Dulu Diremehkan, Kini Diincar Banyak Mata: Kisah Tiopilus Membangun Vantera dari Nol Sebelum Usia 30

Kisah Tiopilus membangun Vantera dari nol di usia 21, kini jadi brand lokal favorit berkat konsistensi dan Shopee.
KPOPCHART.NET - Di tengah ketatnya persaingan industri fesyen dan alas kaki, Vantera hadir sebagai angin segar di ranah brand lokal yang sukses mencuri perhatian, khususnya di kalangan anak muda. Di balik pertumbuhannya yang pesat, ada kisah inspiratif dari Tiopilus, pemuda berusia 21 tahun yang memulai semuanya hanya berbekal tekad, keberanian untuk terus belajar, dan semangat pantang menyerah.
Meski sempat diragukan karena usianya yang masih sangat muda, Tiopilus tak gentar membuktikan bahwa usia hanyalah angka—dan dengan visi yang jelas serta kerja keras, siapa pun bisa menciptakan sesuatu yang berdampak besar. Bersama Shopee, Vantera berkembang bukan hanya sebagai bisnis, tetapi juga sebagai simbol semangat generasi muda yang berani melawan arus dan membangun masa depan dari nol.
Tiopilus, Owner Vantera mengatakan, “Gagasan untuk mendirikan Vantera muncul saat saya baru lulus kuliah di usia 21 tahun. Waktu itu masih masa pandemi COVID-19, dan mencari pekerjaan sebagai fresh graduate terasa sangat sulit. Apalagi waktu itu saya juga mengalami cedera yang membuat semakin sulit untuk mendapat panggilan pekerjaan. Di tengah hari-hari saya menunggu panggilan kerja, saya mulai berpikir dibandingkan hanya terus menunggu mungkin ini saatnya mencoba usaha sendiri. Kebetulan saya punya kenalan di bidang konveksi, jadi saya memutuskan untuk mulai memproduksi sandal pria dan meluncurkan bisnis Vantera ini.”
Baca Juga: Belanja Sekarang, Bayar Nanti Tanpa Bunga dengan Promo Cicilan Nol Persen dari SPayLater
Belajar Sambil Berjalan, Shopee Jadi Titik Awal Vantera Masuk Pasar Brand Lokal
Sejak awal, Vantera dibangun mulai dari mimpi sederhana yaitu terus bergerak maju di tengah keterbatasan. Tanpa ekspektasi tinggi, bisnis ini dimulai dari skala kecil dan proses yang serba mandiri, mulai dari mencari konveksi yang cocok, belajar memahami bahan, hingga mengurus produksi sendiri. “Saya benar-benar belajar semuanya secara otodidak sambil menjalankan bisnis ini. Dunia footwear sebelumnya bukan sesuatu yang saya pahami betul. Tapi saya yakin, kalau terus konsisten dan mau belajar, pasti akan ada hasilnya,” tambah Tiopilus.
Setelah melalui riset yang matang dan memastikan setiap detail produk memiliki kualitas yang tepat, lahirlah Vantera sebagai brand sandal pria dengan karakter desain yang simpel, berkualitas, dan sesuai gaya hidup anak muda. Shopee menjadi titik awal Vantera muncul di tengah masyarakat luas sebagai pilihan sepatu lokal yang berkualitas pada tahun 2022.
Tiopilus menyampaikan, “Sebagai pengusaha muda, saya sering dipandang sebelah mata, apalagi saat harus bekerja sama dengan orang-orang yang jauh lebih berpengalaman. Tapi justru itu yang memacu saya untuk terus konsisten dan membuktikan kualitas produk Vantera. Akhirnya, waktu dan hasil kerja yang akhirnya menjawab semuanya. Bergabung bersama Shopee menjadi langkah yang tepat untuk saya bisa memulai bisnis ini dengan mudah dan menjangkau target market yang sesuai. Lewat Shopee, saya juga bisa menunjukkan bahwa brand ini punya nilai dan kualitas yang tidak kalah dengan brand besar lainnya, dan dari situlah kepercayaan mulai tumbuh.”
