Jungkook BTS Ultimatum Penyusup: Kalau Masuk Rumahku Langsung ke Kantor Polisi

Jungkook BTS beri ultimatum tegas: penyusup rumahnya akan langsung dikunci, bukti terekam CCTV, dan dibawa ke polisi
KPOPCHART.NET - Jungkook BTS kembali dibuat geram setelah kasus penyusupan ke rumah pribadinya terulang.
Dalam siaran langsung yang ia lakukan bertepatan dengan hari ulang tahunnya pada 1 September, Jungkook memberikan peringatan keras kepada siapa pun yang mencoba memasuki rumahnya tanpa izin.
Ia menegaskan bahwa jika ada penyusup lagi, mereka tidak akan bisa keluar dan langsung dibawa ke kantor polisi.
Baca Juga: Jungkook BTS Tak Malu Akui Idap ADHD, Ternyata Ini Kaitannya dengan Neurodivergent
Dalam siaran tersebut, Jungkook awalnya bercerita santai tentang olahraga dan aktivitas sehari-hari.
Namun, suasana berubah serius saat ia menyinggung insiden yang terjadi pada 30 Agustus lalu, ketika seorang wanita berusia 40-an tertangkap setelah masuk ke area rumahnya.
Jungkook menyaksikan langsung kejadian itu lewat CCTV dan mengungkapkan kekecewaannya atas tindakan yang dianggap sudah melewati batas.
Baca Juga: ARMY! V dan Jungkook BTS Undang Kalian Buat Jogging Bareng, Ini Syaratnya...
“Kalau ada yang datang, aku akan mengunci kalian. Semua bukti sudah ada, jadi pasti langsung ditangkap. Parkiran rumahku penuh CCTV, kalau tidak ingin ke kantor polisi, jangan pernah coba masuk,” ucap Jungkook tegas.
Ia menambahkan bahwa meskipun menganggap ARMY sebagai keluarga dan teman, tindakan penyusupan sama sekali tidak bisa ditoleransi.
Kasus penyusupan ini bukan yang pertama kali terjadi.
Baca Juga: Jungkook BTS Dapat Pujian Langsung dari Produser Kpop Demon Hunters Usai Bawakan Lagu Soda Pop
Pada Juni lalu, seorang wanita asal Tiongkok juga ditangkap setelah mencoba memasukkan kode berulang kali di pintu rumah Jungkook.
Insiden itu pun berakhir di tangan polisi dengan tuduhan percobaan pelanggaran rumah.
Situasi ini membuat banyak pihak khawatir atas keselamatan dan privasi sang idol.
Meski Jungkook tetap menunjukkan rasa terima kasih atas dukungan ARMY, ia menegaskan bahwa privasi dan keselamatan pribadi harus dihormati.
Ultimatum yang ia lontarkan di siaran langsung tersebut menjadi sinyal kuat bahwa ia tidak akan tinggal diam jika kasus serupa kembali terulang.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.