Menyusul Kontroversi yang Melibatkan BoA dan Jun Hyun Moo, Acara Minum-Minum di Korea Tuai Reaksi Keras

Akibat kontroversi yang melibatkan solois BoA dan Jun Hyun Moo, acara minum-minum di Korea menghadapi reaksi keras
KPOPCHART.NET - Kontroversi terkini yang melibatkan BoA dan bintang TV Jun Hyun Moo membuat acara minum-minum di Korea menghadapi reaksi keras.
Dimana BoA dan Jun Hyun Moo melakukan siaran langsung, keduanya tampak mabuk dan genit.
Solois naungan SM Entertainment ini juga memberikan komentar mengenai Jun Hyun Moo dan Park Na Rae yang dianggap tidak sopan dan memicu kritik.
Pada hari Senin (07/04), BoA telah mengeluarkan permintaan maafnya kepada publik dan mengklaim bahwa ia telah meminta maaf secara pribadi kepada Park Na Rae.
Baca Juga: Nancy Eks MOMOLAND Dikabarkan Akan Debut Lagi, Bukan Sebagai Idol?
Akibat kontroversi dua selebritas ini, kekhawatiran publik semakin meningkat akan glamorisasi alkohol dalam konten online, khususnya di media yang mudah diakses oleh kalangan muda.
Meski siaran langsung selebritas seperti BoA mungkin tampak biasa saja, namun itu merupakan bagian dari tren yang lebih besar.
Dimana minum-minum sering kali digambarkan sebagai sesuatu yang menyenangkan, tidak berbahaya, atau bahkan bermanfaat.
Baca Juga: Hengkangnya Wendy Red Velvet dari SM Entertainment Picu Perdebatan Sengit Netizen, Ini Kata Mereka!
Acara YouTube populer yang dipandu oleh selebritas seperti Lee Young Ji dan Shin Dong Yup sering kali berfokus pada alkohol.
Acara tersebut menampilkan bintang-bintang populer yang minum-minum santai dan bahkan berkomentar positif mengenai efek alkohol.
Dilansir dari laman Koreaboo, kekhawatiran ini meningkat karena peningkatan mendadak dalam tayangan dengan konten semacam itu.
Menurut Institut Promosi Kesehatan Korea, jumlah video YouTube yang menampilkan minum minuman beralkohol melonjak, dari 27,8% pada 2021 menjadi 78% pada 2023.
Pada platfrom streaming, adegan minum muncul hampir empat kali lebih banyak per episode daripada di TV konvensional.
Para ahli memperingatkan bahwa penggambaran semacam itu dapat memengaruhi penonton muda.
Berdasarkan laporan Korea JoongAng Daily, dalam salah satu survei ditemukan bahwa 10% siswa sekolah menengah pertama dan atas ingin mencoba alkohol setelah melihat di acara TV atau K-Drama.
Meski YouTube dan TikTok memiliki kebijakan yang membatasi konten berbahaya, penegakannya masih belum konsisten.
Baca Juga: Alami Cedera, Eunkwang BTOB Dikabarkan Akan Jalani Operasi pada Ligamen Pergelangan Kaki yang Robek
Para ahli menilai pendoman yang direvisi pada tahun 2023 oleh Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan masih banyak yang perlu dilakukan.
Seiring makin banyaknya selebritas yang siaran langsung membuat batasan antara hiburan dan pengaruh kian kabur, mendorong desakan agar kreator konten dan platform lebih bertanggung jawab.





Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.