← Kembali ke Blog
Insider TradingYG PlusHYBESaham

HYBE Tanggapi Kantornya Digeledah Jaksa: Kami Hanya Bantu Penyelidikan Mantan Staf

Risma Evrylianti · May 30, 2025
HYBE Tanggapi Kantornya Digeledah Jaksa: Kami Hanya Bantu Penyelidikan Mantan Staf

HYBE tanggapi penggeledahan kantor oleh jaksa, tegaskan hanya bantu penyelidikan mantan staf soal kasus saham


KPOPCHART.NET - Perusahaan hiburan raksasa Korea Selatan, HYBE, akhirnya angkat suara terkait penggeledahan yang dilakukan pihak kejaksaan terhadap kantor pusat mereka. 

Penggeledahan ini menjadi sorotan publik setelah dilaporkan terjadi dalam rangka penyelidikan atas dugaan pelanggaran hukum oleh seorang mantan pegawai.

Dalam pernyataan resminya, HYBE menegaskan bahwa mereka hanya memberikan bantuan dengan menyediakan dokumen yang diminta oleh aparat penegak hukum.

Baca Juga: HYBE CINE FEST akan Diadakan di Asia, Penggemar Dapat Menikmati Berbagai Konser dari Bioskop

Kasus ini berawal dari dugaan bahwa mantan pegawai HYBE, yang diidentifikasi sebagai A, memanfaatkan informasi internal yang belum dipublikasikan untuk membeli saham YG Plus.

Informasi yang dimaksud berkaitan dengan rencana investasi HYBE di YG Plus pada Januari 2021.

Dengan informasi tersebut, A diduga memperoleh keuntungan ilegal sebesar 240 juta Won atau sekitar Rp2,8 miliar.

Baca Juga: Saham HYBE Turun 2.5 Persen, Usai Bang Si Hyuk Diselidiki atas Dugaan Transaksi Ilegal Jelang IPO

Hal ini membuat kejaksaan melakukan penggeledahan sebagai bagian dari penyelidikan dugaan insider trading.

Tak hanya kejaksaan, Unit Kejahatan Finansial dari Kepolisian Metropolitan Seoul juga turut mengajukan surat perintah penggeledahan atas HYBE sehari sebelumnya.

Artinya, lembaga penegak hukum kini tengah menyoroti aktivitas internal perusahaan secara menyeluruh, terutama dalam hal transaksi keuangan dan potensi pelanggaran hukum yang dilakukan oleh individu di dalamnya.

Baca Juga: Buka Anak Perusahaan di China, HYBE Pilih Fokus Dorong Aktivitas Para Artis daripada Debut Grup Baru

Selain kasus sang mantan pegawai, nama Chairman HYBE, Bang Si Hyuk, juga ikut terseret dalam penyelidikan terpisah.

Bang diduga pernah menyembunyikan rencana penawaran saham perdana (IPO) HYBE dari para pemegang saham saat perusahaan bersiap untuk go public pada 2019.

Dugaan tersebut kini menjadi bagian dari penyelidikan terpisah yang dilakukan oleh kepolisian dan juga dalam pantauan Otoritas Jasa Keuangan Korea Selatan (FSS).

Baca Juga: Bang Si Hyuk Terancam Penjara Seumur Hidup, FSS Temukan Dugaan Penipuan IPO HYBE Senilai 400 Miliar KRW

Menanggapi berbagai tudingan dan proses hukum yang sedang berlangsung, HYBE menyatakan komitmennya untuk sepenuhnya bekerja sama dengan pihak berwenang.

Mereka juga menegaskan bahwa perusahaan tidak terlibat secara langsung dalam tindakan ilegal yang dilakukan individu tertentu.

Meski demikian, kasus ini menjadi ujian besar bagi citra dan transparansi manajemen HYBE di mata publik dan investor.

Ingin baca berita Kpop Chart lebih mudah dan nyaman? klik di sini untuk pengguna android dan iOS!

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan