← Kembali ke Blog
Queens HouseHam Eun JungT Ara

Drama Queens House Dikecam Keras Guru TK Korea Angkat Suara karena Merasa Dijadikan Stereotip

Ghina Rona Apriana · May 3, 2025
Drama Queens House Dikecam Keras Guru TK Korea Angkat Suara karena Merasa Dijadikan Stereotip

Forum online dipenuhi komentar dari guru, orang tua, dan netizen Korea yang mengecam drama Queen’s House. Mereka menuntut KBS meminta maaf.


KPOPCHART.NET - Drama terbaru KBS, Queen’s House, tengah menjadi sorotan bukan karena alur ceritanya yang dramatis, melainkan karena kemarahan para guru taman kanak-kanak (TK) di Korea.

Serikat Guru TK Korea menyatakan kekecewaan mendalam terhadap latar dan dialog yang muncul dalam episode pertama yang tayang pada 28 April 2025.

Dalam salah satu adegan, seorang anak dari keluarga chaebol (konglomerat) diceritakan diculik saat bersekolah di TK negeri.

Baca Juga: The Queens House Rilis Poster Grup 15 Anggota, Dengan Karakter yang Mempesona dan Berbeda

Sang nenek kemudian melontarkan kalimat yang menyinggung banyak pihak:

“Orang kaya uang juga banyak, tapi kenapa kamu malah ngirim dia ke TK negeri? Kalau aja dia disekolahin di TK swasta termahal, gak bakal ada kejadian kayak gini. Apa kamu ngeremehin cucu satu-satunya?”

Baca Juga: Bikin Nostalgia Kpop Generasi Kedua : Ham Eun Jung Recreate Ikonik Makeup T Ara dengan Sempurna!

Dialog ini dinilai meremehkan kualitas dan keamanan TK negeri serta melemahkan kepercayaan publik terhadap pendidikan anak usia dini yang diselenggarakan oleh negara.

Meskipun Queen’s House adalah karya fiksi, Serikat Guru TK Korea menegaskan bahwa program penyiaran publik seperti KBS memiliki tanggung jawab sosial yang besar.

Semakin luas jangkauan dan pengaruh suatu tayangan, semakin besar pula dampaknya terhadap kesadaran masyarakat.

Baca Juga: Ham Eun Jung T-ARA Pamerkan Sikap Bak Bidadari Setelah Mobil Impor Sport Ditabrak: Aku Menabrak...

TK negeri di Korea merupakan tulang punggung pendidikan anak usia dini.

Lembaga ini berkomitmen menyelenggarakan pendidikan berkualitas, aman, dan adil bagi semua anak terlepas dari latar belakang ekonomi keluarga.

Penggambaran yang seolah-olah TK negeri adalah pilihan “murah” dan “tidak aman” dapat menciptakan prasangka, menurunkan semangat para guru, dan bahkan mengikis kepercayaan orang tua.

Serikat menekankan bahwa kualitas pendidikan tidak bisa diukur hanya dari biaya.

TK negeri di Korea mengikuti kurikulum nasional, standar hukum yang ketat, serta dipimpin oleh guru-guru berkompeten dan berdedikasi tinggi.

Dukungan dari pemerintah melalui subsidi dan pengelolaan dana yang transparan juga bertujuan meringankan beban orang tua, tanpa mengurangi mutu pendidikan.

Ironisnya, KBS menyatakan bahwa Queen’s House bertujuan mengangkat makna rumah yang sesungguhnya dan nilai-nilai kehidupan.

Namun, Serikat Guru TK Korea menilai bahwa jika memang demikian, maka seharusnya tayangan tersebut juga menghargai keberadaan TK negeri yang membawa misi komunitas dan pendidikan publik.

Serikat Guru TK Korea mendesak KBS untuk mengakui kesalahan tersebut, memberikan penjelasan resmi, serta memastikan agar kesalahan serupa tidak terjadi lagi di masa depan.

Sebagai stasiun penyiaran publik yang dibiayai oleh pajak rakyat, KBS diminta untuk menjalankan tanggung jawabnya dalam menjunjung nilai-nilai edukatif, keadilan, dan integritas sosial.

Serikat Guru TK Korea menyatakan bahwa mereka tidak akan tinggal diam.

Mereka berkomitmen untuk terus bersuara demi melindungi nilai pendidikan publik anak usia dini.

Bersama para guru, orang tua, dan masyarakat, mereka akan terus berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang adil, sehat, dan berkualitas bagi semua anak.

Ingin baca berita Kpop Chart lebih mudah dan nyaman? klik di sini untuk pengguna android dan iOS!

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan