← Kembali ke Blog
Hak pekerjaMedia ASNewJeans

Kontroversi Hak Pekerja NewJeans Jadi Sorotan Media AS, Warganet di Forum Pann: Bikin Malu KPop

Alieftya Zahra Bustomi · April 23, 2025
Kontroversi Hak Pekerja NewJeans Jadi Sorotan Media AS, Warganet di Forum Pann:  Bikin Malu KPop

Sebuah berita di media AS tentang hak pekerja Hanni NewJeans jadi perbincangan di forum Pann dan banyak tuai reaksi negatif


KPOPCHART.NET- Sebuah unggahan kontroversial di forum daring populer Korea Selatan, Pann, dengan judul pedas NewJeans Menyebabkan Malu KPop Secara Global, telah memicu reaksi sengit di kalangan warganet Korea.

Diskusi panas ini dipicu oleh laporan dari salah satu media besar Amerika Serikat yang menyoroti isu sensitif terkait hak pekerja yang melibatkan girl group KPop yang tengah naik daun, NewJeans.

Fokus utama laporan media AS tersebut adalah keputusan Kementerian Tenaga Kerja (KEMNAKER) Korea Selatan yang tidak mengakui salah satu anggota NewJeans, Hanni, sebagai seorang pekerja.

Sang pengunggah menuliskan "Sebuah media berita Amerika yang sangat terkenal menulis tentang NewJeans, menggambarkan KPop sebagai sesuatu yang eksploitatif dan mengenang kejadian-kejadian yang menyakitkan. Ini sungguh memalukan. HYBE kini dipandang sebagai perusahaan yang eksploitatif, dan dengan dunia yang sudah mengamati KPop, ini seperti menuangkan air dingin ke segala hal benar-benar memalukan"

Kemudian mengekspresikan kekhawatiran mendalam mengenai potensi dampak negatif dari pemberitaan internasional ini terhadap citra KPop secara keseluruhan di mata dunia.

Baca Juga: Pengadilan Tegaskan Larangan Aktivitas Independen NewJeans, Anggota Ajukan Banding ke Pengadilan Tinggi

Dalam waktu singkat, unggahan di forum Pann tersebut berhasil menarik perhatian lebih dari 58.000 pengguna internet dan memicu ratusan komentar dengan opini yang sangat beragam.

Sebagian netizen Korea tanpa ragu melayangkan kritik pedas terhadap NewJeans dan agensi yang menaunginya, ADOR, yang merupakan anak perusahaan HYBE Corporation.

Beberapa komentar pedas yang muncul antara lain:

"Apa yang pernah dilakukan KPop kepadamu, NewJeans?"

"Mereka adalah kelompok yang seharusnya tidak ada sejak awal."

"Bagi media Barat yang menolak mengakui KPop, mereka mungkin adalah target sempurna untuk dihancurkan. Serius… NewJeans…"

"Hal seperti ini yang terungkap ke publik tidak hanya akan merugikan idol HYBE, tetapi juga artis dari agensi lain."

"Hah? Apa kabar para pembela HYBE sekarang? Apakah dokumen yang bocor itu hanya 'insiden kecil' bagi Anda?"

Komentar-komentar ini mencerminkan kekecewaan dan kekhawatiran sebagian warganet Korea terhadap potensi kerusakan reputasi industri KPop di mata internasional akibat pemberitaan negatif ini.

Beberapa bahkan menyinggung kontroversi lain yang sempat melibatkan NewJeans, memperkeruh suasana perdebatan.

Mengenai kontroversi status Hanni NewJeans, terungkap bahwa keputusan KEMNAKER Korea Selatan untuk tidak mengakui anggota girl group populer tersebut sebagai 'pekerja' didasarkan pada analisis mendalam terhadap struktur kontraknya dengan agensi ADOR dan perusahaan induknya, HYBE.

Menurut laporan yang beredar, KEMNAKER memandang hubungan antara Hanni dan agensinya sebagai hubungan yang setara, yang berbeda secara fundamental dengan relasi atasan-bawahan yang umumnya berlaku dalam hubungan kerja antara karyawan dan perusahaan.

Kontrak yang menaungi Hanni dikategorikan sebagai kontrak manajemen, yang menekankan kemitraan dan bukan sistem tipikal di lingkungan kerja.

Pihak kementrian secara tegas menyatakan bahwa Hanni tidak memenuhi kriteria seorang karyawan sebagaimana yang didefinisikan dalam Undang-Undang Standar Perburuhan Korea Selatan. Hal ini disebabkan oleh karakteristik unik dari kontrak manajemen seorang idola.

Baca Juga: Kupas Konflik ADOR dan NewJeans, Kanal YouTube Ini Banjir View karena Analisis Hukum yang Jelas dan Tanpa Drama

Salah satu poin krusial yang menjadi pertimbangan adalah sistem pembagian keuntungan. Pembayaran yang diterima oleh Hanni tidak dianggap sebagai upah bulanan atau gaji tetap layaknya seorang karyawan, melainkan merupakan bagian dari keuntungan yang dihasilkan dari aktivitas dan popularitas NewJeans.

Struktur pembagian keuntungan ini mencerminkan kemitraan bisnis, bukan hubungan kerja tradisional.

Topik mengenai isu hak pekerja NewJeans dan dampaknya terhadap citra global KPop terus menjadi perbincangan hangat dan menduduki trending topic di berbagai platform media sosial dan forum daring Korea Selatan.

Hal ini mengindikasikan adanya perdebatan publik yang mendalam dan berkelanjutan mengenai standar etika dan perlakuan terhadap para idola KPop, serta bagaimana isu-isu internal ini dapat mempengaruhi persepsi internasional terhadap fenomena budaya populer yang mendunia ini.

Ingin baca berita Kpop Chart lebih mudah dan nyaman? klik di sini untuk pengguna android dan iOS!

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan