Kualitas Vokal Rose BLACKPINK Saat Tampil di Acara untuk Gaza Tuai Opini Netizen: Benar-benar Tidak Takut...

Rose BLACKPINK tampil pada Global Citizen Festival 2025, acara untuk meningkatkan kesadaran pada isu Gaza. Bagaimana opini netizen?
KPOPCHART.NET - Rose kembali mencuri perhatian publik lewat jadwalnya di Global Citizen Festival 2025.
Penampilan spesial yang digelar pada Sabtu (27/09) ini berlokasi di Central Park, New York.
Rupanya, acara yang dipandu aktor Hugh Jackman ini mengusung misi besar yang mulia.
Baca Juga: Visual RM BTS di Milan Fashion Week untuk Bottega Veneta Jadi Sorotan Netizen: Dia Kelihatan...
Antara lain meningkatkan kesadaran tentang kemiskinan ekstrem, kelaparan dunia, hingga krisis yang tengah berlangsung di Gaza.
Di hadapan lebih dari 60 ribu penonton, pertunjukkan Rose didukung oleh set akustik sederhana.
Wanita bernama lengkap Roseanne Park ini memeriahkan panggung selama 12 menit dengan lagu "APT", "two years", serta "toxic till the end".
Bahkan main vocal BLACKPINK itu turut menghadirkan kejutan berupa cover lagu "Linger" milik The Cranberries.
Melalui momentum ini, kualitas vokal artis yang kini berada di bawah naungan THEBLACKLABEL tersebut turut disorot oleh netizen.
Tanpa mengandalkan backing track kencang yang sering dipakai pada panggung pop berskala besar, Rose memilih tampil live dengan iringan band.
Baca Juga: Jeon Yeo Bin Ambil Peran Utama Pertamanya hingga Ungkap Pemikiranya Tentang Drama Ms. Incognito
"Tidak ada backtrack, tanpa autotune, anti lip syncing. Hanya raw vocal Rosé yang gila",
"Wanita ini benar-benar tidak takut mikrofon.. Seluruh penampilannya hanya dengan band, nyanyiannya tanpa backtrack, vokalnya yang murni, dan betapa tulusnya dia. Seorang seniman sejati",
"K-Pop seharusnya berterima kasih padanya, aku serius."
Baca Juga: Jinyoung GOT7 Minta Maaf Karena Tidak Mengikuti Tradisi Ini Saat Pergi Ke Italia, Apakah Itu?
Lewat set sederhana namun penuh emosi, Rose seakan menunjukkan bahwa kekuatan sejati seorang musisi terletak pada ketulusan suara dan interpretasinya.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.