Penggunaan Kembang Api saat Konser SEVENTEEN Lukai Salah Satu Penonton, PLEDIS Beri Pernyataan

PLEDIS beri pernyataan terkait kecelakaan kembang api pada saat konser SEVENTEEN, salah satu penonton mendapat perawatan di rumah sakit
KPOPCHART.NET- Pada hari Senin 15 September 2025, seorang OP membagikan cerita tidak menyenangkan saat dirinya menyaksikan konser boy group SEVENTEEN yang digelar baru-baru ini.
Melalui media sosial X, penggemar SEVENTEEN tersebut mengunggah foto yang memperlihatkan baju yang sobek, juga saat ia mendapat perawatan untuk lukanya.
Penggemar itu mengaku menjadi salah satu korban kecelakaan kembang api saat menonton konser SEVENTEEN.
"Tadinya aku mau posting foto-fotonya setelah konser, tapi pernyataan agensi sudah terlanjur. Bahaya banget. Tolong tembak kembang apinya ke langit. Aku masih merasakan panas di seluruh lengan kananku," tulisnya.
Sang OP menerangkan, "Tempat dudukku di bagian N5, dan terima kasih untuk semua orang di dekatku yang pakai tangan kosong untuk memadamkan api di bajuku. Aku mungkin nggak akan pernah dapat perawatan dan pulang kalau aku panik sendirian, berdiri mematung di sana."
Akibat insiden tersebut, korban harus menjalani perawatan luka bakar di sebuah rumah sakit.
"Terima kasih atas perhatiannya. Kemarin, saya dirawat di rumah sakit khusus luka bakar. Saya menerima begitu banyak perhatian dari penggemar di seluruh dunia, dan saya minta maaf karena tidak bisa membalas satu per satu," unggahan korban di media sosial X.
Sebelumnya, PLEDIS Entertainment memberikan pernyataan terkait kecelakaan kembang api saat konser yang menyasar ke arah penggemar.
Agensi SEVENTEEN itu menyebutkan bahwa kecelakaan tersebut disebabkan karena cacat produk.
Baca Juga: Selalu Langganan Dapat Sorotan Global, Film Baru Lee Byung Hun Kini Wakili Korea di Oscar 2026!
"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada para penonton yang terkejut atau merasa tidak nyaman akibat insiden tersebut. Para penonton yang terluka di lokasi kejadian langsung dirawat di klinik sementara di lokasi konser dan diperbolehkan pulang," ungkap PLEDIS.
Mereka juga menambahkan, "Kami akan melakukan efek khusus setelah pemeriksaan keselamatan yang lebih menyeluruh untuk mencegah masalah terulang kembali.”






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.