Setelah Dikecam Fans, Mecimapro Akhirnya Rilis Permintaan Maaf Usai Kekacauan Konser DAY6 di Jakarta

Mecimapro selaku promotor konser DAY6 Forever Young di Jakarta akhirnya merilis permintaan maaf usai kekacauan yang terjadi.
KPOPCHART.NET - Konser DAY6 Forever Young di Jakarta pada 3 Mei 2025 berubah jadi momen yang penuh kekecewaan bagi ribuan My Day.
Alih-alih menjadi perayaan musik yang ditunggu-tunggu, konser ini justru diwarnai sederet masalah teknis dan ketidaknyamanan sejak awal penjualan tiket.
Kekecewaan penggemar semakin memuncak ketika Mecimapro, selaku promotor, lama bungkam tanpa memberikan klarifikasi resmi di tengah banyaknya kritik yang bermunculan.
Baca Juga: DAY6 Siap Rilis Teaser MV Maybe Tomorrow, Jadwal Tayang Single Digital Terungkap!
Namun pada 7 Mei 2025, Mecimapro akhirnya merilis permintaan maaf tertulis yang ditujukan kepada penonton, member DAY6, hingga pihak agensi JYP Entertainment.
Dalam surat tersebut, mereka mengakui bahwa pengalaman konser DAY6 Jakarta 2025 tidak memenuhi standar kenyamanan dan profesionalitas yang semestinya.
Baca Juga: DAY6 Ungkap Foto Konsep Bertema Mimpi untuk Single Digital Maybe Tomorrow!
Mecimapro menyatakan bertanggung jawab penuh atas kekacauan yang terjadi dan menyampaikan rasa sesal mendalam atas ketidaknyamanan yang dialami penggemar.
Pihak promotor juga mengungkap bahwa mereka telah berdiskusi dengan Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI) dan kementerian terkait untuk mengevaluasi kejadian tersebut secara menyeluruh.
Salah satu isu terbesar yang disorot fans adalah sistem penjualan tiket pre-sale MCP Membership yang error, website yang crash, dan sistem refund yang rumit serta tidak transparan.
Baca Juga: JYP Minta Maaf atas Kekacauan Konser DAY6 di Jakarta: Sorakan Fans Ditujukan ke Promotor
Beberapa penggemar bahkan baru menerima pengembalian dana H-1 konser, sementara hingga kini masih ada pemilik tiket yang belum menerima refund penuh.
Selain itu, pemindahan mendadak venue konser dari Jakarta International Stadium ke GBK Madya juga memicu polemik di kalangan penggemar.
Kondisi di venue pun turut menjadi sorotan, seperti minimnya petunjuk lokasi, antrean panjang, area holding yang becek saat hujan, hingga keterlambatan untuk memasuki lokasi konser.
Banyak penggemar mengeluhkan posisi menonton yang tidak sesuai dengan harga tiket, buruknya kualitas audio, serta akses air minum dan toilet yang sangat terbatas.
Bahkan, beberapa penonton melaporkan kejadian tidak menyenangkan seperti terpeleset di area basah dan intimidasi langsung dari pihak promotor saat konser berlangsung.
Menanggapi desakan dari komunitas My Day Berserikat dan publik, Mecimapro menyampaikan bahwa mereka akan mengevaluasi secara menyeluruh semua aspek acara.
Mereka juga menyampaikan rasa terima kasih kepada My Day yang telah memberikan kritik dan tetap memberi ruang untuk perbaikan.
Melalui pernyataan itu, promotor menjanjikan langkah-langkah perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang di konser mereka yang akan datang.
Meski begitu, banyak penggemar menilai permintaan maaf ini belum cukup dan masih menanti tindakan nyata, terutama dalam bentuk refund tiket konser DAY6 yang transparan dan tuntas.
Isu ini pun semakin memperkuat desakan publik terhadap adanya reformasi di industri promotor konser Indonesia, termasuk tuntutan transparansi dari pihak penyelenggara.
Kini, kepercayaan fans pada Mecimapro berada di titik terendah dan publik menanti janji evaluasi mereka dibuktikan dengan tindakan konkret, bukan sekadar kata-kata.
Ingin baca berita Kpop Chart lebih mudah dan nyaman? klik di sini untuk pengguna android dan iOS!






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.