Melecehkan TWICE, Produser Jennie BLACKPINK Dikecam Penggemar Karena Sikap Tidak Profesionalnya

Berprilaku rasis dan merendahkan pihak lain, netizen mengecam sikap tidak profesional dari salah satu produser Jennie BLACKPINK
KPOPCHART.NET - Dunia musik KPop kembali dihebohkan dengan sebuah insiden kontroversial di media sosial, kali ini melibatkan seorang produser musik yang berafiliasi dengan Jennie BLACKPINK dan grup idola TWICE.
Kejadian ini memicu gelombang kemarahan di kalangan penggemar, khususnya para ONCE, yang merasa TWICE telah diremehkan secara tidak profesional.
Pemicu utama keributan ini berasal dari sebuah cuitan di media sosial oleh Jaxxtone, seorang produser yang dikreditkan untuk lagu "Like JENNIE" milik Jennie BLACKPINK.
Baca Juga: Fantastis! Hampir 10 Tahun Pasca Debut, Segini Jumlah Lagu yang Telah TWICE Rilis Sejauh Ini
Komentar yang ia lontarkan tersebut dianggap sangat tidak pantas dan tidak profesional serta telah memicu kecaman secara luas.
Kontroversi ini bermula ketika Jaxxtone menanggapi sebuah postingan yang membahas tentang penggunaan sampel dalam lagu-lagu KPop.
Diskusi mengenai sampel musik ini sendiri sudah menjadi topik sensitif di komunitas penggemar, dan seringkali memicu perdebatan sengit.
Baca Juga: Summer Vibes? TWICE Rilis Preview Isi Album Comeback Mereka Dengan Konsep Animasi yang Menakjubkan
Namun, tanggapan Jaxxtone lah yang kemudian membakar amarah, ia menulis dalam cuitan akun X pribadinya; "I made like Jennie who the f*ck is twice lol."
Komentar ini, yang secara eksplisit merendahkan TWICE, dengan cepat menyebar dan menjadi viral di berbagai platform media sosial.
Banyak netizen dan penggemar yang langsung mengecam keras sikap dan pernyataan dari Jaxxtone tersebut.
Mereka menganggap bahwa komentar itu bukan hanya tidak profesional, tetapi juga menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap grup idola lain dalam industri yang sama.
Kecaman ini semakin memuncak mengingat adanya "tuduhan plagiarisme" sebelumnya yang pernah dikaitkan antara Jennie BLACKPINK dan TWICE.
Tuduhan ini, yang mencakup aspek pakaian dan sampel musik, telah menciptakan ketegangan di antara sebagian basis penggemar kedua grup.
Oleh karena itu, cuitan Jaxxtone tersebut dianggap seperti "menuang minyak ke api," memperparah situasi dan kembali memicu perdebatan lama yang seharusnya sudah mereda.
Baca Juga: Untuk Pertama Kalinya, Tzuyu TWICE Akan Konser di Tanah Airnya Melalui Tur Dunia Keenam Grupnya
Para penggemar tak tinggal diam, mereka langsung menuntut klarifikasi dan permintaan maaf atas sikap yang dianggap melecehkan.
Para penggemar TWICE, atau yang dikenal sebagai ONCE, merasa sangat kecewa dan marah dengan komentar tidak pantas itu.
Mereka menganggap komentar tersebut sebagai serangan pribadi terhadap grup kesayangan mereka dan menuntut keadilan serta rasa hormat yang lebih layak.
Banyak cuitan dan unggahan balasan yang menyerukan agar Jaxxtone menunjukkan rasa hormat yang lebih besar kepada sesama musisi dan grup idola.
Mereka menekankan bahwa seorang produser seharusnya fokus pada karya mereka tanpa perlu meremehkan pihak lain.
Sikap "shady" atau tidak profesional dari seorang figur di balik layar seperti produser juga menimbulkan pertanyaan tentang etika industri.
Baca Juga: Tzuyu TWICE Tampil Bak Barbie Hidup Dalam Foto Konsep Comeback Mendatang
Apakah pantas seorang profesional di balik kesuksesan seorang idola menunjukkan sikap merendahkan terhadap idola lain?
Akibat gelombang kemarahan ini, akun media sosial Jaxxtone dikabarkan telah diatur menjadi privat.
Namun, langkah ini terlambat karena tangkapan layar (screenshot) dari cuitan kontroversial tersebut sudah tersebar luas di internet.
Screenshot tersebut menjadi bukti tak terbantahkan dan terus dibagikan oleh netizen, memperkuat desakan agar ada tindakan nyata.
Baca Juga: Penggemar BLACKPINK Melecehkan Sutradara Ini Setelah Mengaku Tidak Terinspirasi Dari Jennie
Para penggemar kini bahkan menuntut agensi TWICE, JYP Entertainment, untuk segera mengambil langkah tegas.
Mereka berharap JYP Entertainment dapat menanggapi insiden ini secara serius dan melindungi artis mereka dari komentar-komentar yang merugikan dan tidak profesional.
Ini adalah panggilan serius untuk agensi agar membela reputasi grup yang berada di bawah naungan mereka.
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi para figur publik, termasuk produser dan individu di balik layar industri hiburan, untuk selalu berhati-hati dalam berkomunikasi di media sosial.
Kata-kata yang tidak dipikirkan dengan matang dapat memiliki konsekuensi besar, terlebih lagi bagi seseorang yang bekerja di bidang industri hiburan, di mana pergerakan sangat cepat dan intens.
Sementara itu, netizen terus menggali informasi mengenai produser tersebut, ternyata dia juga dikenal sangat rasis dengan kulit hitam.
Baca Juga: Seorang Profesor Dari PNU Sebut TWICE Sebagai Pilar Utama Bagi JYP Entertainment: Tanpa Mereka...
Hal itu terbukti dengan cuitan-cuitan lamanya yang seringkali menyebut kata N-Word (sebuah kata rasis yang ditujukan pada orang-orang kulit hitam).
Banyak netizen yang kemudian mempertanyakan kualitas produser tersebut, selain suka berkomentar pedas dan sombong, dia juga tampaknya tak memiliki nilai profesional dalam pekerjaannya.
Sampai detik ini, sang produser belum bergerak sama sekali setelah kontroversi ini semakin luas, dia bahkan menghilang tanpa ada pembelaan.
Meski demikian, netizen tetap menunggu klarifikasi serta permintaan maaf darinya karena telah meremehkan pihak lain yang bahkan tidak mengenalnya.
Baca Juga: Beberapa Momen Lucu dan Menggemaskan Antara Hoshi, Woozi, dan Sana di Fridge Interview Episode 10
Bagaimana menurut kamu?






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.