Grup Jepang f5ve Minta Maaf Usai Unggah Foto Goo Hara dengan Peti Mati di Instagram

Grup f5ve minta maaf usai unggah gambar Goo Hara dengan peti mati, mengaku tak tahu identitas dan konteks gambar tersebut.
KPOPCHART.NET - Grup idola asal Jepang, f5ve, baru-baru ini menuai kritik tajam setelah secara tidak sengaja membagikan gambar mendiang Goo Hara dari KARA dalam unggahan Instagram mereka.
Insiden ini terjadi pada 8 April ketika akun Instagram resmi f5ve memposting ulang gambar bergaya meme di fitur story. Dalam gambar tersebut, terlihat sosok wanita dengan tulisan besar "IDGAF" serta ikon peti mati di sudut bawahnya.
Awalnya, gambar tersebut tampak seperti meme biasa yang sering beredar di media sosial. Namun, sejumlah netizen menyadari bahwa wanita dalam gambar itu adalah Goo Hara, mantan anggota KARA yang meninggal dunia pada tahun 2019.
Goo Hara merupakan salah satu sosok yang dikenang publik, tidak hanya karena kariernya bersama KARA sejak debut tahun 2008, tetapi juga atas keberaniannya membantu membongkar skandal Burning Sun. Di balik itu, ia juga menghadapi masalah pribadi, termasuk kasus pemerasan oleh mantan kekasihnya yang mengancam menyebarkan video intim tanpa persetujuannya.
Unggahan f5ve langsung menuai kecaman dari penggemar dan netizen karena dianggap tidak menghormati mendiang Hara. Banyak yang menyayangkan kurangnya sensitivitas terhadap konteks gambar yang mereka bagikan.
Setelah menyadari kesalahan tersebut, f5ve dengan cepat menghapus unggahan dan mengeluarkan pernyataan permintaan maaf melalui Twitter. Mereka mengaku tidak mengetahui bahwa sosok dalam gambar tersebut adalah Goo Hara dan tidak memahami latar belakang dari foto itu.
"Kami benar-benar tidak tahu bahwa itu adalah Goo Hara dan tidak mengetahui konteksnya. Kami mohon maaf kepada semua pihak yang tersinggung," tulis mereka.
Permintaan maaf tersebut juga diunggah ulang ke akun Instagram mereka sebagai bentuk tanggung jawab atas insiden tersebut. Namun demikian, kontroversi ini masih menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan penggemar K-Pop dan media Jepang.
f5ve sendiri merupakan grup yang sebelumnya dikenal sebagai SG5 (Sailor Guardians 5), dan kini beranggotakan Sayaka, Kaede, Ruri, Miyuu, dan Rui. Mereka pertama kali debut dengan lagu “Firetruck” dan baru-baru ini merilis lagu “Lettuce” sebagai bagian dari rebranding mereka menjadi f5ve.
Sebagai grup yang baru merintis karier di industri musik, f5ve kini harus menghadapi tantangan menjaga citra publik. Beberapa netizen menyarankan mereka untuk lebih berhati-hati dalam membagikan konten di masa depan.
Meski permintaan maaf sudah disampaikan, sebagian penggemar tetap merasa kecewa karena menyangkut nama sosok yang begitu dihormati. Namun ada juga yang menganggap bahwa kejadian ini bisa menjadi pelajaran penting bagi grup maupun agensi.
Kontroversi ini sekaligus membuka diskusi lebih luas tentang etika di media sosial, terutama bagi figur publik dan grup idola baru yang masih membangun hubungan dengan penggemar global.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.