← Kembali ke Blog
KritikSM Entertainmentsubscribers YouTubePANN

SM Entertainment Kembali Hadapi Kritik, Knetz Debat Soal Strategi Kuno dan Jangkauan Global: Apakah Mereka Masih Punya Fans Internasional?

Berlianda Satuadi Marteau · May 11, 2025
SM Entertainment Kembali Hadapi Kritik, Knetz Debat Soal Strategi Kuno dan Jangkauan Global: Apakah Mereka Masih Punya Fans Internasional?

Sebuah postingan Pann yang bandingkan subscriber YouTube sejumlah grup KPop terkenal jadi memicu perdebatan daya tarik internasional SM Ent.


KPOPCHART.NET - Sebuah unggahan baru-baru ini di forum online Korea Pann berjudul "SM Benar-benar Tidak Punya Penggemar Internasional Lagi, Huh." menjadi viral, memicu reaksi keras tentang menurunnya daya tarik internasional dari SM Entertainment.

Postingan tersebut yang mencakup perbandingan lansung jumlah subscribers YouTube di antara grup K-Pop membuat pertanyaan pengaruh SM saat ini di luar Korea.

Baca Juga: Idola Pria Secantik Bunga, V BTS Kembali Meraih Kemenangan dalam Pemungutan Suara ini!

Konten Postingan Asli
Perbandingan subscribers YouTube dirinci sebagai berikut:

BLACKPINK: 96,5 juta
BABYMONSTER: 9,17 juta
TREASURE: 7,78 juta
Stray Kids: 20 juta
TWICE: 18,1 juta
ITZY: 9,53 juta
NMIXX: 3,37 juta
aespa: 7,18 juta
RIIZE: 1,74 juta
NCT WISH: 820 ribu

Terkait jumlah subsribers YouTube saat ini dari beberapa grup besutan SM Entertainment, netizen turut berkomentar, "Apa ini, semuanya sangat mengecewakan. aespa sukses di luar negeri, jadi kupikir mereka setidaknya bisa bertahan, tidak menyangka akan serendah ini."

Baca Juga: Viral di Luar Negeri! Tren Kim Seon Ho Smile Challenge Bahkan Sudah Sampai Ke Penyanyi Supernatural

Netizen lain juga berkomentar, "Saya baru menjadi penggemar artis SM tahun lalu."

Banyak netizen yang menuding penurunan kemampuan vokal secara langsung, penggunaan lip-sync yang berlebihan, dan arahan kreatif yang stagnan atau tidak berkembang sebagai alasan memudarnya daya tarik internasional dari perusahaan tersebut.

Sementara beberapa netizen mengakui kekuatan SM yang berkelanjutan di pasar domestik, sentimen keseluruhan cenderung sangat kritis dengan para penggemar menyerukan penemuan kembali strategi perusahaan.

Komentar Knetizen di forum Pann:

 

"Itu tidak bisa dihindari. Penggemar di luar negeri sangat peduli dengan vokal live, tetapi idola SM jarang tampil live. Mereka hanya mengikuti apapun yang dikatakan perusahaan seperti boneka. Citra seperti itu tidak berlaku selama bertahun-tahun."

"Anda tidak dapat mendominasi komunitas global atau menjadi viral tanpa bakat yang sesungguhnya. Yang sulit adalah tanpa keterampilan yang sesungguhnya."

"Sejujurnya, keterampilan SM dalam tampil langsung tidak seperti dulu lagi. Mereka terlalu sering melakukan lip-sync, dan konsep mereka tidak lagi segar. Perusahaan tersebut merasa terjebak di masa lalu. Namun, mereka masih membanggakan diri sebagai pemimpin industri, rasanya mereka terjebak dalam gelembung mereka sendiri."

"Mereka selalu melakukan lip-sync, dan penampilan mereka tidak menarik."

"Tetap saja, mari kita bersikap realistis, SM telah menguasai pasar domestik selama beberapa dekade. Grup mereka selalu berada di peringkat teratas dalam daftar yang paling banyak dibicarakan di Korea."

Baca Juga: Ju Yeon Woo dari Study Group Siap Menyapa Fans Indonesia di Fan Event My Youth My Yeon WOO Secara Gratis!

Postingan di forum tersebut telah menghidupkan kembali kritik lama bahwa SM yang pernah dianggap sebagai pusat kreativitas, belum berkembang seiring dengan perubahan ekspektasi penonton K-Pop global, terutama seputar keaslian, kualitas penampilan, dan keterlibatan.

Dapat diamati melalui agensi yang lebih baru menghasilkan idola dengan keterampilan live yang lebih baik dan konsep yang lebih segar, tekanan pada SM untuk mengubah strateginya tampak lebih besar dari sebelumnya.

Ingin baca berita Kpop Chart lebih mudah dan nyaman? klik di sini untuk pengguna android dan iOS!

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan