← Kembali ke Blog
HYBEKATSEYE

Kontroversi Seksualitas Comeback KATSEYE: HYBE Kembali Dikritik karena Eksploitasi Citra Dewasa pada Idola di Bawah Umur?

Alieftya Zahra Bustomi · May 2, 2025
Kontroversi Seksualitas Comeback KATSEYE: HYBE Kembali Dikritik karena Eksploitasi Citra Dewasa pada Idola di Bawah Umur?

Kontroversi comeback KATSEYE Gnarly picu kritik pedas! HYBE dituduh eksploitasi citra dewasa pada Yoonchae yang di bawah umur


KPOPCHART.NET- Warganet kembali menyoroti agensi raksasa HYBE atas dugaan pola berulang dalam menampilkan citra yang dianggap terlalu dewasa dan bahkan menjurus ke seksualitas pada anggota girl group mereka yang masih di bawah umur.

Girl group global terbaru HYBE, KATSEYE, kini berada di tengah pusaran kontroversi menyusul perilisan lagu comeback mereka yang berjudul "Gnarly." Sorotan tajam tertuju pada koreografi, visual dalam video musik, serta interpretasi lirik lagu tersebut, terutama mengingat salah satu anggota KATSEYE, Yoonchae, masih berusia 17 tahun.

Elemen Kontroversial dalam "Gnarly"

Para penggemar dan netizen mempertanyakan sejumlah elemen dalam video musik dan koreografi "Gnarly" yang dinilai tidak pantas dan problematik, terutama dengan adanya anggota di bawah umur dalam grup. Beberapa poin utama yang menjadi sorotan adalah:

Baca Juga: HYBE Diduga Plagiat aespa hingga Charli XCX dalam Lagu Terbaru KATSEYE? Netizen Pro-Kontra Bertarung Sengit!

  • Citra Simbolis yang Mengundang Interpretasi Erotis: Beberapa adegan dalam video musik menampilkan simbolisme visual yang dianggap sugestif secara seksual. Salah satunya adalah penggambaran lalat yang bergesekan, yang oleh sebagian penonton diinterpretasikan sebagai metafora hubungan intim. Selain itu, adegan yang menampilkan para anggota KATSEYE sebagai 'produk segar' juga menuai kritik karena dianggap merendahkan dan mengobjektifikasi mereka.
  • Penggambaran Aktivitas yang Tidak Sesuai Usia: Kehadiran Yoonchae, yang masih di bawah umur, dalam adegan di mana ia terlihat mengocok sebotol minuman bersoda di dalam limusin juga menimbulkan pertanyaan. Tindakan ini dinilai meniru budaya minum dewasa, yang jelas tidak sesuai dengan usianya. Penggambaran ini dianggap memberikan pesan yang kurang baik kepada para penggemar muda.
  • Koreografi dengan Nuansa Seksualitas yang Kuat: Koreografi "Gnarly" menjadi salah satu poin utama kritik. Gerakan-gerakan seperti twerking dan menampar pantat dianggap terlalu provokatif untuk ditampilkan oleh anggota yang masih di bawah umur. Selain itu, pemilihan outfit yang secara eksplisit menampilkan bra yang terbuka juga memperkuat anggapan adanya unsur seksualitas yang tidak perlu.

Baca Juga: Lara KATSEYE Buka Suara Soal Ketertarikan Pada Sesama Jenis, Tuai Dukungan dan Respons Hangat dari Penggemar

Mengingat Kontroversi LE SSERAFIM dan Pola yang sama

Kritik terhadap HYBE terkait hal ini bukan hanya sekali. Para penggemar kembali ungkit kontroversi serupa yang melibatkan girl group HYBE sebelumnya, LE SSERAFIM.

Saat debut LE SSERAFIM, anggota termuda mereka, Eunchae, yang saat itu juga masih di bawah umur, terlibat dalam koreografi hip-thrust yang menuai kecaman luas.

Meskipun HYBE kemudian memodifikasi koreografi tersebut, insiden ini meninggalkan kesan bahwa agensi memiliki kecenderungan untuk memaksakan konsep dewasa pada grup dengan anggota minor.

Reaksi Keras dari Penggemar

Reaksi dari para penggemar sangat beragam, didominasi oleh kecaman dan kekecewaan. Banyak netizen yang menuduh HYBE sengaja menggunakan konsep edgy atau girl crush sebagai kedok untuk konten yang sebenarnya tidak pantas bagi idola yang masih di bawah umur.

"Jangan salahkan saya karena mengatakan ini, tetapi saya mulai memperhatikan pola di HYBE di mana semua girl group mereka dengan anggota di bawah umur harus melakukan konotasi seksual yang aneh dalam musik atau koreografi mereka… seperti pada titik ini, itu sangat aneh."

"HYBE menyukai konsep edgy yang menarik tatapan laki-laki sambil memiliki satu gadis minor di grup, mereka memaksakan hal itu"

Kritik lain yang sering dilontarkan adalah pertanyaan mendasar mengapa HYBE terus mendebutkan artis di bawah umur jika konsep yang mereka usung untuk grup tersebut melibatkan tema-tema dewasa yang sensitif. Para penggemar merasa ada inkonsistensi dan potensi eksploitasi dalam pendekatan ini.

Perubahan Persepsi di Panggung M Countdown

Baca Juga: Mengejutkan! Girl Group KATSEYE Diduga Sengaja HYBE Debutkan untuk Singkirkan NewJeans Karena Ini?

Meskipun menuai badai kritik daring, penampilan live perdana KATSEYE membawakan "Gnarly" di program musik M Countdown pada 1 Mei lalu justru mendapatkan sambutan yang lebih positif dari beberapa penonton. Beberapa yang menyaksikan penampilan tersebut secara langsung berpendapat bahwa lagu dan koreografinya terasa lebih cocok dan enerjik di atas panggung.

Langkah HYBE untuk merilis versi 'bersih' dari lagu tersebut dengan lirik yang diubah (misalnya, menghilangkan penyebutan merek mobil mewah seperti Tesla) juga diapresiasi oleh sebagian pihak. Kehadiran dan energi kuat yang ditampilkan oleh para anggota KATSEYE di atas panggung berhasil mengubah beberapa persepsi negatif awal yang muncul setelah perilisan video musik.

Akankah HYBE Melakukan Perubahan?

Kontroversi seputar debut KATSEYE dan tuduhan seksualisasi idola di bawah umur bukanlah isu baru bagi HYBE. Tekanan dari para penggemar dan publik semakin meningkat agar agensi mengambil tanggung jawab yang lebih besar dalam melindungi dan menampilkan citra yang sesuai dengan usia para artis mereka, terutama yang masih di bawah umur.

Penampilan langsung KATSEYE memang memberikan sedikit angin segar dan potensi perubahan pandangan. Namun, pertanyaan besar tetap menggantung: akankah HYBE belajar dari kritik yang berulang ini dan menyesuaikan arahan kreatif mereka ke depannya?.

Langkah perusahaan selanjutnya, apakah mereka akan mempertahankan konsep kontroversial ini atau melakukan penyesuaian yang signifikan, kemungkinan besar akan menentukan bagaimana tanggapan penggemar dan publik terhadap KATSEYE di masa depan. 

Ingin baca berita Kpop Chart lebih mudah dan nyaman? klik di sini untuk pengguna android dan iOS!

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan