Rapper San E Dilaporkan Artis Sendiri karena Dugaan Pembobolan Rumah dan Penghilangan Barang

San E kembali tersandung kasus hukum. Kali ini ia dilaporkan oleh artis agensinya sendiri atas dugaan pelanggaran serius.
KPOPCHART.NET - Rapper Korea Selatan San E kembali menghadapi masalah hukum setelah dilaporkan oleh artisnya sendiri atas dugaan pelanggaran serius, termasuk pembobolan tempat tinggal.
Menurut laporan eksklusif dari Xports News pada 12 Mei, artis asal Tiongkok bernama Leta yang berada di bawah naungan agensi FameUs Entertainment telah melaporkan San E dan seorang staf agensi bermarga Jeong ke pihak kepolisian.
Laporan menyebutkan bahwa mereka dilaporkan atas dugaan masuk secara ilegal ke tempat tinggal bersama dan menyembunyikan barang milik Leta tanpa izin.
FameUs Entertainment sendiri merupakan label hip-hop yang didirikan oleh San E.
Kejadian ini terjadi ketika Leta sedang berada di Tiongkok karena masa berlaku visanya telah habis.
Baca Juga: Ditahan Karena Terlibat dalam Kasus Penyerangan Pejalan Kaki, Rapper San E Sampaikan Permintaan Maaf
Dalam periode tersebut, San E diduga memerintahkan Jeong dan pihak lain untuk masuk ke rumah tempat tinggal Leta dan memindahkan atau membuang barang-barang pribadi miliknya tanpa izin.
Leta menyatakan bahwa dirinya tidak pernah memberikan kode akses pintu rumah kepada siapapun, dan tindakan tersebut dilakukan sepenuhnya tanpa persetujuan darinya.
Ia menuduh San E dan Jeong melakukan pelanggaran atas masuk tanpa izin dan penghilangan barang milik pribadi.
Kasus ini menambah daftar kontroversi yang melibatkan San E. Tahun lalu, tepatnya pada 28 Juli, San E sempat tersandung kasus hukum lainnya.
Ia diduga melakukan kekerasan menggunakan ponsel terhadap seorang pejalan kaki bernama B di sebuah taman di Mapo-gu, Seoul, karena masalah sepele terkait cara membawa sepeda.
Baca Juga: Rapper San E Ditahan, Polisi Mulai Penyelidikan Formal Atas Tuduhan Penyerangan Pejalan Kaki
Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka robek di sekitar mata dan kerusakan pada gigi.
Ayah San E, yang juga berada di lokasi, turut diperiksa polisi karena diduga ikut melakukan kekerasan terhadap korban dan temannya.
Namun, karena kejadian tersebut dikategorikan sebagai kekerasan dua arah, dan korban menyatakan tidak ingin menuntut lebih lanjut, kasus tersebut diselesaikan berdasarkan ketentuan hukum yang memperbolehkan penyelesaian tanpa penuntutan.
Meski begitu, karena hasil visum mengonfirmasi adanya luka serius, San E tetap diserahkan ke kejaksaan pada Januari tahun ini atas tuduhan penganiayaan berat tanpa penahanan.
Ia pun menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui kuasa hukumnya dan menyatakan ingin bertemu langsung dengan korban untuk meminta maaf secara pribadi.
Baca Juga: Melawan Sinusitis, Rapper San E Meminta Fans Berhenti Mengiriminya DM Demi Mendapatkan Uang
Pihak firma hukum yang mewakili San E juga mengungkapkan bahwa mereka akan bekerja sama sepenuhnya dalam proses hukum dan berusaha memulihkan kerugian korban secepatnya.
Pada akhirnya, Kejaksaan Distrik Barat Seoul memutuskan memberikan penangguhan penuntutan pada Maret lalu, dan kasus tersebut pun ditutup.
Namun belum lama setelah kasus itu selesai, San E kembali dilaporkan ke polisi, kali ini atas dugaan pembobolan rumah dan penghilangan barang pribadi.
San E dan Jeong dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan polisi pada bulan Juni mendatang.
Baca Juga: San E Kritik Media Lewat Lagu Baru 'Trash Journalist'
Hingga saat ini, San E belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan terbaru tersebut.
Ingin baca berita Kpop Chart lebih mudah dan nyaman? klik di sini untuk pengguna android dan iOS!






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.