Setelah Skandal DUI dan Vakum, Lizzy Eks After School Gelar Fanmeeting Perdana di Jepang Mei 2025

Usai vakum karena kasus DUI, Lizzy eks After School umumkan fanmeeting solo perdananya di Jepang, 17–18 Mei 2025.
KPOPCHART.NET - Setelah cukup lama tidak aktif di dunia hiburan akibat skandal mengemudi dalam keadaan mabuk, aktris sekaligus mantan anggota After School, Lizzy, kembali menyapa penggemar lewat pengumuman mengejutkan.
Melalui akun media sosial pribadinya pada 21 April 2025, Lizzy menyampaikan bahwa ia akan menggelar fanmeeting solo untuk pertama kalinya.
Dalam unggahannya, Lizzy mengatakan, “Saya akhirnya akan mengadakan fanmeeting solo.
Dan itu akan digelar untuk pertama kalinya di Jepang, tempat penuh kenangan bagi saya.”
Ia mengakui bahwa banyak pertimbangan yang dipikirkan sebelum mengambil keputusan ini.
Meski mungkin tak banyak yang hadir, Lizzy menegaskan bahwa ia sangat menghargai siapa pun yang datang dan berniat menikmati acara tersebut dengan hati yang terbuka.
Fanmeeting ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 17 dan 18 Mei 2025.
Lizzy juga membagikan detail tempat pelaksanaan serta informasi lengkap terkait pembelian tiket bagi para penggemarnya di Jepang.
Lizzy memulai kariernya di industri hiburan pada tahun 2010 sebagai anggota girl group After School, dan kemudian aktif juga dalam sub-unit Orange Caramel.
Setelah sukses sebagai idol, ia beralih menjadi aktris dan muncul dalam berbagai proyek drama dan variety show.
Namun, pada 18 Mei 2021, Lizzy terlibat dalam kecelakaan lalu lintas di kawasan Cheongdam-dong, Gangnam, setelah menabrak sebuah taksi dari belakang saat mengemudi dalam keadaan mabuk.
Kadar alkohol dalam darahnya saat itu mencapai batas yang mengakibatkan pencabutan SIM, dan ia dijatuhi denda sebesar 15 juta won (180 juta rupiah) oleh pengadilan.
Ironisnya, dua tahun sebelum insiden tersebut, dalam wawancara dengan sebuah media pada Mei 2019, Lizzy sempat menyatakan kemarahannya terhadap para pelaku DUI (driving under influence) dan menyebut mereka sebagai pembunuh kedua.
Ia bahkan mengaku pernah melaporkan seseorang ke polisi karena mencoba mengemudi setelah minum alkohol.
Pernyataannya itu pun menuai sorotan tajam dari publik setelah ia sendiri terjerat kasus serupa, dan dianggap sebagai bentuk ketidaksesuaian antara ucapan dan tindakan.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.