Tanggapan PRIZM atas Tuduhan Voting Tak Adil di Baeksang Arts Awards ke-61

PRIZM tanggapi tuduhan kecurangan voting Baeksang ke-61 dan tegaskan sistem telah cegah suara tak sah
KPOPCHART.NET - Platform voting PRIZM akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait tuduhan adanya kecurangan dalam proses pemungutan suara Popularitas di ajang Baeksang Arts Awards ke-61.
Isu ini mencuat setelah beredarnya video yang diduga memperlihatkan penggunaan sistem macro alat otomatisasi yang bisa memanipulasi jumlah suara secara tidak wajar.
Dugaan ini menimbulkan kekhawatiran akan ketidakadilan dalam penentuan pemenang kategori populer.
Baca Juga: Knetz Diskusikan Dua Kandidat Terkuat untuk Menangkan Daesang di Baeksang Arts Awards 2025
Melalui unggahan di akun Instagram resminya pada 29 April, PRIZM menegaskan bahwa pihaknya menjunjung tinggi nilai keadilan dan transparansi dalam sistem voting.
Mereka menyebut telah menerapkan kebijakan operasional yang ketat, termasuk pembatasan jumlah voting per akun (maksimal 4 kali per hari), pemblokiran akun yang terindikasi menggunakan macro, serta sistem deteksi otomatis untuk pola mencurigakan yang tidak dapat dicegah secara sistem langsung.
Terkait video yang beredar luas di komunitas penggemar, PRIZM menjelaskan bahwa konten tersebut telah diedit dengan kecepatan playback yang dipercepat secara artifisial, sehingga menimbulkan kesan seolah-olah voting dilakukan secara tidak wajar.
Baca Juga: Voting PRIZM Baeksang Dihantui Isu Bot, Perolehan Suara Aktris Dinilai Tak Wajar
PRIZM juga menekankan bahwa sistem mereka tidak akan menghitung suara jika video iklan yang menjadi syarat voting tidak ditonton minimal selama 10 detik.
PRIZM memastikan bahwa mereka telah meningkatkan sistem deteksi dan pencegahan kecurangan menjelang penutupan voting pada 2 Mei.
Langkah ini termasuk memperketat proses validasi suara dan mengeliminasi suara yang ditemukan berasal dari pola penggunaan macro, bahkan jika terdeteksi pada data voting yang telah lewat.
PRIZM juga menyatakan akan membatalkan seluruh suara yang terbukti tidak sah berdasarkan analisis teknis.
Isu ini muncul di tengah persaingan ketat antara beberapa selebritis ternama seperti Hyeri, IU, dan Kim Hye Yoon dalam kategori Popularitas.
Saat ini, Kim Hye Yoon berada di posisi teratas, namun kontroversi ini membuat proses voting mendapat sorotan lebih tajam.
PRIZM berharap klarifikasi ini bisa menenangkan kekhawatiran publik dan menjaga kredibilitas penghargaan bergengsi tersebut.
Ingin baca berita Kpop Chart lebih mudah dan nyaman? klik di sini untuk pengguna android dan iOS!






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.