← Kembali ke Blog
Korea SelatanTingkat Kelahiran

Kok Bisa? Penduduk Korea Selatan Meningkat Meski Tingkat Kelahiran Rendah

Mirra Putri Salsabillah · August 15, 2025
Kok Bisa? Penduduk Korea Selatan Meningkat Meski Tingkat Kelahiran Rendah

Populasi Korea Selatan naik 30 ribu di 2024, didorong lonjakan warga asing meski warga lokal turun, lansia capai rekor 10 juta jiwa.


KPOPCHART.NET - Tahun lalu, total populasi Korea Selatan bertambah sekitar 30 ribu jiwa, menandai pertumbuhan selama dua tahun berturut-turut.

Meskipun jumlah warga negara Korea berkurang untuk ketiga kalinya secara beruntun, jumlah penduduk asing justru melonjak sekitar 110 ribu orang.

Salah satu sorotan utama adalah pertambahan populasi lanjut usia (65 tahun ke atas) yang meningkat sekitar 500 ribu orang dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga: Joy Red Velvet Rilis Teaser MV Love Splash!: Cerah, Manis, dan Penuh Cinta di Tengah Musim Panas!

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, jumlah warga lanjut usia di Korea Selatan melampaui angka 10 juta jiwa.

Berdasarkan hasil Sensus Penduduk dan Perumahan 2024 yang dirilis Badan Statistik Korea pada 29 Juli, total populasi mencapai 51,806 juta jiwa.

Angka ini meningkat 31 ribu orang (0,1%) dari tahun sebelumnya yang tercatat 51,775 juta jiwaPertumbuhan ini melanjutkan tren positif setelah pada 2023 populasi naik 0,2%.

Baca Juga: Ini Dia Profil Dinda SECRET NUMBER, Member Asal Indonesia yang Jadi Sorotan!

Jika dilihat dari kewarganegaraan, warga negara Korea tercatat sebanyak 49,763 juta jiwa, turun 77 ribu orang (0,2%) dari tahun sebelumnya.

Sebaliknya, jumlah warga asing yang tinggal di Korea Selatan mencapai 2,043 juta jiwa, naik 108 ribu orang (5,6%).

Menurut Kim Seo Young, Kepala Divisi Sensus Penduduk Badan Statistik Korea, peningkatan jumlah penduduk ini terjadi karena bertambahnya warga asing yang tinggal di negara tersebut.

Baca Juga: Ryu Ji Won Eks GOOD DAY Ungkap Perjuangan 3 Bulan Lawan Leukimia: Masih Ada Gunung Besar yang Harus Dilalui

Faktor yang berkontribusi antara lain adalah perluasan program Employment Permit System serta meningkatnya jumlah mahasiswa internasional.

Sementara itu, percepatan penuaan populasi membuat jumlah penduduk usia produktif (15–64 tahun) mengalami penurunan.

Pada 2024, jumlah penduduk usia kerja tercatat 36,263 juta jiwa, turun 283 ribu orang (0,8%) dari tahun sebelumnyaPersentase penduduk usia produktif ini setara dengan 70% dari total populasi, turun 0,6 poin persentase dibanding 2023.

Baca Juga: Intip Trailer Love Untangled! Siap Hadirkan Kisah Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Rumit Para Pemain

Populasi lansia kini mencapai 10,122 juta orang atau 19,5% dari total penduduk, meningkat 5,3% (513 ribu orang) dibanding tahun sebelumnyaIndeks penuaan yakni jumlah lansia per 100 anak muda mencapai 186,7 naik 15,7 poin dari tahun lalu dan melonjak 64,4 poin dibanding 2019.

Sebaliknya, populasi muda (usia 0–14 tahun) hanya 5,421 juta jiwa atau 10,5% dari total populasi, turun 3,5% (199 ribu orang) dari 2023. Dilihat dari jenis kelamin, jumlah penduduk laki-laki mencapai 25,931 juta jiwa dan perempuan 25,875 juta jiwa, masing-masing naik 0,1%.

Rasio jenis kelamin berada di angka 100,2 laki-laki untuk setiap 100 perempuan, naik tipis dari 100,1 pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: Zuu dan Dinda Secret Number Tampil Memukau Dengan Cover Lagu Terserah Milik Raisa

Usia median penduduk adalah 46,2 tahun, naik 0,6 tahun dari 45,6 pada 2023, dengan laki-laki rata-rata 44,8 tahun dan perempuan 47,8 tahun.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan