Comeback dengan Koreografi Kontroversial, Apakah Kepergian Lee Hae In Mempengaruhi Identitas KISS OF LIFE?

KISS OF LIFE Menarik Perhatian Netizen Dengan Koreografi yang Kontroversial. Apakah Ini Memiliki Hubungan Dengan Kepergian Lee Hae?
KPOPCHART.NET - KISS OF LIFE baru saja melaksanakan comeback pada 9 Juni lalu dengan lagu “Lips Hips Kiss”, namun tariannya menimbulkan reaksi keras.
Reaksi tersebut timbul dikarenakan tarian yang sugestif, dimana para anggota terlihat menarik tali atasan tanpa lengan mereka. Sebuah gerakan yang ditafsirkan sebagai gerakan menarik tali celana dalam.
Selain itu, koreonya melibatkan gerakan menjentikkan atau menekan bagian tubuh tertentu, diikuti dengan memegang atau menggoyangkan tali atasan mereka.
Mengingat pakaian mereka yang tanpa lengan, gerakan tersebut telah memicu kritik karena terlalu bersifat sensual. Bahkan beberapa penggemar menyuarakan ketidaknyamanan ketika mendengarkan lagu tersebut.
Kritik dan seruan protes ini sebenarnya bukanlah pertama kali yang diterima oleh Julie dan kawan-kawan. Sebelumnya, mereka pernah menghadapi kritik untuk lagu mereka yang dirilis pada 2024 silam, “Sticky”.
Pada lagu “Sticky”, koreografinya menimbulkan kontroversi dikarenakan berpusat pada pinggul dan teknik pengambilan gambar yang berkesan seksual.
Meskipun lagu tersebut mengantarkan KISS OF LIFE pada kesuksesan secara komersial, beberapa orang kini mempertanyakan, apakah grup tersebut sengaja mengandalkan hal yang serupa untuk meniru kesuksesan itu.
Baca Juga: ADOR Buka Audisi Global Boy Group 2025, Peluang Emas untuk Bakat Pria Kelahiran 2006 ke Atas!
Sebenarnya, yang membuat comeback ini begitu sensitif karena perilisan pertama KISS OF LIFE tanpa Lee Hae In, mantan direktur utama mereka.
Lee Hae In adalah sosok yang penting dalam terbentuknya identitas asli KISS OF LIFE melalui perencanaan konsep dan juga produksi musik.
Dengan pemberitaan dirinya yang mengundurkan diri, fans sudah merasa cemas apakah grup tersebut tetap dapat mempertahankan karakter uniknya atau tidak.
Fans menyadari bahwa para anggota memiliki bakat dan visual yang tidak main-main, namun sangat disayangkan karena justru elemen yang provokatif lah yang lebih ditonjolkan daripada kualitas musik mereka.
Bahkan beberapa mengaitkan kesalahan tersebut dengan ketidakhadiran Lee Hae In dengan sebuah pernyataan bahwa sebenarnya para anggota sudah luar biasa, namun mengapa harus terus memaksakan ke arah ‘itu’.
Dengan banyaknya persepsi publik yang beragam dan dipertaruhkan, sudah saatnya KISS OF LIFE dan manajemen mereka untuk merenungkan kembali identitas grup tersebut.
Daripada mengejar perhatian yang bersifat sesaat, membangun branding yang berbeda dan konsisten, dapat menjadi kunci kesuksesan untuk grup yang dapat bertahan lama.
Ingin baca berita Kpop Chart lebih mudah dan nyaman? klik di sini untuk pengguna android dan iOS!






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.