Kritik Muncul Usai Lagu KATSEYE yang Diproduseri Bang Si Hyuk Diduga Ada Suara Desahan, Begini Kata Komposer!

Lagu KATSEYE diproduseri Bang Si Hyuk menuai kritik karena suara desahan, komposer sebut itu kunci kesuksesan lagu
KPOPCHART.NET - Girl group multinasional KATSEYE tengah menjadi sorotan usai salah satu lagunya menuai kritik dari publik.
Lagu berjudul “Gnarly” yang merupakan bagian dari mini album kedua mereka “Beautiful Chaos,” disebut mengandung suara desahan perempuan yang terdengar di bagian awal dan pertengahan lagu.
Kontroversi ini semakin ramai diperbincangkan karena lagu tersebut diproduseri oleh Chairman HYBE, Bang Si Hyuk, yang dikenal dengan nama produksi Hitman Bang.
Awalnya, pada versi demo lagu tersebut, bagian yang kini berisi suara desahan digantikan oleh suara tawa.
Namun, dalam versi akhir yang dirilis pada April lalu, suara tersebut diganti dengan efek yang dianggap bernuansa seksual.
Yang menjadi sorotan utama, versi asli lagu ini memang diberi label 19+ (khusus dewasa), tetapi versi clean edit yang seharusnya aman untuk semua usia ternyata tetap menyertakan suara desahan tersebut tanpa penghapusan.
Publik mempertanyakan bagaimana efek suara seperti itu bisa lolos dalam versi ramah semua umur.
Banyak netizen merasa tidak nyaman, terutama karena KATSEYE merupakan grup yang baru debut dan memiliki banyak penggemar remaja.
Keberadaan nama Bang Si Hyuk sebagai produser di lagu tersebut juga memunculkan spekulasi bahwa ia kemungkinan mengetahui dan menyetujui unsur tersebut dalam produksi akhir.
Komposer lagu, Pink Slip, memperkeruh kontroversi saat menjawab pertanyaan soal penyisipan suara tersebut.
Ia mengatakan, “Kalau suara itu tidak ada, lagu ini tidak akan jadi hit.”
Pernyataan ini justru memperkuat kritik yang menyebut bahwa efek suara tersebut dimasukkan bukan karena alasan artistik, melainkan sebagai gimmick untuk menarik perhatian publik secara sensasional.
Dengan kontroversi ini, banyak pihak meminta klarifikasi dari pihak agensi dan tim produksi.
Belum ada pernyataan resmi dari HYBE atau Bang Si Hyuk mengenai keputusan produksi tersebut.
Sementara itu, warganet dan pengamat musik terus memperdebatkan batas antara ekspresi artistik dan unsur yang dianggap tidak pantas, terutama ketika menyangkut konsumsi musik oleh kalangan muda.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.