Giselle aespa Tuai Kritik soal Topi Kontroversial, Menyusul Jungkook BTS: Fashion KPop Jadi Sorotan Politik?
Setelah Jungkook BTS, kini Giselle aespa terseret isu topi kontroversial yang dinilai punya nuansa politik di balik gaya fashionnya.
KPOPCHART.NET — Giselle dari aespa menjadi sorotan setelah fotonya mengenakan topi dengan desain yang dianggap menyerupai gaya Make America Great Again (MAGA).
Hal ini merupakan slogan ikonik yang kerap dikaitkan dengan mantan Presiden AS, Donald Trump.
Meski hanya soal fashion, gambar itu langsung viral dan memicu diskusi panas di kalangan penggemar internasional.
Topi berwarna hitam dengan tulisan besar berwarna putih di bagian depan tersebut langsung mengundang perdebatan.
Banyak warganet menduga topi itu menyuarakan dukungan politik tertentu, sementara sebagian lain menilai hal ini hanyalah tren fashion yang kebetulan menyerupai simbol politik yang kontroversial.
Menariknya, ini bukan kali pertama idol KPop terlibat kontroversi karena aksesori yang dikenakan.
Sebelumnya, Jungkook BTS juga sempat menuai reaksi serupa setelah memakai topi dari merek yang disebut memiliki desain mirip MAGA.
Jungkook pun akhirnya menyampaikan permintaan maaf begitu isu ini berkembang luas di media sosial.
Menyikapi ramainya pembicaraan, pihak brand pembuat topi tersebut akhirnya angkat bicara.
Mereka menegaskan bahwa desain tersebut tidak dibuat dengan niat menyampaikan pesan politik.
Sebaliknya, tulisan dan desain itu terinspirasi dari gaya streetwear Amerika yang dianggap merepresentasikan kebebasan berekspresi dan pengaruh budaya, bukan afiliasi politik.
Namun, di tengah klarifikasi itu, komentar dari komunitas online Korea seperti Pann tetap ramai membahas isu ini.
Beberapa netizen menyayangkan reaksi yang berlebihan dari kedua belah pihak, dan menganggap hal ini sengaja dibesar-besarkan untuk memicu perpecahan di antara fandom.
Bahkan ada yang mencurigai kehadiran akun-akun anti-fan yang berpura-pura menjadi penggemar aespa atau BTS untuk memperkeruh suasana.
Baca Juga: Reaksi KNetz Terhadap Visual dari Para Member Girl Group Baby DONT Cry
Di sisi lain, banyak penggemar tetap membela Giselle dan Jungkook, menyebut hal itu bukan kesalahan besar.
Mereka menilai juga bahwa idol tidak seharusnya diserang hanya karena item fashion yang dipakai, apalagi jika sudah dikonfirmasi tidak memiliki unsur politik.
Beberapa menyebutkan bahwa berbagai brand dunia juga menggunakan desain serupa karena sekadar mengikuti tren global.
Fenomena ini menunjukkan bahwa semakin luas jangkauan global KPop, semakin besar pula pengawasan terhadap setiap gerak-gerik para idol.
Mulai dari outfit, pernyataan, hingga potensi makna simbolik dari aksesori yang mereka pakai.
Fashion yang dulu hanya dianggap sebagai ekspresi gaya, kini bisa menjadi isu sensitif yang menimbulkan debat panjang.
Pada akhirnya, insiden ini menjadi pengingat bahwa di era keterbukaan digital dan fanbase global, setiap detail kecil bisa berdampak besar.
Baik idol maupun penggemar dituntut untuk lebih bijak menyikapi situasi seperti ini agar tidak terjebak dalam konflik yang sebenarnya bisa dihindari.
Ingin baca berita Kpop Chart lebih mudah dan nyaman? klik di sini untuk pengguna android dan iOS!





Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.