← Kembali ke Blog
HYBEBig Hit EntertainmentBang Si Hyuk

Bang Si Hyuk Terancam Penjara Seumur Hidup, FSS Temukan Dugaan Penipuan IPO HYBE Senilai 400 Miliar KRW

Michelle Dewi Oktaviona · May 28, 2025
Bang Si Hyuk Terancam Penjara Seumur Hidup, FSS Temukan Dugaan Penipuan IPO HYBE Senilai 400 Miliar KRW

Ketua HYBE, Bang Si Hyuk, diselidiki karena dugaan transaksi curang IPO. Kerugian capai 400 miliar KRW, ancaman hukuman seumur hidup.


KPOPCHART.NET - Otoritas Jasa Keuangan Korea Selatan atau Financial Supervisory Service (FSS) tengah bersiap mengajukan penyelidikan pidana terhadap ketua HYBE, Bang Si Hyuk, atas dugaan transaksi sekuritas curang.

Kasus ini melibatkan kesepakatan senilai 400 miliar KRW (sekitar 4,4 triliun rupiah) yang berpotensi membawanya pada hukuman penjara seumur hidup berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal Korea Selatan.

Menurut sumber industri, Divisi Investigasi 2 FSS telah mengumpulkan bukti bahwa pada tahun 2019, Bang Si Hyuk menyampaikan informasi menyesatkan kepada para investor HYBE.

Ia menyatakan bahwa perusahaan tidak memiliki rencana untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO).

Berdasarkan informasi itu, para investor awal menjual saham mereka kepada dana ekuitas swasta (private equity fund/PEF) yang dibentuk oleh rekan Bang Si Hyuk.

Baca Juga: Bang Si Hyuk Memposting Foto Kebersamaannya dengan Member Seventeen Memicu Berbagai Reaksi dari Netizen

Namun, pada saat yang sama, HYBE ternyata tengah mempersiapkan IPO secara aktif.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menunjuk auditor resmi, yakni EY Hanyoung, yang merupakan prosedur wajib dalam proses go public.

FSS menilai tindakan ini memenuhi unsur perdagangan curang dan tidak adil di pasar modal.

Diduga, Bang Si Hyuk memiliki perjanjian pembagian keuntungan dengan dana ekuitas swasta tersebut, di mana ia memperoleh sekitar 30 persen dari keuntungan investasi.

Total keuntungan yang diperolehnya dari kesepakatan ini mencapai angka yang signifikan.

Baca Juga: Bang Si Hyuk dan Empat Eksekutif HYBE Terpilih Sebagai 2025 Billboard Global Power Players, HYBE Pamer Pengaruh Global

Fakta penting lainnya adalah bahwa kesepakatan pembagian keuntungan ini tidak dicantumkan dalam dokumen resmi IPO HYBE.

FSS berencana menyelesaikan penyelidikan ini dalam waktu dekat dan akan mengajukan pemberitahuan resmi kepada kejaksaan melalui jalur cepat.

Di sisi lain, Unit Investigasi Kejahatan Keuangan dari Kepolisian Metropolitan Seoul juga sedang melakukan penyelidikan terpisah terhadap kasus ini.

Seorang juru bicara dari HYBE menyatakan bahwa semua transaksi tersebut telah ditinjau oleh penasihat hukum dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Namun, penyelidikan ini berkembang pesat setelah laporan media enam bulan lalu mempertanyakan kemungkinan pelanggaran dalam proses IPO HYBE.

Baca Juga: Kasus Manipulasi Saham SM, Pengadilan Panggil Ketua HYBE Bang Si Hyuk sebagai Saksi

Awalnya, penyelidikan ini diklasifikasikan sebagai pelanggaran keterbukaan informasi, namun kemudian dialihkan ke divisi lain FSS dan kini berfokus pada praktik perdagangan curang.

Bukti yang diamankan menunjukkan bahwa HYBE secara aktif menyiapkan IPO saat menyatakan sebaliknya kepada investor.

Pada tahun 2020, menjelang IPO HYBE (saat itu masih bernama BigHit Entertainment), Bang Si Hyuk menandatangani perjanjian dengan STIC Investment, Easton Equity Partners (Easton PE), dan New Main Equity.

Perjanjian tersebut mencakup hak bagi Bang Si Hyuk untuk memperoleh 30 persen dari keuntungan penjualan saham pasca-IPO, serta klausul pembelian kembali jika IPO gagal.

Baca Juga: HYBE Menjual Semua Sahamnya di SM ke Tencent Music Entertainment China

STIC Investment, Easton PE, dan New Main Equity diketahui membeli saham HYBE dari investor awal seperti LB Investment dan AlpenRoute Asset Management antara 2018 hingga 2019.

Para investor awal sebelumnya bahkan telah mendorong HYBE untuk mempercepat proses IPO, namun menerima pernyataan dari Bang Si Hyuk dan jajaran manajemen bahwa listing belum memungkinkan saat itu.

Penyelidik kini telah mengantongi bukti bahwa HYBE sebenarnya aktif mempersiapkan IPO melalui pertemuan internal dan dokumen resmi, memperkuat dugaan adanya kesengajaan dalam menyesatkan para pemegang saham awal.

Ingin baca berita Kpop Chart lebih mudah dan nyaman? klik di sini untuk pengguna android dan iOS!

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan