← Kembali ke Blog
Tencent Music EntertainmentSM Entertaiment

Tencent Menjadi Pemegang Saham Terbesar Kedua SM Entertainment, Peluang Baru atau Beresiko pada Kebudayaan?

Wisye Ananda Patma Ariani · June 17, 2025
Tencent Menjadi Pemegang Saham Terbesar Kedua SM Entertainment, Peluang Baru atau Beresiko pada Kebudayaan?

TME Menjadi Pemegang Terbesar Kedua Saham SM Entertainment, Apakah Menandakan Pertumbuhan K-Pop atau Justru Mempengaruhi Budaya Korea?


KPOPCHART.NET - Pada tanggal 30 Mei, dikabarkan bahwa HYBE menjual seluruh saham milik SM Entertainment kepada Tencent Music Entertainment dengan harga 243 miliar won atau sekitar 290 triliun rupiah.

Dalam hal ini, TME resmi menjadi pemegang saham terbesar kedua di SM Entertainment, agensi ‘Big 3’ terbesar di Korea Selatan yang berhasil mencetak artis-artis terkenal dengan bakat dan skill yang tidak perlu diragukan lagi. 

Resminya TME menjadi pemegang saham SM ini muncul bersamaan dengan kabar adanya tanda-tanda mencairnya ketegangan budaya antar kedua negara tersebut. 

Baca Juga: Izna Cuma Butuh Seminggu! BEEP Tembus 30 Juta, Tunjukin Power Rookie yang Siap Kuasai Global

Beberapa grup hip-hop Korea kini kembali tampil di Tiongkok, dan SM telah mengumumkan ‘bisnis bersama’ dengan Tencent, termasuk rencana untuk program pelatihan idola yang berasal dari Tiongkok.

Menurut analis industri, hal ini menandakan dorongan strategis Tencent untuk memanfaatkan kekuatan global K-pop, dengan memanfaatkan kekayaan intelektual dan kemampuan produksi SM dalam menghasilkan artis berkualitas. 

Kolaborasi SM dengan Tencent dipandang sebagai bagian dari tren yang lebih luas di mana perusahaan-perusahaan Tiongkok berupaya untuk mengukur dan meniru model hiburan Korea.

Baca Juga: Kolaborasi Dengan NewJeans Bermasalah, Perusahaan Game Ini Dipaksa Mengembalikan Dana dan Terkena Denda

Namun, kekhawatiran semakin meningkat atas pengaruh modal Tiongkok di sektor budaya Korea. Nilai pasar Tencent sekitar 818 triliun won (sekitar 9,79 kuadriliun rupiah), 267 kali lebih besar dari SM, dan lebih dari nilai gabungan empat agensi hiburan teratas Korea.

Selain itu, Tencent sudah memegang saham signifikan di beberapa perusahaan hiburan besar Korea lainnya, sehingga meningkatkan kekhawatiran atas dampak jangka panjang pada otonomi budaya Korea. 

Kritikus memperingatkan bahwa tanpa regulasi yang cermat, konten Korea dapat menghadapi kontrol atau terpengaruh asing, yang berpotensi melemahkan identitas merek globalnya.

Baca Juga: RM BTS Ditunjuk Sebagai Ambassador Samsung Art TV, Menikmati Karya Seni dengan Cara yang Lebih Beragam

“Seiring dengan semakin aktifnya pertukaran budaya, kita harus berhati-hati,” kata seorang pengamat industri. “Aliran modal yang tidak diatur dapat menyebabkan situasi di mana pasar budaya kita menjadi kosong.”

Sementara banyak yang melihat investasi Tencent sebagai peluang bagi perusahaan Korea untuk memperluas jejak global mereka, yang lain khawatir hal itu dapat membahayakan keaslian yang menjadikan K-pop sebagai fenomena di seluruh dunia.

Ingin baca berita Kpop Chart lebih mudah dan nyaman? klik di sini untuk pengguna android dan iOS!

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan