← Kembali ke Blog
Coachella 2025jennieBLACKPINK

Penampilan Solo Jennie di Coachella 2025 Tuai Pro Kontra Soal Vokal dan Standar Ganda di Industri K-Pop

Michelle Dewi Oktaviona · April 17, 2025
Penampilan Solo Jennie di Coachella 2025 Tuai Pro Kontra Soal Vokal dan Standar Ganda di Industri K-Pop

Penampilan Jennie di Coachella 2025 jadi sorotan: dipuji artistik, namun dikritik soal vokal dan dugaan lip-sync.


KPOPCHART.NET - Jennie BLACKPINK kembali menjadi pusat perbincangan publik usai penampilan solonya di panggung Coachella 2025.

Tampil di panggung Outdoor Theatre pada 14 April lalu, Jennie membawakan 13 lagu dari album debut solonya bertajuk RUBY.

Meski banyak yang memuji aransemen baru dan konsep minimalis panggungnya, tak sedikit pula yang menyayangkan performa vokalnya.

Penampilan selama 45 menit itu disebut-sebut kurang memuaskan dari segi vokal.

Baca Juga: Jenchella Sukses Tampil dan Bikin Bangga, Jennie BLACKPINK Unggah Foto Terbaru : A Night To Remember in the Desert

Saat membawakan lagu pembuka "Filter" hingga "Mantra", Jennie terdengar kehabisan napas dan melewatkan beberapa bagian rap dan vokal yang menantang.

Momen ini segera menjadi bahan perbincangan di media sosial.

Meski di bagian akhir penampilannya Jennie tampak kembali bertenaga dan berhasil membangkitkan semangat penonton, kritik tetap mengalir.

Ia dituduh terlalu mengandalkan backtrack, bahkan dianggap melakukan lip-sync, hal yang kerap dikritik keras di budaya pertunjukan Barat yang menjunjung tinggi vokal live.

Baca Juga: Tak Ada Ruang untuk Salah, Jennie Tunjukkan Fokus dan Dedikasi Penuh Jelang Tampil di Coachella 2025

Sebelumnya, Lisa, rekan satu grupnya juga sempat dihantam kritik serupa, dan kini giliran Jennie yang harus menghadapi badai tersebut.

Warganet di platform seperti X (sebelumnya Twitter) menyuarakan kekecewaan mereka, bahkan ada yang menyarankan Jennie untuk kembali berlatih di Korea.

Namun, tak sedikit pula yang membela Jennie. Para penggemar lama menilai bahwa ekspektasi publik terhadap Jennie memang cenderung tak realistis.

Dengan citra sebagai it girl K-pop, Jennie kerap menerima tekanan dan sorotan lebih dibanding anggota lain.

Tagar it’s always Jennie’s fault kembali viral, menyoroti bagaimana ia sering disalahkan dalam berbagai situasi.

Baca Juga: Lewat Instagram Pribadinya, Rose Bagikan Momen saat Nonton JENNIE BLACKPINK Bareng LISA di Coachella 2025

Pendukungnya juga menunjukkan bahwa penggunaan backtrack bukanlah hal aneh dalam konser skala besar.

Beberapa artis global seperti Charli XCX juga melakukannya, namun tak mendapat kritik sekeras Jennie.

Di samping itu, Jennie diketahui memiliki stamina yang lebih rendah dibanding rekan-rekannya, sesuatu yang diyakini turut memengaruhi performa vokalnya saat tampil live.

Meski penampilannya dianggap tidak sempurna, banyak yang mengakui bahwa pertunjukan Jennie tetap solid secara keseluruhan.

Baca Juga: Sukses Melakukan Solo Debut nya di Panggung Coachella, Begini Reaksi Netizen Melihat Penampilan Jennie Blackpink

Ia dikenal sebagai artis yang sadar diri dan terbuka terhadap kritik, sehingga publik menantikan bagaimana ia akan tampil di akhir pekan kedua Coachella, 21 April mendatang.

Kontroversi ini sekali lagi menyoroti standar ganda yang sering diterapkan pada artis wanita, khususnya dalam industri K-pop.

Jennie bukan hanya harus membuktikan diri sebagai performer, tapi juga menghadapi ekspektasi berlapis yang tak selalu adil.

Satu hal yang pasti, dunia masih akan terus memperhatikan langkahnya.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan