Heboh! Produser Parasite Gandeng Studio Indonesia untuk Remake Film yang Gak Disangka-Sangka!
Produser Parasite gandeng Imajinari untuk remake film Indonesia Agak Laen, sekuelnya yang akan datang, dan Tinggal Meninggal.
KPOPCHART.NET - Barunson E&A, rumah produksi ternama asal Korea Selatan yang sukses lewat film peraih Oscar "Parasite" karya Bong Joon Ho, resmi menjalin kerja sama internasional dengan rumah produksi Indonesia, Imajinari.
Kerja sama ini menjadikan Barunson sebagai pemegang hak remake internasional untuk tiga film unggulan Imajinari yang mencuri perhatian publik Indonesia.
Tiga film tersebut mencakup dua karya horor-komedi "Agak Laen" dan sekuelnya yang akan datang, dan satu komedi gelap "Tinggal Meninggal" yang kini tengah jadi perbincangan hangat di media sosial.
Baca Juga: Pencapaian Exhuma Telah Lampaui Parasite di Indonesia dan Tayang di Lebih dari 133 Negara
Langkah ini memperkuat posisi Barunson E&A dalam industri film Asia Tenggara yang terus berkembang dan membuka peluang besar bagi film Indonesia untuk go internasional.
Imajinari sendiri merupakan studio muda yang dibentuk pada 2021 oleh Ernest Prakasa dan Dipa Andika di bawah naungan Hahaha Corp.
Studio ini langsung mencuri perhatian lewat debut film “Ngeri-Ngeri Sedap” yang sukses meraih 2,8 juta penonton dan masuk jajaran film lokal terlaris tahun 2022.
Kesuksesan Imajinari berlanjut di tahun 2024 lewat "Agak Laen", film adaptasi dari podcast populer yang menjadi horor-komedi tersukses sepanjang sejarah perfilman Indonesia dengan lebih dari 9,1 juta penonton.
Sebagai tindak lanjut, sekuel "Agak Laen 2" dijadwalkan rilis pada akhir tahun 2025 dengan sutradara yang sama, Muhadkly Acho.
Sebelum itu, Imajinari akan merilis "Tinggal Meninggal" pada Agustus 2025, sebuah film komedi gelap yang kini tengah dalam tahap pascaproduksi.
Film ini mengangkat kisah pria kesepian bernama Gema yang terjebak dalam kebohongan demi menarik perhatian rekan kerja, dan berujung pada kekacauan tak terduga.
Barunson E&A menilai Imajinari sebagai studio dengan kekuatan bercerita yang kuat dan perspektif segar yang menarik bagi penonton global.
CEO Barunson E&A, Yoonhee Choi, menyebut Imajinari sebagai studio yang piawai mengangkat kisah-kisah unik dan menyentuh, namun tetap segar serta menghibur bagi penonton global.
Barunson E&A sendiri bukan nama baru dalam kerja sama perfilman Indonesia, sebelumnya mereka sudah terlibat dalam beberapa proyek film Indonesia seperti “13 Bombs” (Visinema Pictures), “Respati” (Base Entertainment), dan “Rangga & Cinta” garapan sutradara kawakan Riri Riza bersama Miles Films.
Keputusan Barunson untuk memegang hak remake "Agak Laen" dan "Tinggal Meninggal" memperkuat posisinya dalam pasar film Asia Tenggara yang sedang berkembang.
Kolaborasi ini membuka babak baru bagi Imajinari untuk membawa karya orisinalnya menembus pasar global melalui remake Korea yang berkualitas tinggi.
Nah, kalau film "Agak Laen" dan "Tinggal Meninggal" benar-benar dibuat versi Korea-nya, menurutmu siapa aktor Korea yang cocok memerankan karakternya?
Ingin baca berita Kpop Chart lebih mudah dan nyaman? klik di sini untuk pengguna android dan iOS!






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.