BigHit Music Bongkar Upaya Penyusupan ke Rumah Jungkook dan Tindak Tegas Pelaku Perundungan BTS

BigHit Music tindak tegas penyusup rumah Jungkook dan pelaku pelecehan online terhadap BTS, termasuk lewat jalur hukum dan polisi.
KPOPCHART.NET - BigHit Music, agensi yang menaungi grup BTS, baru saja mengeluarkan pernyataan resmi terkait tindakan jahat yang menargetkan para member, termasuk insiden penyusupan ke rumah Jungkook.
Kejadian ini terjadi pada 11 Juni, bertepatan dengan hari Jungkook resmi menyelesaikan wajib militernya.
Seorang perempuan tertangkap mencoba membuka pintu rumah Jungkook dengan memasukkan kode sandi, dan langsung ditangkap di tempat kejadian.
Pihak agensi menyatakan bahwa saat ini kasus tersebut sedang dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian, dan mereka bekerja sama penuh dengan menyerahkan bukti rekaman CCTV demi memastikan pelaku dihukum sesuai hukum yang berlaku.
Selain insiden tersebut, BigHit Music juga menegaskan komitmen mereka dalam menindak tegas berbagai bentuk perundungan, penyebaran informasi palsu, pelecehan seksual, dan penghinaan yang ditujukan kepada para member BTS di berbagai platform daring.
Dalam pernyataannya, BigHit mengungkapkan bahwa laporan dari para penggemar sangat membantu mereka memantau komunitas daring.
Komunitas yang dimaksud meliputi Naver, Daum, Nate, Theqoo, DC Inside, Instiz, Ilgan Best, FM Korea, hingga SoulDresser, serta platform musik seperti Melon, Bugs Music, dan Genie Music.
Media sosial global seperti X (Twitter), Instagram, dan YouTube juga menjadi sasaran pemantauan mereka.
Baca Juga: Congratulations! Lagu dan Total Profil Jimin BTS Telah Melampaui Angka Fantastic di Spotify
Dari hasil pemantauan tersebut, sejumlah pelaku penyebar konten jahat telah dilaporkan ke polisi dan beberapa kasus telah berujung pada hukuman denda.
Proses hukum lainnya juga sedang berjalan dan menunjukkan hasil yang positif.
BigHit juga menegaskan bahwa mereka melaporkan segala bentuk perilaku penguntitan kepada polisi secara langsung agar pelaku dapat segera diamankan.
Bersamaan dengan itu, agensi mengajukan perintah penahanan terhadap pelaku dan menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap siapa pun yang mengancam privasi dan keselamatan para artisnya.
Kini setelah para member BTS kembali dari tugas wajib militer mereka, BigHit semakin memperketat pengawasan dan upaya hukum demi memastikan mereka tidak menjadi korban fitnah atau rumor jahat.
Pihak agensi mengingatkan bahwa menyebarkan rumor tidak berdasar, melakukan pelecehan, pencemaran nama baik, maupun melanggar privasi adalah tindakan ilegal dan akan ditindak tanpa kompromi.
BigHit Music juga mengajak para penggemar untuk terus aktif melaporkan pelanggaran hak terhadap BTS melalui situs HYBE Artist Rights Protection (protect.hybecorp.com).
Mereka menyarankan agar bukti dilampirkan dalam bentuk tangkapan layar penuh atau file PDF yang memuat informasi lengkap seperti tautan, nama pengguna, isi postingan, dan tanggal.
Mereka menutup pernyataannya dengan rasa terima kasih kepada para penggemar atas dukungan yang tak henti-hentinya, dan menegaskan komitmen mereka untuk terus melindungi hak dan kepentingan BTS.





Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.