Wow! Kim Soo Hyun Dibayar Rp3 Miliar per Episode, Aktor Jepang Cuma Rp60 Juta

Perbedaan mencolok! Kim Soo Hyun dibayar Rp3 M per episode, aktor Jepang Oguri Shun hanya Rp60 juta.
KPOPCHART.NET - Aktor ternama Korea Selatan, Kim Soo Hyun, kembali menarik perhatian publik dengan bayaran fantastis yang diterimanya dalam drama Queen of Tears.
Aktor tersebut dilaporkan mendapat honor sebesar 3 miliar Won atau setara Rp3,6 miliar untuk setiap episodenya, menjadikannya salah satu aktor dengan bayaran tertinggi di industri hiburan Korea.
Perbandingan mencolok muncul ketika honor Kim Soo Hyun disandingkan dengan aktor top Jepang, Oguri Shun.
Baca Juga: Petisi UU Kim Soo Hyun Tembus 50 Ribu, Akan Dibawa ke Sidang Parlemen
Dalam drama sejarah NHK berjudul The 13 Lords of the Shogun yang tayang pada 2022, Oguri Shun dilaporkan menerima 500 ribu yen atau sekitar Rp60 juta per episode sebagai pemeran utama.
Selain Oguri Shun, aktor Jepang lainnya yang juga tampil dalam drama tersebut, seperti Suda Masaki, menerima bayaran sekitar 200 ribu yen atau Rp24 juta per episode.
Ini menyoroti adanya perbedaan signifikan dalam struktur pembayaran antara industri drama Korea dan Jepang.
Menariknya, jumlah 3 miliar Won yang diterima Kim Soo Hyun per episode disebut-sebut justru lebih rendah dibanding bayaran yang diterimanya pada proyek sebelumnya.
Artinya, meskipun masih tergolong sangat tinggi, angka ini merupakan hasil negosiasi yang mempertimbangkan berbagai faktor produksi.
Drama Queen of Tears sendiri diproduksi dengan anggaran besar dan menggandeng para pemain serta kru ternama.
Baca Juga: Kakak Mendiang Sulli Ungkap Kondisi Memprihatinkan, Turun 10 Kg Usai Bongkar Kasus Kim Soo Hyun
Bayaran Kim Soo Hyun menjadi bagian dari total investasi besar yang dilakukan demi menghasilkan tayangan berkualitas tinggi dan bersaing di pasar internasional.
Perbedaan honor antara aktor Korea dan Jepang ini mencerminkan pendekatan berbeda yang diambil oleh masing-masing industri hiburan dalam menentukan nilai komersial seorang aktor, termasuk pengaruh global, sistem distribusi, dan skala produksi.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.