← Kembali ke Blog
Maggie KangKPOP DEMON HUNTERSjennieRumiBLACKPINK

Penggemar BLACKPINK Melecehkan Sutradara Ini Setelah Mengaku Tidak Terinspirasi Dari Jennie

Andi Asril KCN · June 28, 2025
Penggemar BLACKPINK Melecehkan Sutradara Ini Setelah Mengaku Tidak Terinspirasi Dari Jennie

Sutradara film animasi ini mendapatkan banyak komentar pelecehan dari penggemar BLACKPINK tepat setelah membantah pernyataan sepihak media


KPOPCHART.NET - Dunia maya kembali dihebohkan oleh insiden dugaan pelecehan daring yang menimpa seorang sutradara film animasi Netflix.

Kali ini, sorotan tertuju pada Maggie Kang, sutradara di balik film yang sedang populer yakni "KPop Demon Hunters."

Kang menjadi sasaran rentetan komentar jahat dan tidak pantas di platform X (sebelumnya Twitter), menyusul klarifikasinya terkait inspirasi di balik salah satu karakter utamanya, Rumi.

Baca Juga: Sutradara Kpop Demon Hunters Bantah Pernyataan yang Mengatakan Bahwa Jennie BLACKPINK Adalah Sumber Inspirasi Karakter Rumi?

Pemicu utama dari gelombang kebencian ini adalah bantahan Maggie Kang terhadap klaim yang beredar luas di media sosial, terutama di kalangan penggemar BLACKPINK, bahwa karakter Rumi dari HUNTR/X terinspirasi langsung oleh Jennie BLACKPINK.

Klaim ini bermula dari perbandingan visual antara Jennie dan Rumi yang kemudian menyebar dengan cepat, menciptakan persepsi bahwa ada koneksi langsung antara keduanya.

Pada awalnya, beberapa akun berita dan penggemar membagikan gambar perbandingan Jennie dan Rumi, dengan narasi yang menyatakan bahwa Rumi "dilaporkan terinspirasi oleh Jennie BLACKPINK."

Baca Juga: Karena Tak Bisa Berkuliah, Yuna ITZY Kunjungi Universitas Yonsei Untuk Melakukan Hal-Hal yang Telah Lama Ia Ingin Rasakan

Hal ini segera memicu kegembiraan di kalangan BLINK (sebutan untuk penggemar BLACKPINK) yang merasa bangga dengan "pengakuan" tersebut.

Namun, kegembiraan tersebut berbalik menjadi kemarahan ketika Maggie Kang secara langsung memberikan klarifikasi melalui akun X pribadinya, @maggiekang.

Dalam cuitannya, Kang dengan tegas menyatakan bahwa karakter Rumi terinspirasi oleh banyak wanita terkemuka, dan bahkan bukan dari kalangan artis KPop saja.

Baca Juga: Daebak! Tiga Anggota TWICE Akan Menyanyikan Original Soundtrack Film Animasi Netflix

Kang menjelaskan lebih lanjut bahwa nama-nama idola baik individu ataupun grup yang beredar, tidak langsung menjadi sumber inspirasi utama mereka dalam membuat karakter.

Dan hanya karena mereka mengatakan "ya" saat ditanya oleh pewawancara sebagai bagian dari daftar inspirasi untuk karakter HUNTR/X dan Saja Boys,  bukan berarti inspirasi mereka hanya berpatokan pada idola atau grup tertentu.

Maggie Kang juga mengatakan bahwa sumber inspirasi mereka dalam menciptakan setiap karakter tidak terbatas alias ada banyak referensi yang mereka gunakan dalam mewujudkan setiap karakter dalam film "KPop Demon Hunters".

Baca Juga: Satu Lagi Fanboy Sana TWICE yang Berhasil Jatuh Dalam Pesona Idol Asal Jepang, Aktor Ini Datang Hanya Untuk Bertemu Sana?

Klarifikasi ini, yang seharusnya meluruskan informasi, justru memicu reaksi keras dari sebagian penggemar BLACKPINK.

Segera setelah klarifikasi tersebut, akun Maggie Kang di platform X dihujani dengan berbagai komentar negatif dan serangan pribadi.

Penggemar yang merasa kecewa atau marah atas bantahan tersebut meluapkan emosi mereka dengan kata-kata kasar dan tuduhan yang tidak beralasan.

Beberapa komentar yang beredar menunjukkan tingkat kemarahan yang ekstrem, dengan beberapa pengguna menuduh Maggie Kang mencari perhatian atau tidak menghargai Jennie.

Baca Juga: Tzuyu TWICE Dirumorkan Akan Meninggalkan JYP Entertainment Lalu Bergabung Dengan Perusahaan di Taiwan?

Ada juga yang mengancam akan memboikot film tersebut atau menyebarkan kebencian terhadapnya, mengerikan!

Fenomena ini menyoroti sisi gelap dari komunitas penggemar daring, di mana loyalitas terhadap idola dapat berubah menjadi perilaku agresif dan tidak pantas ketika ekspektasi mereka tidak terpenuhi atau ketika ada perbedaan pendapat.

Meskipun Maggie Kang telah berusaha menjelaskan konteks di balik inspirasi karakter Rumi secara profesional, hal tersebut tampaknya tidak cukup untuk meredakan kemarahan sebagian BLINK.

Baca Juga: Untuk Pertama Kalinya, Tzuyu TWICE Akan Konser di Tanah Airnya Melalui Tur Dunia Keenam Grupnya

Mereka justru tetap bersikeras pada keyakinan awal mereka atau merasa bahwa klarifikasi tersebut adalah bentuk penghinaan.

Insiden ini juga memunculkan kembali perdebatan mengenai batasan antara dukungan penggemar dan pelecehan daring.

Di era media sosial, garis antara keduanya semakin kabur, dan individu yang menjadi target seringkali merasa tidak berdaya menghadapi gelombang serangan.

Penting untuk diingat bahwa tim produksi seringkali mengambil inspirasi dari berbagai sumber, dan tidak semua kesamaan visual berarti adanya inspirasi langsung dari satu individu saja.

Baca Juga: Merambah ke Dunia Akting, Member BLACKPINK Ternyata Pernah Berperan dalam Deretan Serial Populer Berikut

Pernyataan Maggie Kang menegaskan bahwa inspirasi untuk karakter Rumi jauh lebih luas daripada hanya satu figur KPop saja.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi para penggemar untuk lebih kritis dalam menerima informasi dan tidak mudah terpancing emosi.

Perilaku agresif dan komentar jahat tidak hanya merugikan individu yang menjadi target, tetapi juga dapat mencoreng reputasi fandom secara keseluruhan.

Sebagai penutup, insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak: bagi pembuat konten untuk lebih transparan, bagi media untuk lebih akurat dalam memberitakan, dan yang terpenting, bagi para penggemar untuk mempraktikkan dukungan yang sehat dan menghormati batasan pribadi orang lain.

Beberapa netizen juga turut prihatin dengan sikap tidak pantas ini:

"Ini sungguh menjijikkan, perilaku mereka berdampak buruk pada artis mereka. Dalam kasus ini, hal itu berdampak buruk pada Jennie", ujar @hairuchii.

"Mereka terlalu toxic!", ujar @ArpitaM1012.

"BLINK adalah fandom paling beracun yang pernah saya lihat", tulis @immarriedtov.

"Itu adalah sikap terobsesi dari penggemar, itu tidak baik" komen @Kuuroyuri.

Bagaimana menurut kamu?

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan