HYBE Dihantam Kontroversi Politik dan Dugaan Penipuan Saham: Suami Ajudan Kim Keon Hee Dipekerjakan lalu Dipecat

HYBE disorot usai mempekerjakan suami ajudan Kim Keon Hee secara singkat di tengah penyelidikan khusus dan kasus dugaan penipuan saham.
KPOPCHART.NET - Perusahaan hiburan raksasa HYBE tengah menghadapi sorotan tajam usai secara singkat mempekerjakan, lalu membatalkan perekrutan seorang pria bernama Kim, yang diketahui sebagai suami dari ajudan dekat mantan Ibu Negara Kim Keon Hee.
Menurut laporan CBS No Cut News pada 10 Juli, Mr. Kim mulai bekerja di tim Urusan Eksternal HYBE sekitar tanggal 2 Juli.
Namun, dalam waktu kurang dari satu minggu, status kepegawaian tersebut dibatalkan, memicu spekulasi terkait campur tangan politik di balik perekrutan itu.
Seorang perwakilan HYBE mengatakan kepada CBS, “Mr. Kim direkrut awal Juli dan sempat bekerja di tim Urusan Eksternal.
Kabarnya, ia bahkan membagikan kartu namanya di Majelis Nasional. Namun, ia langsung meninggalkan perusahaan setelahnya.”
Pejabat lain dari HYBE menambahkan, “Ia hanya bekerja sekitar seminggu. Begitu media mulai menggali kaitannya dengan Kim Keon Hee, ia mengundurkan diri secara sukarela.”
Meski disebut sebagai pengunduran diri sukarela, publik memandang langkah tersebut sebagai pembatalan keputusan perekrutan oleh HYBE secara tidak langsung.
Sebelum bergabung dengan HYBE, Mr. Kim pernah menjabat sebagai Penasihat Kebijakan Menteri Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi, dengan posisi sebagai pejabat sipil tingkat 3.
Kementerian Manajemen Personalia mengonfirmasi bahwa ia telah lulus tinjauan pasca-pensiun pada bulan lalu, yang memungkinkan dirinya bergabung dengan HYBE di awal Juli.
Namun, sejumlah pihak mempertanyakan apakah perekrutan Mr. Kim dipengaruhi oleh istrinya, Ms. Cho, seorang staf senior di kantor kepresidenan dan dikenal dekat dengan Kim Keon Hee.
Kritikus menyebutkan bahwa posisi penasihat menteri biasanya diisi oleh tokoh politik berpengalaman, dan bahwa nama Mr. Kim sebelumnya tidak pernah dikenal di lingkaran tersebut.
Seorang mantan pejabat tinggi dalam pemerintahan Yoon Suk Yeol menyatakan, “Jabatan semacam itu biasanya diberikan kepada figur dengan latar belakang politik.
Sangat tidak biasa jika seseorang tanpa pengalaman politik bisa ditunjuk, dan saya belum pernah mendengar tentang dirinya sebelumnya.”
Nama Ms. Cho sendiri sebelumnya sempat terseret dalam kontroversi tas Dior yang ramai diberitakan.
Dalam sebuah video yang menunjukkan pemberian tas Dior kepada Kim Keon Hee, Ms. Cho terlihat memegang tas kain di pintu masuk kantor Covana Contents di Seocho-dong, tempat kejadian berlangsung.
Baca Juga: Saham HYBE Turun 2.5 Persen, Usai Bang Si Hyuk Diselidiki atas Dugaan Transaksi Ilegal Jelang IPO
Pendeta Choi Jae Young, yang pernah menyamar untuk menyelidiki dugaan penyimpangan oleh pasangan presiden, mengungkapkan bahwa Ms. Cho berperan sebagai penghubung antara Kim Keon Hee dan sejumlah instansi pemerintah.
Ia mengatakan, “Ketika saya berdiskusi soal isu-isu dengan Kim Keon Hee, Ms. Cho menghubungkan saya dengan pejabat Kementerian Urusan Veteran dan Patriot.
Ia ditempatkan di kantor kepresidenan untuk menjalankan instruksi Kim terkait urusan pemerintahan.”
Di sisi lain, otoritas keuangan juga mengumumkan rencana mereka untuk mengajukan tuntutan pidana terhadap Ketua HYBE, Bang Si Hyuk, atas dugaan manipulasi perdagangan berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal.
Pada tahun 2020, sebelum HYBE melakukan penawaran saham perdana (IPO), Bang Si Hyuk dituduh telah menyesatkan investor dengan menyatakan bahwa tidak ada rencana go public.
Hal ini mendorong investor untuk menjual saham mereka kepada dana ekuitas swasta.
Setelah IPO berlangsung, dana tersebut menjual kembali saham dan disebut menghasilkan sekitar 400 miliar KRW (sekitar 4,7 triliun rupiah) yang kemudian disalurkan kepada Bang Si Hyuk.
HYBE, yang pada tahun 2023 dinobatkan sebagai Perusahaan Pencipta Lapangan Kerja Terbaik oleh Kementerian Ketenagakerjaan Korea Selatan, kini berada di bawah tekanan besar akibat dugaan keterlibatan politik dan pelanggaran finansial.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.