← Back to Blog
pencemaran nama baikdeepfakeBang ChanStray Kids

Setelah Felix, Bang Chan Stray Kids Tindak Tegas Deepfake dengan Langkah Hukum di Amerika Serikat

Dian Novianty · September 8, 2025
Setelah Felix, Bang Chan Stray Kids Tindak Tegas Deepfake dengan Langkah Hukum di Amerika Serikat

Bang Chan Stray Kids kantongi izin pengadilan Amerika Serikat untuk lacak akun penyebar video deepfake rasis dan tak pantas


KPOPCHART.NET - Bang Chan Stray Kids resmi menempuh jalur hukum terhadap penyebaran video deepfake berbahaya yang menarget dirinya.

Video itu berisi konten eksplisit dan pernyataan rasis yang sepenuhnya palsu.

Kasus ini menambah panjang daftar serangan digital yang menimpa para idol K-pop.

Pada 5 September 2025, Pengadilan Distrik Utara California mengabulkan permohonan Bang Chan untuk mendapatkan “informasi identitas pengguna anonim (PII)” dari platform X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.

Baca Juga: Felix Stray Kids Tempuh Jalur Hukum untuk Bongkar Identitas Penebar Fitnah di Media Sosial

Permohonan itu diajukan secara ex parte, artinya diproses tanpa sidang dengan pihak lawan.

Keputusan ini menjadi langkah awal penting dalam proses gugatan perdata pencemaran nama baik yang kini berjalan di Pengadilan Distrik Timur Seoul.

Sebelumnya, Felix dari Stray Kids juga mengajukan permohonan serupa untuk melacak pelaku penyebaran konten tuduhan palsu.

Kedua kasus ini diajukan terhadap akun yang berbeda, namun sama-sama terkendala karena identitas asli pengguna anonim tidak bisa dipastikan.

Dengan putusan pengadilan Amerika Serikat, peluang mengungkap data di balik akun tersebut semakin terbuka.

Bang Chan menegaskan bahwa dua akun X (sebelumnya Twitter) telah mengunggah dan mendistribusikan video deepfake dengan wajahnya yang diedit secara manipulatif.

Dalam video itu, dirinya digambarkan seolah-olah mengucapkan kata-kata vulgar, rasis, dan bermuatan konten dewasa.

Bang Chan menyatakan tidak pernah terlibat atau menyetujui konten tersebut, dan akibatnya mengalami tekanan mental, stres fisik, serta kerusakan reputasi sebagai penyanyi.

Gugatan ini diajukan dengan dasar hukum 28 U.S.C. Section 1782 yang memungkinkan pengadilan Amerika Serikat membantu memperoleh bukti untuk proses hukum di luar negeri.

Hakim Beth Rapson Freeman menilai tiga syarat utama pasal ini sudah terpenuhi.

Baca Juga: Stray Kids Pecahkan Rekor Billboard 200, Jadi Artis Pertama dengan 7 Album Debut Di Posisi Puncak dalam 70 Tahun

Hakim Beth Rapson juga menegaskan bahwa mosi seperti ini biasanya dikabulkan secara ex parte terlebih dahulu, sebelum pihak lawan diberi hak untuk mengajukan keberatan.

Dengan surat panggilan yang sudah disetujui, Bang Chan kini dapat secara resmi meminta X (sebelumnya Twitter) menyerahkan PII dari kedua akun anonim tersebut.

Data yang dimaksud meliputi catatan pembuatan akun, alamat IP login, hingga alamat email dan nomor telepon yang digunakan.

Jika X (sebelumnya Twitter) mematuhi perintah pengadilan, data ini akan digunakan di Korea untuk mengidentifikasi pelaku, memanggil mereka ke pengadilan, dan melanjutkan gugatan perdata.

Langkah hukum ini juga menjadi contoh seriusnya industri K-pop dalam melawan penyebaran konten digital berbahaya.

Deepfake dengan wajah artis kerap menimbulkan kerusakan reputasi, dan Bang Chan menyebut dirinya menderita dampak psikologis yang berat akibat penyebaran video palsu tersebut. 

Bang Chan berharap gugatan ini bisa memberi efek jera bagi para pelaku.

Firma hukum Liu yang dipimpin pengacara Jeong Kyungseok menjadi perwakilan resmi Bang Chan dan Felix dalam kasus ini.

Baca Juga: JYP Entertainment Umumkan Tindakan Hukum untuk Lindungi Stray Kids dari Pencemaran Nama Baik dan Penyebaran Informasi Palsu

Mereka mengajukan permintaan pengungkapan identitas di pengadilan Amerika Serikat masing-masing pada 1 dan 3 September, lalu mendapat putusan pada 5 September.

Jeong menegaskan bahwa langkah ini adalah satu-satunya jalan untuk memastikan para pelaku bisa dimintai pertanggungjawaban secara hukum.

Kasus Bang Chan menyoroti urgensi perlindungan artis dari konten deepfake, sekaligus menekankan pentingnya kerja sama lintas negara dalam menangani kejahatan digital.

Dengan adanya keputusan dari pengadilan Amerika Serikat, jalan hukum untuk membawa pelaku ke meja hijau kini terbuka lebih lebar.

Stray Kids sendiri saat ini tetap melanjutkan aktivitas mereka di industri musik global, sementara Bang Chan dan Felix fokus memastikan keadilan ditegakkan atas nama pribadi dan profesional.

Langkah tegas keduanya bisa menjadi preseden penting bagi artis lain yang menjadi korban serangan digital serupa.

Source: Kpopchart (Promedia RSS)

Comments

Sign in with your Weblu commenter account to leave a comment.

Commenter account

For you

Find