Baca Juga: Sepatu Lari Lokal Berkualitas, GUMI Sport Resmi Tersedia di Shopee Mall
Kiat Vantera Menembus Kesuksesan Bersama Shopee
Melangkah maju bersama Shopee sejak awal membuat Vantera semakin berkembang hingga berhasil menjalankanoperasional produksi secara mandiri di pabrik mereka di Tangerang. Didukung oleh lebih dari 40 tenaga muda lokal yang kreatif, Vantera juga aktif memanfaatkan fitur Shopee, seperti Shopee Live dan Shopee Affiliate untuk memperkuat strategi pemasaran digital mereka. Saat ini, Vantera secara konsisten menjalankan sesi live streaming setiap hari dari pukul 9 pagi hingga 5 sore. Ini menjadi upaya interaktif yang tidak hanya membangun kedekatan dengan konsumen, tetapi juga terbukti efektif dan menyumbang hingga 25% dari total penjualan setiap bulannya.
Fitur dan kampanye dari Shopee ini telah membuka ruang interaksi yang lebih dekat dengan konsumen, membangun loyalitas, dan memperkuat posisi Vantera sebagai brand lokal yang tak bisa dipandang sebelah mata. Dengan strategi pemasaran ini, Vantera berhasil memperluas jangkauan bisnis mereka, termasuk peningkatan penjualan hingga 5 kali lipat di kampanye Shopee Big Ramadan Sale tahun ini.
Dalam membangun Vantera, ia berusaha memahami benar selera dan kebutuhan konsumennya, yaitu anak muda yang tidak hanya mencari desain menarik, tetapi juga produk yang fungsional dan tahan lama. Meski terbilang baru di industri, Vantera berani tampil dengan karakter dan identitas mereka sendiri. Salah satu ciri khas yang menjadi nilai lebih adalah perhatian pada detail, mulai dari desain khusus di bagian sol hingga pemilihan bahan dari pabrik lokal yang dikerjakan oleh tangan-tangan muda berbakat. Lokasi produksi pun menjelma menjadi pusat kreativitas sekaligus rumah bagi tim kecil Vantera yang terus berkembang.
Memasuki tahun ke-3, Vantera tidak berhenti berinovasi di sandal pria saja. Langkah ekspansi mulai diarahkan ke produk lainnya yang menjadi incaran para konsumen pria, seperti sepatu dan tas. “Saya ingin Vantera tidak hanya menjadi sebuah brand saja. Saya ingin Vantera bisa jadi ruang belajar, berkembang, dan berkontribusi yang inspiratif bagi banyak orang, terutama anak-anak muda yang sedang mencari arah,” tutup Tiopilus dengan penuh keyakinan.
Kini memasuki tahun ketiganya, Vantera terus berinovasi dan memperluas lini produk, tak lagi terbatas pada sandal pria, tetapi juga merambah ke sepatu dan tas yang sesuai kebutuhan konsumen pria masa kini. Lebih dari sekadar brand, Vantera tumbuh menjadi ruang untuk belajar, berkembang, dan berkontribusi—sebuah ekosistem kreatif yang dibangun dari semangat muda dan kolaborasi erat.
“Saya ingin Vantera menjadi lebih dari sekadar nama di pasar. Saya ingin ini menjadi tempat yang menginspirasi anak muda untuk berani melangkah, menemukan jati diri, dan menciptakan sesuatu yang berarti,” tutup Tiopilus dengan penuh keyakinan. Melalui inisiatif seperti Shopee Pilih Lokal, Shopee terus memperkuat komitmennya mendukung pertumbuhan UMKM dan brand lokal agar mampu bersaing dan bersinar di negeri sendiri.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.