas di kalangan penggemar.

Polemik ini tidak hanya sebatas urusan visual, tetapi juga dianggap berkaitan erat dengan masa depan budaya merchandise K-Pop serta kepercayaan global terhadap industri hiburan Korea Selatan.

Asosiasi Produser Hiburan Korea atau Korea Entertainment Producers Association (KEPA) akhirnya angkat bicara dan mengeluarkan pernyataan resmi pada 29 September lalu.

KEPA menegaskan bahwa kasus ini bukan sekadar persoalan imitasi desain, melainkan masalah fundamental yang dapat memengaruhi arah perkembangan budaya fandom, kredibilitas industri, serta ekosistem kreatif K-Pop.

Baca Juga: Tanggapi ONE HUNDRED, QWER Bantah Polemik Lightstick Megafon Mirip THE BOYZ: Sudah Dikaji Ahli Hukum

Dalam pernyataannya, KEPA menyebutkan beberapa langkah penting yang perlu ditempuh untuk mencegah polemik serupa terjadi kembali.

Mereka menekankan perlunya prosedur pra-registrasi dan peninjauan desain lightstick maupun produk merchandise lain, pembuatan pedoman standar, pembentukan budaya fandom yang sehat, serta pengembangan platform mediasi netral untuk penyelesaian sengketa.

Kontroversi bermula pada 16 September ketika QWER memperkenalkan lightstick resmi mereka yang berbentuk megafon sebagai bagian dari produk konser tur dunia perdana mereka.

Namun, desain tersebut segera menuai kritik keras dari fandom THE BOYZ yang merasa adanya kemiripan dengan lightstick yang sudah lebih dahulu digunakan oleh grup idola mereka.

Baca Juga: Agensi THE BOYZ Buka Suara Soal Desain Lightstick QWER Berbentuk Megafon

Pihak agensi THE BOYZ, ONE HUNDRED Entertainment, bahkan merilis pernyataan resmi yang menuntut perubahan desain agar tidak menimbulkan kebingungan dan ketidaknyamanan di kalangan penggemar.

Mereka juga menegaskan bahwa semua kemungkinan, termasuk jalur hukum, tetap terbuka jika pihak QWER tidak memberikan tanggapan yang sesuai.

Sebagai tanggapan, agensi QWER yaitu Prism Filter menolak tudingan pelanggaran hak cipta. Mereka menegaskan bahwa desain lightstick megafon tersebut merupakan hasil perencanaan internal yang orisinal dan tidak melanggar hak pihak ketiga.

Prism Filter juga menyatakan sudah melakukan proses peninjauan serta verifikasi hukum sebelum desain tersebut diumumkan ke publik.

Namun, ketegangan tidak berhenti di level resmi antara agensi. Konflik justru semakin memanas di ruang-ruang diskusi daring terutama di media sosial, di mana penggemar kedua grup terlibat adu argumen yang semakin tajam.

Sebagian komentar bahkan mengandung ujaran kebencian serta ancaman yang  memperburuk situasi.

Di tengah panasnya perdebatan ini, KEPA berharap dapat berperan sebagai penengah yang netral. Mereka berkomitmen menghadirkan solusi jangka panjang agar budaya merchandise K-Pop tidak lagi terjebak dalam konflik yang dapat merusak citra global industri hiburan Korea Selatan.

Baca Juga: Heboh Desain Lightstick Megafon QWER Mirip THE BOYZ, Begini Menurut Pandangan Hukum!

Melihat dampak yang muncul, kontroversi lightstick antara THE BOYZ dan QWER bisa menjadi titik balik penting dalam pengaturan produk resmi fandom K-Pop.

Banyak pihak menilai bahwa kasus ini akan menjadi pelajaran berharga mengenai perlunya regulasi yang lebih ketat, transparansi dalam proses kreatif, serta upaya menjaga kepercayaan antara artis, agensi, dan penggemar.

Sementara itu, baik THE BOYZ maupun QWER masih melanjutkan aktivitas mereka. THE BOYZ tengah mempersiapkan kegiatan tur dan promosi musik mendatang, sedangkan QWER fokus pada rangkaian konser tur dunia perdana mereka yang menjadi ajang perkenalan lebih luas kepada penggemar internasional.

Dengan KEPA yang kini turun tangan, para penggemar berharap konflik ini bisa segera menemukan jalan tengah yang adil bagi kedua belah pihak. Harapannya, langkah ini dapat menjadi awal terciptanya sistem perlindungan karya yang lebih solid dan budaya fandom yang lebih sehat di masa depan.

Source: Kpopchart (Promedia RSS)

Comments

Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.

Commenter account

For you

Find