← Kembali ke Blog
BTSJiminmanipulasiStreaming

Dugaan Manipulasi dan Penggunaan Bot: Single Solo Jimin BTS Who Kehilangan Ratusan Juta Streaming di Spotify

Alieftya Zahra Bustomi · May 4, 2025
Dugaan Manipulasi dan Penggunaan Bot: Single Solo Jimin BTS Who Kehilangan Ratusan Juta Streaming di Spotify

Dugaan manipulasi streaming single Jimin BTS Who di Spotify gegerkan netizen! Kehilangan 175 juta streaming picu tuduhan penggunaan bot


KPOPCHART.NET- Jimin BTS kini menjadi sorotan tajam setelah singel solonya yang dirilis pada tahun 2024, "Who", dilaporkan kehilangan lebih dari 175 juta streaming di platform musik raksasa, Spotify.

Jumlah penurunan yang fantastis ini sontak memicu gelombang diskusi dan spekulasi di kalangan penggemar KPop dan netizen, bahkan disebut-sebut sebagai yang pertama dalam sejarah platform streaming tersebut.

Kabar mengejutkan ini pertama kali mencuat melalui sebuah postingan viral di situs komunitas online Korea Selatan, TheQoo, yang kemudian dengan cepat menyebar luas di platform media sosial X.

Dalam postingan tersebut diklaim bahwa "Who" menjadi lagu pertama di Spotify yang mengalami pengurangan streaming dalam skala masif ini. Data yang dihimpun menunjukkan bahwa total penurunan streaming mencapai 175,8 juta antara tanggal 30 November 2024 dan 1 Mei 2025.

Baca Juga: Jimin BTS Disandingkan dengan Taylor Swift dalam Ajang Penghargaan Internasional AMAs. Simak Selengkapnya!

Lebih lanjut, data tersebut mengungkap bahwa penurunan streaming paling signifikan terjadi dalam kurun waktu satu bulan, yakni antara 31 Januari dan 1 Februari 2025, di mana lagu "Who" kehilangan lebih dari 52 juta streaming dalam semalam.

Penurunan drastis ini tentu saja menimbulkan banyak pertanyaan dan kecurigaan di benak para pendengar musik.

Berita viral mengenai hilangnya ratusan juta streaming ini secara tidak langsung menghidupkan kembali tuduhan lama yang beredar mengenai potensi penggelembungan atau manipulasi angka streaming lagu "Who" sejak awal perilisannya.

Beberapa waktu setelah "Who" berhasil mencatatkan berbagai rekor di Spotify, sejumlah netizen memang telah menyuarakan keraguan atas popularitas orisinal lagu tersebut. Mereka berpendapat bahwa angka streaming yang diraih tidak sejalan dengan minat publik yang mereka amati.

Meskipun hingga saat ini Spotify belum memberikan pernyataan resmi terkait anomali penurunan streaming yang dialami oleh lagu "Who", kejadian penurunan yang tiba-tiba dan berulang dalam skala yang begitu besar lazimnya memicu tanda bahaya dan investigasi internal.

Kini, mata publik tertuju pada Spotify untuk memberikan klarifikasi mengenai fenomena yang belum pernah terjadi sebelumnya ini.

Baca Juga: Perfect! Lagu Solo Jimin Telah Resmi Melampaui Jumlah Angka Fantastic di Billboard Japan

Gelombang penurunan streaming yang signifikan ini mendorong netizen untuk berspekulasi lebih jauh mengenai penyebabnya. Kecurigaan utama tertuju pada kemungkinan adanya praktik manipulasi streaming yang melibatkan penggunaan "streaming bot" atau sistem otomatis lainnya.

Praktik ini sering kali digunakan untuk meningkatkan angka putar lagu secara artifisial, sehingga memberikan kesan popularitas yang lebih tinggi dari yang sebenarnya.

Penggunaan bot dan praktik manipulatif lainnya merupakan pelanggaran terhadap kebijakan platform streaming seperti Spotify.

Jika terbukti benar, tindakan ini tidak hanya merugikan artis lain dan integritas tangga lagu, tetapi juga dapat berakibat pada sanksi yang diberikan oleh platform kepada pihak yang terlibat.

Berita mengenai hilangnya ratusan juta streaming lagu "Who" di Spotify juga menuai reaksi keras dari netizen Korea Selatan. Berbagai komentar dan opini membanjiri platform media sosial dan forum online.

Baca Juga: Ungkapan Terima kasih Jimin BTS Kepada Para Penggemar Melalui Sang Penata Rambut, Simak Cerita Selengkapnya!

Beberapa netizen mengungkapkan keterkejutan dan ketidakpercayaan mereka terhadap kabar ini. Berikut beberapa komentar yang berhasil dihimpun dari TheQoo:

"Apakah mereka benar-benar menggunakan bot dan streamingnya dikurangi?"
"Bukankah itu streaming, bukan bot?"
"Ugh, memalukan sekali lol"
"Apakah BTS benar-benar menggunakan bot?"
"Apa yang terjadi?"
"Sungguh memalukan… mereka masih melakukan ini?"
Komentar-komentar tersebut mencerminkan kekecewaan dan kekhawatiran netizen terhadap potensi dampak negatif dari dugaan manipulasi ini terhadap reputasi BTS secara keseluruhan. Sebagai salah satu grup musik terbesar di dunia, segala tindakan dan kontroversi yang melibatkan BTS tentu saja akan menjadi sorotan global.

Kehilangan ratusan juta streaming bagi sebuah lagu solo dari anggota grup sekelas BTS tentu saja memiliki implikasi yang signifikan. Selain mempengaruhi posisi lagu di tangga lagu Spotify dan potensi pendapatan dari streaming, kasus ini juga berpotensi merusak citra artis dan agensi yang menaunginya.

Saat ini, para penggemar dan pengamat industri musik tengah menunggu dengan cemas pernyataan resmi dari Spotify maupun pihak agensi Jimin BTS, HYBE LABELS. Klarifikasi yang transparan dan akuntabel diharapkan dapat menjawab berbagai pertanyaan dan spekulasi yang beredar di kalangan publik.

Ingin baca berita Kpop Chart lebih mudah dan nyaman? klik di sini untuk pengguna android dan iOS!

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan