← Kembali ke Blog
HYBEMin Hee JinNewJeans

Perseteruan Hukum HYBE dan Min Hee Jin Makin Memanas, Dua Gugatan Kini Digabung di Pengadilan

Michelle Dewi Oktaviona · April 17, 2025
Perseteruan Hukum HYBE dan Min Hee Jin Makin Memanas, Dua Gugatan Kini Digabung di Pengadilan

HYBE dan Min Hee Jin berseteru di pengadilan soal pemutusan kontrak dan klaim opsi jual senilai 26 miliar KRW.


KPOPCHART.NET - Pertarungan hukum antara HYBE dan mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, kini memasuki babak baru setelah pengadilan memutuskan untuk menggabungkan dua gugatan yang saling terkait.

Kasus ini berkaitan dengan sengketa pemutusan perjanjian pemegang saham dan klaim opsi jual senilai 26 miliar KRW (sekitar Rp308 miliar) yang diajukan oleh Min Hee Jin.

Pada 17 April, Pengadilan Distrik Pusat Seoul Divisi Sipil ke-31 menggelar sidang kedua terkait gugatan yang diajukan HYBE untuk mengonfirmasi pemutusan perjanjian pemegang saham dengan Min Hee Jin.

Dalam sidang ini, pengadilan juga menyinggung perkara terpisah yang diajukan Min Hee Jin pada November lalu terkait haknya atas opsi jual.

Baca Juga: NewJeans dan Min Hee Jin Dinilai Harus Pisah Jalan, Ini Analisis Pengacara

Pihak kuasa hukum Min Hee Jin menjelaskan bahwa gugatan opsi jual diajukan berdasarkan anggapan bahwa kontrak antara kedua pihak masih berlaku.

Mereka menyatakan bahwa Min Hee Jin menggunakan hak opsi jualnya saat masa pelaksanaan tiba pada bulan November, dan kini menuntut pembayaran yang dijanjikan dalam kontrak.

Dalam penjelasannya, tim hukum Min Hee Jin menegaskan bahwa kasus yang satu berkaitan dengan pemutusan kontrak, sementara yang lain menuntut pembayaran opsi jual dengan asumsi bahwa kontrak belum berakhir.

Mereka juga mencatat bahwa jumlah pihak dalam dua kasus tersebut berbeda, gugatan opsi jual melibatkan satu penggugat tambahan dan tiga pihak tergugat.

Mereka memaparkan kronologi perkara, HYBE lebih dulu mengklaim pemutusan kontrak atas dasar dugaan pelanggaran oleh Min Hee Jin.

Baca Juga: Hari Ini Min Hee Jin Hadapi HYBE di Pengadilan, Bantah Langgar Kontrak Saham

Namun, Min Hee Jin, dengan keyakinan bahwa kontrak masih sah, tetap melaksanakan hak opsi jualnya.

Setelah HYBE tidak meralat tuduhan pelanggaran tersebut, Min Hee Jin pun menyatakan haknya untuk memutuskan kontrak secara sepihak.

Meski kedua belah pihak sama-sama menyatakan kontrak telah berakhir, waktu dan alasan pemutusan menjadi titik perbedaan utama.

Dari pihak HYBE, tim hukum menekankan bahwa inti dari perkara ini adalah menentukan siapa yang melakukan pelanggaran kontrak terlebih dahulu.

Mereka menyayangkan belum adanya tanggapan rinci dari Min Hee Jin terhadap klaim pelanggaran yang dilayangkan HYBE.

Baca Juga: Bang Si Hyuk HYBE Catat Kenaikan Aset Saham Tertinggi di Kuartal I 2025, Puncaki Daftar Konglomerat Korea Selatan

Mereka menyatakan bahwa rencana pembuktian akan diajukan setelah menerima jawaban resmi dari pihak Min Hee Jin.

Setelah mendengar argumen kedua belah pihak, pengadilan memutuskan untuk menggabungkan kedua perkara dalam satu sidang bersama.

"Kami akan melanjutkan dengan pemeriksaan secara bersamaan," ujar majelis hakim. Kedua pihak menyatakan persetujuannya terhadap keputusan ini.

Sidang gabungan selanjutnya telah dijadwalkan pada 12 Juni pukul 14.10 waktu setempat (10.10 WIB).

Sengketa ini pun kian menarik perhatian publik, terutama karena melibatkan Min Hee Jin, kreator di balik kesuksesan NewJeans.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan